Andai Aku Bisa Memilih

Andai Aku Bisa Memilih
40.


__ADS_3

Perbuatan Manda yang berlutut di kaki ayah ibunya untuk memohon ampunan di ikuti juga oleh Lio, bahkan Joe dan Joz pun melakukan hal yang sama. Mereka hanya berharap,kalau ayah dan ibunya akan mengampuni kesalahan mereka. Kali ini rasanya kesalahan mereka membuat ayah ibunya terluka.


" Ayah, ibu, ampuni Manda. Kami berjanji akan mencari biang kerok masalah ini dan menghukumnya dengan tangan kami sendiri." kata Joz sambil berlutut memohonkan ampun buat Manda. Suasana pagi itu bener bener mencekam, hanya ada suara isak tangis ibu dan Manda, sedangkan ayah hanya diam terpekur tanpa suara, matanya yang tua menerawang sambil sesekali menghela nafasnya kasar berusaha melegakan sesak di dada tuanya.


" A a aayah, maafkan Manda. Maafkan karena Manda dan Lio sudah mengecewakan ayah. Sungguh tidak ada maksud untuk Biarlah Lio yang bertanggung jawab atas kesalahan ini. Walau memang hal ini terjadi karena kami dijebak tapi kami tidak mau menambah dosa kami dengan membohongi ayah dan ibu. Ijinkan Lio menebus kesalahan dengan bertanggung jawab atas Manda." kata Lio dengan suara lirih namun cukup jelas.


Dalam hati Joe dan Joz mengagumi Lio dan rasa tanggung jawabnya, mereka sdar kalau laki laki bisa saja lepas dari tanggung jawabnya tapi ia tidak melakukannya, bersedia merendahkan diri untuk meminta maaf dan benar benar melindungi Manda.


Ayah seakan masih di dalam dilemnya,ia kembali menarik nafasnya dan menghembuskannya dengan kasar lalu menepuk dadanya yang terasa sesak tiba tiba. Ayah memandang Manda yang maaih menunduk dan dengan bahu yang naik turun tanda ia masih menangis, lalu ia kembali menatap Lio yang masih berlutut., istrinya pun masih setia memegangi lengannya dengan erat, mungkin takut kalau dirinya menampar Manda.


" Menikahlah sekarang! Ayah akan menikahkan kalian sekarang!" keputusan final keluar dari bibir ayah Noto yang membuat Lio dan Manda menarik nafas lega.


" Baik ayah! Saya siap menikahi Manda sekarang!"


" Bagaimana dengan orang tua kamu?" tanya ayah ragu. Ia jelas ga mau kalau orang tua Lio terus tidak setuju.


" Ayah Langit dan ibu sudah mengetahui kejadian yang sesungguhnya, mereka setuju kalau saya cepat menikahi Manda, tapi karena bener bener ada urusan keluarga yang ga bisa ditunda. Ehm ya itu juga masih ada kaitannya dengan orang yang menjebak Manda. Tapi kalian ga usah khawatir, Lio akan langsung menelepon ayah sekarang, supaya kita mendapatkan restu dari ayah ibu juga adik saya." kata Lio menjelaskan situasi kenapa ayah ibunya tidak berada di Indonesia.


Lio segera menelepon ayahnya dan menceritakan secara detil apa yang baru saja terjadi dan mengatakan bahwa pihak.keluarga wanita ingin melakukan pernikahan secara agama sekarang dan nantinya resepsinya akan dilakukan 1 bulan dari sekarang.


Rupanya ayah Langit juga ingin berbicara dengan calon besannya sehingga Lio meminta ayah Noto untuk menerima telepon tanda silaturahmi antar besan. Dan walau dengan wajahnya yang masih datar dan dingin kepada anak anaknya, tapi ia menerima dengan hangat ungkapan ayah Langit di telepon itu.

__ADS_1


" Berarti kamu hari ini nikah, Manda!" kata Joe sambil menyikut adiknya yang masih terdiam. Manda hanya memandangnya kemudian mengangguk dengan pandangan sayu. Seandainya boleh memilih, ia tidak menginginkan kondisi seperti ini, ia ingin pernikahan impiannya, tapi karena sudah terjadi, ya mau bagaimana lagi?


" Sudah, jangan sedih! Bukannya pernikahan ini kamu juga sudah setuju? " tanya kak Joe heran karena ia menangkap ekspresi adiknya yang tampak sedih.


" Aku seneng kok, kak!" katanya sambil tersenyum.


" Aku harap kamu akan jadi lebih dewasa setelah menjadi istri orang. Jangan kekanak kanakan. " nasihat Joe sambil mengelus rambut Manda dengan sayang. Sedangkan ayah Noto masih sibuk dengan ayah Langit. Tiba tiba ayah Noto memanggil Manda dan menyuruh Manda untuk berbicara minta restu dengan ayah Langit yang hari ini ga bisa datang melamar, kemungkinan setelah berbincang dengan ayah Noto, ijab kabulnya bakal diadakan besok, karena mereka mau datang sebagai tanda bahwa ayah Langit menerima Manda sebagai bagian dari keluarganya.


" Halloo ayah. " sapa Manda dengan sopan, rupanya ayah Langit pun menanggapinya dengan ramah, sehingga Manda pun merasa nyaman berbincang dengan ayah angkat Lio.


"..."


" Iya ayah, apa kabar ibu? Kami mohon doa restu ya bu buat acara besok."


" ... "


" ... "


Manda lalu menyerahkan ponsel Lio kepada pemiliknya, yang ternyata sedang diajak berbicara dengan ayah.


Ayah lalu mengumpulkan semuanya dan langsung memberikan keputusan yang tadi sudah dirundingkan oleh ayah Noto dn ayah Langit perihal pernikahan yang akan dilakukan oleh Kio dan Manda.

__ADS_1


" Tadi ayah sudah berbicara dengan ayah kamu. Intinya, ayah kamu ingin kalau pas ijab kabul ada mereka. Jadi ayah memutuskan untuk mengundur acara ijab kabul menjadi besok dan hari ini hanya dianggap sebagai lamaran tidak resmi yang dilakukan oleh mereka lewat Lio. Jadi pernikahannya akan dihelat besok. Kamu hubungi penghulunya..."


" Masalah KUA dan penghulu sudah diurus, yah! Bahkan acara keluarga untuk syukuran pernikahan juga sudah beres. Sebenernya Lio sudah mengatur untuk hari ini ijab kabulnya dan syukurannya serta penandatanganan surat surat dilakukan besok. Ayah ga usah khawatir." sela Lio.


" Baik, brarti masalah itu sudah beres, lalu lamaran resminya tadi ayah kamu mintanya besok pagi sebelum ijab, apa cukup waktunya?"


" Seserahan dan lamaran resminya besok pagi ga pa pa tapi semuanya seserahan sudah disiapkan oleh ayah dan ibu sejak kapan hari, tapi beberapa sudah Lio siapkan juga. Jadi ayah jangan khawatir masalah itu. " jelas Lio dengan sopan.


"Ya udah kalau sudah beres semuanya,kita dari pihak wanita hanya manut saja. Masalah pakaian buat besok apa sudah dipikirkan?"


" Ya, yah. Rencananya Manda akan Lio ajak untuk fitting baju. Bahkan tadi Lio sudah dikabari sama pihak Wedding Organizer untuk fitting buat ayah, ibu juga Joe dan Joz. Kalau untuk ayah Langit dan ibu Irsyana akan mencari baju di Singapura sekalian bersama adik dan adik ipar Lio." jelas Lio lagi.


" Ya kalau emang sudah beres semua, kita tinggal melakukan apa yang sudah di rancangkan oleh nak Lio saja. Mumpung masih pagi, kalian fitting baju dulu saja." saran ibu Ayya yang tadinya hanya diam.


" Masih belum beres, yah! Kita masih ada satu permasalahan lagi,bagaimana dengan lamaran Kenan yang kemarin? Kita kan ga mungkin main gantung permintaan orang. Apalagi ayah juga tahu kalau Kenan juga memjadi investor di perusahaan kita. Joe tahu kalau Manda kan ga mungkin menikahi 2 orang, tapi kita juga ga boleh gegabah dalam menolaknya bukan begitu, Yo?" tanya Joe kepada Lio.


.


.


.

__ADS_1


TBC


*** nah lo, gimana dengn nasib Kenan? Kasihan nasibmu Nan!! Sini sini aama thor aja💋😂


__ADS_2