
" Sudah selingkuhnya?" tanya Kenan dengan nada ketus. Ia marah dengan Manda yang mau mau saja bersama Lio, tapi ia ga bisa marah dengan Manda. Jadinya ia hanya nyindir dan ketus saja sama Manda.
" Siapa yang selingkuh?"
" Kamu lah!! Siapa lagi?"
" Kak? Aku kan emang kekasihnya mas Lio..Kok selingkuh sih?" jawab Manda dengan bingung. Kayaknya Kenan ini kesambet di pohon cabe sebelah mana sih kok nglindurnya disini.
" Aku gak apa kalau kamu cuman jadiin si singa itu selingan saja. Tapi plis, jangan tinggalin aku Manda. Aku ga bisa kmu tinggalin." pinta Kenan dengan wajah melas.
Fix nih!! Kak Kenan emang kesambet nih, batin Manda. Masa ia dipikir selingkuh sama maa Lionya. Lalu kalau Lio dianggap selingkuh lalu kekasihnya yang mana dong?
" Kak..kamu"
" Cukup Manda, aku ga pa pa kalau kamu khilaf hari ini. Tapi jangan tinggalin aku. " kata Kenan sambil mendekat pada Manda, sedangkan Manda nya menuruti Lio untuk menjauhi Kenan dan berjalan mundur ke arah kamarnya sendiri yang kebetulan dekat dengan ruang tamu. Niatnya ia ingin melarikan diri tapi kalah cepat Kenan sudah mendekat dan menempel pada tubuhnya sehingga tubuh Manda dan Kenan tak berjarak.
" Kak, jangan.." tolak Manda ketakutan melihat kenekadan Kenan mendekatinya. Ia takut ayah dan kakak kakaknya tahu. Ia takut Lio juga tahu dan marah.
" Manda, kenapa kamu tidak melihat keberadaanku?" bisiknya dengan suara serak, Kenan menangis. Manda kaget saat Kenan memeluknya dn menjatuhkan wajahnya di ceruk bahu Manda dan Kenan menangis, karena ia merasakan bahunya basah.
" Kak.. aku?"
" Manda, plis begini dulu ya. Aku lelah, aku hanya ingin kamu. " gak tahu kenapa setelah Kenan mencium aroma manis dari parfum Manda membuat pikirannya tenang, tubuhnya rilex dan hatinya damai. Makanya ia ingin memeluk Manda dan menghirup aroma theraphy yang membuat dirinya tenang.
__ADS_1
" Kak.." Manda sedikit jengah melihat Kenan ridak kunjung melepaskannya, tangan Manda oun hanya diam,ia tidak membalas pelukan Kenan, ia hanya membiarkan Kenan puas menangis dan memeluknya.
" Maaf Manda, kakak hanya ingin kamu terus ada buat kakak. Kakak mencintai kamu. " kata Kenan dengan jujur, ia ga mau kehilangan kesempatan untuk bisa memiliki Manda. Ia tahu mungkin ia kalah step dengan Lio tapi ia ga mau mneyerah. Ia ingin memeperjuangkan Manda dengan sekuat tenaga dan pikirannya.
" Tapi kak, aku udh punya mas Lio...."
" Jangan sebut namanya, please? Biarkan saat aku bersama kamu, tudaj ada lagi laki laki lain yang kamu sebut dengan bibir kamu." potong Kenan cepat. Ia masih betah memeluk Manda dan menaruh wajahnya di ceruk leher Manda.
" Lepas kak! Nanti ayah dan kakak aku bisa lihat, dan aku malah dimarahin nanti." kata Manda sambil menolakkan tubuh besar Kenan, dan kali ini Manda berhasil.. Kenan menjauh sedikit dari tubuhnya.
" Kalau nanti ayah dan kakak kamu lihat aku bersedia bertanggung jawab dengan menikahi kamu, sayang." sahut Kenan dengan percaya diri.
" Apa? Kakak sudah gila ya? Aku kan tadi sudah bilang kalau aku sudah punya kekasih, aku sudah punya mas Lio." potong Manda dengan kesal, harus ngomong apa lagi coba, bagaimana mengatasi laki laki halu macam Kenan yang super ngeyel kayak gini. Manda berusaha menjauh dari tubuh Kenan, tapi Kenan tetap berusaha mendekat sehingga Manda terjebak di tembok dan ga bisa kemana mana.
" Manda, jangan sebut nama laki laki lain." peringat Kenan. Kenan ingin malam ini ia egois. Ia ga pa pa Manda berselingkuh asal dia balik kepadanya. Sebuah pemikiran yang gila.
" Manda??? Apa yang kamu lakukan disini? Malah berduaan sama laki laki yang bukan muhrim? Ingat, kamu itu sudah di lamar orang. Harisnya kamu itu bisa menjaga diri. " cecar ayahnya yang kebetulan keluar dari kamar karena ingin mengambil minuman.
" Ini lagi, siapa sih? Malam malam masih ada di rumah orang. " lanjut ayah Noto yang masih riyep riyep ( kondisi bangun yang belum sempurna ) jadi ia belum melihat dengan jelas siapa laki laki yang dihadapan anak gadisnya itu. Yang pasti itu adalah orang lain, bukan Lio dan bukan kedua kembarnya.
" Ada apa to ini kok ribut ribut?" tanya Joe yang keluar membawa berkas berkas bwrsama Joz yang membawa 3 botol minuman soda yang dingin keluar.
" Ini lo adik kamu malah berduaan dengan laki laki. Siapa to ini? Tadi ada laki laki yang melamar dia, eh sekarang ada laki laki lagi." jelas ayah agak sewot. Manda hanya bisa menunduk dan terdiam, ia takit kalau nanti ayahnya memutuskan untuk mencabut ijinnya dipinang oleh Lio.
__ADS_1
" Ini kan pak Kenan to, ayah! Dia itu investor di perusahaan kita. Gimana sih ayah ini? Makanya kalau keluar itu pake kacamata sama baca bismillah dulu." jelas Joe sambil meledek, membuat Kenan dan Manda menarik nafas lega.
" Pak, kalau saya ikutan melamar Manda boleh ga?" tanya Kenana secara spontan. Dasar gila!! batin Manda, dia memutar bola matanya dengan kesal membayangkan kegilaan Kenn yang berani beraninya melamar dirinya.
" Ck ck anak muda! Ini hampir tengah malam. Mana bisa kamu itu melamar anak gadis orang tengah malam gini. Yang mau kamu lamar itu anak gadis apa kuntilanak? " sergah ayah dengan nada ketus. Bayangkan ayah masih dalam kondisi setengah sadar, dehidrasi pulak karena haus, hamoir tangah malam.. eh terima lamaran,coba bayanginnn???
Manda dan kembar Joe Joz hanya mengulum senyum saat ayah berkata begitu, sedang Kenan mengelus tengkuknya salah tingkah, karena tingkahnya yang absurd dan nekadnya itu membuat ia tidak berpikir realistis melamar anak orang di jam jam orang tidur.
" He he he, maaf pak, besok pagi saya ulang lamarannya. Kalau perlu, saya langsung bawa seserahan dan membawa orang tua saya kalau bapak setuju." ulang Kenan dengan takjim tanoa berpikir lama. Setidaknya ini akan memuluskan jalannya untuk memiliki Manda dan menyingkirkan Lio dengan cara yang lebih terhormat.
" Ya udah kalau mau melamar itu dibahas dulu. Loh eh, yang mau dilamar itu siapa?" tanya ayah yang sekarang malah kebingungan. Maklu, ayah belum sepenuhnya sadar sih.
" Apaaa? Ih Kak Ken gila!" seru Manda menolak dengan cepat. Ayahnya tambah kebingungan. Joe hanya tersenyum siia. Ia sudah tahu kalau Kenan menanamkan modal ditempatnya itu sebagai langkah untuk mendekati Manda, sedangkan Joz sekarang malah sibuk menenangkan adik kesayangannya itu.
"Selama janur kuning belum melengkung, kakak masih punya kesempatan yang sama untuk memiliki kamu dengan cara yang sah kan, Manda?" toleh Kenan dengan senyum smirk di wajahnya.
Ayah yang mulai sadar sepenuhnya menjadi kebingungan. Nah lo, anak gadisnya banyak yang rebutin? Tinggal dilihat mahar siapa yang lebih gede nih? Astafirullahhhh, apa yang kupikir, kayak mau jual anak aja, pikir ayah sambil mengeleng gelengkan kepalanya yang mulai disinggahi pening.
.
.
.
__ADS_1
TBC
*** Hayo looooo, lamaran Kenan apa lamaran Lio? Enak nya thor milih siapa ya? Sogok Thor dengan vote🤣🤣🤟🏻