
Apa yang sudah terjadi di perkemahan waktu lalu masih terngiang-ngiang dalam benak Rani. Apakah Mitha mengetahui sesuatu? Apakah Mitha mencurigai sesuatu tentangnya dengan Raka?
Ia sudah berusaha menyembunyikannya dengan sebaik mungkin. Menolak Raka untuk mendekat. Bersikap kasar setiap kali Raka berusaha mendekat. Tapi sulit untuk bersikap tak sesuai keinginan. Rasa suka yang ia miliki terhadap Raka jauh sebelum Mitha harus dikuburnya dalam untuk menghargai perasaan Mitha.
Rani ingat saat kejadian Raka membantunya, melawan senior yang berusaha mendominasinya. Namun kala itu Rani tak menyadari perasaannya. Setiap kali ia bertemu Raka di halte bus. Ia tak punya keberanian mengangkat wajahnya. Masih terngiang perasaan malu saat ia diminta menyentuh bokong Raka. Sesekali Rani hanya memberanikan diri untuk melirik Raka. Saat Raka mulai mendekatinya muncul juga perasaan senang di hatinya. Sebuah perasaan yang tak bisa ia digambarkan. Saat Raka muncul di Rumah Baca secara tiba-tiba, itu juga mengejutkannya. Ternyata Raka memiliki sesuatu yang sangat manis.
Hingga malam itu Rani tak bisa mengatur hatinya. Ia hanya membiarkan apa yang diperbuat oleh Raka. Saat Raka menggenggam tangannya terasa begitu hangat. Suasana yang menggambarkan kepribadian seseorang yang terasa dalam sentuhan tangan. Saat Raka mengantarkan dan menemaninya pulang. Ia merasa seperti ada yang melindungi. Andai perasaan ini bisa ia jelaskan pada Raka. Semua takkan jadi rumit seperti ini. Mitha satu-satunya sahabat yang ia miliki. Ia tak ingin kehilangan sahabat hanya karena perasaan konyol yang ia miliki. Cinta masih bisa ia dapatkan di tempat lain. Namun sahabat yang setia takkan bisa ia dapatkan sesering kali.
*****
__ADS_1
Hubungan Mitha dengan Raka semakin dekat dan membaik saja. Tapi justru itu yang membuat Raka semakin gusar. Ia selalu ingin mengakhiri hubungan ini karena tak sanggup baginya membohongi diri semakin dalam. Namun jika ia akhiri, itu akan menyakiti Mitha. Apa yang akan dilakukan Mitha setelah ia mengakhiri hubungan ini? Tak masalah jika ia menjauhi Raka, bahkan benci sekalipun akan Raka terima.
Namun lain hal jika Mitha tahu alasannya untuk mengakhiri hubungan ini karena perasaan yang dimilikinya tertambat kepada Rani. Pasti Mitha juga ikut menjauhi Rani. Ia tidak ingin Rani akan semakin membencinya. Ia tidak ingin dirinya menjadi penyebab hancurnya persahabatan mereka. Meskipun itu sebenarnya sudah terjadi.
"Vin, bantu Gw ... Gw bingung," Raka meminta bantuan Kevin.Raka menemui Kevin di tengah waktu makan siang. Kevin tengah asik menyantap sepiring batagor dan segelas es jeruk. Ia sangat lelah hari ini. Tak hanya badannya yang lelah, hatinya juga ikutan lelah.
Lia, pujaan hatinya kembali menolaknya dengan keras. Tak hanya itu, kenyataan yang terjadi juga menampar keras hatinya. Lia mengatakan kalau dia sudah memiliki kekasih. Tak sama sepertinya, kekasih Lia jauh lebih baik darinya. Mahasiswa berprestasi dari fakultas teknik yang saat ini tengah semester akhir. Masa depan lelaki itu bisa lebih cerah dibanding dirinya. Lia pasti lebih bahagia jika dibandingkan dengan dirinya yang berandalan. Hanya makanan ini yang dapat menghiburnya, meredam sakit hati dari pahitnya kenyataan.
"Bukannya udah lengket?" ketus Kevin. "Naah itu, gimana caranya Gw kasih tau dia biar dia juga gak sakit hati nerima kenyataan?" Raka terdengar putus asa.
__ADS_1
"Apa pun kenyataan yang tak ingin diterima akan selalu menyakitkan, meskipun sok tegar menghadapinya," Kevin menimpali sambil mengatakan apa yang ia juga rasakan saat ini. Ia menyeruput kasar es jeruknya hingga setengah.
Raka menepuk-menepuk pelan pundak Kevin, "Semangat Bro,, masih banyak perempuan lain yang bisa dan biasa Lu dekatin." Raka menyeringai. Kevin mendelik seperti akan menerkam Raka.
Harusnya Raka sudah mengakhiri hubungannya dengan Mitha sejak awal, bukannya masih meneruskannya. Sekarang malah jadi semakin rumit. Di saat makin dekat makin sulit untuk memutuskan.
******
*****Haloooo readers yang author sangat banggakan......
__ADS_1
Jangan lupa comment nya supaya author bisa lebih memperbaiki tulisan dan ceritanya agar tidak monoton....
author juga sangat berterimakasih jika kalian setia baca cerita ini dan kalo suka jangan segan buat kasih like dan favorit yaaa***** :))