Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian

Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian
YOU'RE MY DESTINY


__ADS_3

Lalu Kevin bingung kenapa Mitha tiba-tiba mengucapakan maaf? Kesalahan apa yang diperbuat oleh Mitha?


"Apa maksudmu?" Kevin heran


"Sebuah buku, YOU'RE MY DESTINY." Mitha menunduk menyembunyikan kesedihannya.


Ia mengambil buku itu dari perpustakaan. Buku yang selalu dibaca Rani dan disanalah tersimpan rahasia yang selalu Rani simpan rapat. Kotak Pandora Rani. Namun saat Mitha membicarakan buku itu kenapa tak ada di tangannya?


"Lalu dimana buku itu?" Kevin penasaran dengan keberadaan buku itu sekarang


"Aku berikan pada Raka karena aku rasa Raka perlu untuk mengetahui semuanya. Ia selalu saja menyalahkan dirinya atas kejadian yang menimpa Rani," jawab Mitha mengatakan bahwa buku itu sudah Ia berikan pada Raka.


Penyesalan terlihat saat buku itu berada di tangan Raka. Tiap lembar yang ditempeli post it card menceritakan semuanya. Dari awal bermula hingga apa yang ditulis Rani terakhir kali tersimpan baik disana. Raka tak menyangka jika dalam buku itu tertulis semua perasaan Rani. Tapi semua sudah terlambat. Hanya buku itu yang menjadi saksi atas kebenarannya Hanya buku itu yang menjadi sisa perasaan Rani untuknya.


Mitha memperhatikan tiap kali Raka membalik halaman pada buku tersebut tiap itu juga air mata bergulir di pelupuk matanya. Beberapa tulisan pada post it card.....


Maafkan aku, Raka... Sepertinya aku menyukai Raka lain selain dirimu, tidak apa-apa kan?.. Sentuhannya sangat menghangatkan,, Aku menyukai itu, Keberadaannya mengingatkanku padamu


*Ma*af Mitha, Aku tidak bisa menyembunyikan kekecewaan.. Aku juga menyukainya, tapi aku tak bisa mengatakannya, sepertinya perasaanmu lebih besar dariku... Dia hanya untukmu. Aku akan merelakan dia untukmu saja


Merelakan itu lebih sakit saat kau tak siap melakukannya

__ADS_1


Serta inilah yang ditulis Rani untuk terakhir kalinya,


Sejauh apapun aku mendorongmu, Sekeras apapun aku memintamu membenci,, tak bisa ku pungkuri bahwa aku mencintaimu. Benar, Rani mencintai Raka.


Mitha menekuk wajahnya semakin dalam. Kevin terdiam. Apakah itu penyebabnya Raka menjadi seperti ini? Lebih buruk daripada saat Rani masih disini.


Raka benar-benar terpukul, dia merasa dirinya yang paling bodoh dan paling tidak berguna. Bisa-bisanya ia seperti itu. Kevin pikir Raka melakukan itu semua, untuk menghibur dirinya yang merasa sudah dibodohi oleh Rani.


"Dia terlihat seolah sangat bahagia sekarang, tapi yang sebenarnya ia lakukan hanya berpura-pura bahagia." sambung Kevin melihat betapa bahagianya Raka saat Ia mengira Rani sudah ada di di sisi nya.


Lalu Mitha mengangguk. "Terlihat dari luar, tapi hatinya pasti sudah hancur lebur didalam." Kevin melanjutkan. ia terlihat ikut frustasi dengan apa yang menimpa Raka.


Meskipun yang mempunyai cinta tak berada lagi di sini. Tapi rasa cinta yang dirasa takkan mudah hilang. Cinta yang pernah ada takkan pernah mati ataupun hilang. Waktu pun takkan tega menghilangkannya. Begitulah yang terjadi antara Rani dan Raka. Meski cinta mereka tak pernah terlihat, tapi cinta itu terasa.


Mencintai tak mesti kau harus pergi,


Hanya Takdir yang tak bisa menyatukan.


Rani adalah takdir Raka, begitu juga Raka adalah takdir Rani.


Mereka dipertemukan karena takdir

__ADS_1


Mereka juga dipisahkan karena takdir.


******


FLASHBACK


Hujan turun sangat deras. Mereka berteduh di halte bus. Tak ada tanda hujan akan berhenti. Jika seperti ini derasnya butuh waktu lama untuk reda.


Pria yang berada di sampingnya sangat menawan. Ia coba untuk melirik. Andai ia punya payung akan ia berikan pada pria ini,


Kasihan dia, bajunya basah kuyup karena hujan. Kemeja putih transparan yang ia kenakan terlihat basah hingga bisa terlihat badannya. Apa yang dilihatnya seketika membuatnya tersipu malu. Ia tak sengaja sedang mengagumi tiap bentuk tubuh pria itu.


Pria itu terlihat menoleh. Langsung ia segera membuang muka. Bisa pingsan ia jika pria itu tahu kalau ia tengah memperhatikan. Ia harap esok bertemu lagi dengan pria ini.


Sialan.. Kenapa nametag nya tulisan nya begini. Ia tahu dirinya cantik tapi jika begini, pasti banyak yang tidak suka. Matilah ia jika mukanya habis dicoret-coret.


Gadis ini adalah Rani. Ia sangat berterimakasih pria itu menyelamatkan wajahnya dari spidol permanen. Genggaman tangannya yang hangat, sangat hangat terasa membuat jantungnya semakin kencang berdebar.



Saat ia berlari membawanya berteduh. Andai waktu bisa dibekukan, andai hujan makin lebat. Ingin Rani menyimpan moment itu selalu. Namun sayang sekali. Saat itu mereka tak sempat berkenalan bertanya nama. Bahkan saat dikampus bersama, mereka tak bisa saling mendekat karena jurusan yang berbeda. Hanya bisa saling pandang dari kejauhan.

__ADS_1


Hingga akhirnya ia mengubur perasaannya saat tahu sahabat yang ia miliki satu-satunya menyukai orang yang sama.


__ADS_2