Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian

Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian
Akhirnya Terungkap


__ADS_3

Mitha merasakan Rani pergi ke toilet sudah cukup lama. Ia pun memutuskan untuk segera menyusul. Ia tak ingin ditinggal oleh Rani.


Sialnya Mitha saat mencari Rani malah bertemu dengan Kevin. Ia tengah memegangi gitar Raka. Mitha terheran kenapa hanya gitar Raka bersama Kevin. Bagaimana dengan Raka? Dimanakah dia?


Hati Mitha berkecamuk. Pikiran-pikiran aneh hinggap di benaknya. Apa saat ini Rani dan Raka sedang berdua?


"Mau kemana? Kenapa begitu terburu-buru?" Kevin menghentikan


"Aku tidak ingin bicara denganmu." ucap Mitha kesal


"Kenapa? Apa yang salah dariku? Kenapa setiap orang menghindariku?" Kevin merasa terpuruk

__ADS_1


Mitha sedikit bersalah telah mengucapkan itu. Ia tak menyangka Kevin malah jadi sentimental.


Lalu ia mendekati Kevin dan mengatakan maksudnya "Kamu sepertinya sudah salah, apapun yang kamu ucapkan tempo lalu, telah salah. Raka dan Rani tak ada apapun diantara mereka. Aku sudah tahu, kau lakukan itu hanya untuk memperbodohku kan? Kau yang menyebabkan salahpaham diantara kami, kau bisa lihat betapa dinginnya sikap Rani terhadap Raka? Tidak kah itu menandakan bahwa Rani tak pernah suka dengan Raka? Dan jugaa barusan, yang terjadi barusan. Apa kau tidak melihatnya? Ooh aku rasa kau tak melihatnya karena kau berada di belakang panggung. Biar aku kasih tahu, Raka dengan terus terang mengungkapkan perasaannya. Aku tidak menyangka sudah tiga tahun lamanya. Raka menyukaiku sudah sejak lama. Maka tidak mungkin dia salah memilih kemana hatinya berlabuh." Mitha berbicara tanpa henti menekankan setiap kata yang terucap. Ia sangat yakin dengan apa yang diucapkannya.


Kevin meletakkan gitar Raka. "Ckckck ckckck, aku kasihan padamu. Betapa bodohnya dirimu." Kevin malah mengasihani Mitha.


Lalu Mitha mengernyitkan kening. Ia tak sangka Kevin berkata demikian, "Harusnya kaulah yang perlu kukasihani, betapa malangnya dirimu meratapi pujaan hati dimiliki oranglain." Mitha menyinggung yang terjadi antara Kevin dan Lia.


"Hahaha ... Aku bisa melihat seberapa putus asa nya dirimu, apa kau sedang mencari Rani atau kau mencari Raka? Aku rasa mereka berdua ada di tempat yang sama. Lihatlah nanti pasti kau akan menemukan mereka di tempat yang sama." Kevin kesal Mitha sudah menyinggung masalahnya.


Hati Mitha terasa sesak mendengar setiap kata yang dilontarkan Kevin. Memang kejam. Tapi itulah kenyataannya. "Pergilah cari mereka. Aku harap mereka sedang bersama. Semoga kau melihatnya langsung dan tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Selamat malam dan semoga beruntung." Kevin mengambil gitar yang ia letakkan. Kemudian pergi meninggalkan Mitha.

__ADS_1


Mitha menatap punggung Kevin yang berlalu. Tidak mungkin yang diucapkan oleh Kevin adalah kenyataannya. Ia masih tak ingin mempercayainya. Kemudian Mitha ingat tujuannya untuk segera mencari dan menemukan Rani. Bukan untuk menanggapi Kevin. Ia teringat bahwa Rani mengatakan kalau hendak ke toilet. Lalu segera Mitha berjalan kearah toilet berada.


Namun langkahnya tiba-tiba terhenti.


Matanya tertuju pada dua orang diujung pandangannya. Ia sangat mengenal kedua orang tersebut. Kevin benar. Mereka sedang bersama.


Apa yang ia lihat telah menghancurkan kepercayaan dirinya tadi di depan Kevin.


Apa yang ia lihat menamparnya keras hingga menyadarkannya. Ia menyaksikan saat Raka memegang tangan Rani dan mengecup kening Rani.


Ia benar-benar terpukul. Kevin benar, dialah perempuan bodoh.

__ADS_1


Selama bersama Raka, ia tak pernah diperlakukan seperti itu. Bahkan untuk pergi kencan berdua tak pernah mereka lakukan. Semua perkataan Kevin benar adanya. Kenyataan yang tak ingin ia percayai, terungkap sudah di depan mata kepalanya sendiri. Tanpa disadari air mata mengalir di pipinya yang chubby. Tak bisa dibendung lagi. Kenyataan ini benar-benar sudah membuatnya terluka.


Lalu Mitha akhirnya memutuskan untuk pergi, pulang kerumah dan meninggalkan tempat itu dalam kondisi yang tidak baik. Ia tak ingin membuat hatinya semakin terluka jika harus menunggu Rani dan pergi bersama. Mungkin setelah ini takkan sanggup baginya menemui Rani.


__ADS_2