
Setelah sekian lama, Raka kembali memimpikan Rani. Rani yang tampak cantik seperti biasanya. Ia menatap Raka dengan tersenyum. Angin yang bertiup kencang menerbangkan rambutnya yang terurai. Raka dan Rani berlarian seperti anak kecil. Mereka terlihat sangat bahagia.
Kini mereka sedang duduk berdua di bawah pohon pinus nan rindang. Rani menatap Raka perlahan, ada yang ingin ia katakan. Angin dingin berhembus, membuat matanya berair. Ia mengusapnya dan mulai mengatakan kalimatnya yang tersendat.
"Hatiku yang mencintaimu tidak bisa kembali lagi seperti dulu, Aku tahu cinta ini begitu menyakitkan bagimu."
Sebelum Rani melanjutkan kalimatnya Raka menghapus air mata yang membasahi kedua pipinya. Raka meminta Rani jangan menangis karena hatinya semakin terluka. Namun Rani menyangkalnya ia tidak menangis, hanya saja matanya perih karena angin yang berhembus. Kemudian Rani kembali berkata bahwasanya ia ingin membuat satu permintaan. Apakah Raka mau memenuhinya?
"Cintailah dia, cintailah Gadis yang bersamamu saat ini. Cintailah dia sebanyak cintamu padaku. Aku tak ingin membuatmu sedih dan menderita. Temukan kembali kebahagiaanmu."
__ADS_1
Rani meminta Raka mencintai seseorang yang berada di dekatnya saat ini. Raka mengatakan apa yang Rani maksud? Gadis yang bersamanya saat ini adalah Rani. Tak ada yang lain, jangan buat permintaan konyol. Hatinya hanya akan mencintai Rani seorang. Selama Rani mencintainya maka ia takkan sedih. Ranilah sumber kebahagiaannya.
Kemudian mimpi itu berakhir seiring hembusan angin bertiup. Raka tak lagi melihat Rani dalam mimpinya. Raka begitu mencintai Rani bahkan jika ia hanya bisa melihat Rani saat ia menutup mata.
Mereka saling mencintai, tetapi tidak saling berhubungan. Begitu dalamnya rasa cinta Raka bahkan ia akan menunggu sampai hari dia juga tak lagi di dunia ini. Ia tidak ingin Rani kesepian dan menangis sendirian saat ia tidak ada di sana. Meskipun besar keinginannya menyusul dan selalu bersama dengan Rani tetap saja ia harus bertahan sampai hari itu tiba. Jika ia pergi dengan keputus-asaan maka takkan ada kesempatan baginya bertemu Rani.
Kevin menghampirinya. Ada hal yang harus ia pastikan dengan Raka mengenai apa yang ia lihat tempo hari. Apakah benar perempuan itu bersama Raka? Saat ia menanyakan pada Raka apakah Raka mengunjungi supermarket tempo hari, Raka menjawab iya. Saat Kevin kembali bertanya apakah ia bersama seorang perempuan Raka kembali mengiyakan. Lalu Raka balik bertanya apa ada masalah?
Kevin meminta Raka untuk mengatur waktu bisa bertemu dengan perempuan itu. Ia ingin berkenalan dan dekat dengan perempuan yang ia lihat itu. Raka tampak ragu apakah harus ia lakukan itu? Namun saat melihat sahabatnya memohon Raka akhirnya menyetujui.
__ADS_1
Tapi Sebelum itu Raka menjelaskan pada Kevin apa yang terjadi sesungguhnya. Apakah Kevin akan serius dengan Risa sementara keadaan Risa seperti itu. Apakah Kevin mau menjaga Risa?
Sebelumnya Kevin tampak bingung dan tidak percaya, tapi karena melihat Raka bersungguh-sungguh menceritakannya. Ia sedikit ragu, tapi ia harus mencobanya. Ia tetap ingin dekat dengan Risa.
Raka mengatakan pada Kevin untuk menunggu kabar darinya. Ia akan mengaturnya dan meminta Risa dahulu apakah ia bersedia atau tidak?
Saat kembali ke Rumah Baca, Risa sedang membantu Bu Riri mengatur anak-anak. Kegiatan hampir selesai. Raka menyapa anak-anak. Memang sudah cukup lama ia tak berinteraksi dengan anak-anak. Akhir-akhir ini ia memang banyak urusan dan ia sedikit gusar perihal mimpinya.
Setelah selesai, Raka berbicara dengan Risa. Apakah Risa mau menuruti permintaannya? untuk bertemu dengan Kevin. Risa ingin menolak tapi ia sudah kepalang tanggung.
__ADS_1