Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian

Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian
Kau Boleh Merasukiku


__ADS_3

Haloo guyss... Happy Reading!!!


Sebelum baca udah difavoritekan belum? Biar kalian gak ketinggalan info updatenyaa....


Terusss kalau kalian sayang, kasih VOTE dan LIKE yaa kalau kalian pengen komentar, silahkan isi kolom KOMENTAR juga...


Maaf ya Author sedikit bawel hehehe...


Oke, Silahkan nikmati dan semoga suka~


*****


Risa teringat saat dia bertemu lagi dengan Raka. Ia teringat betapa perhatiannya Raka meskipun terlihat baginya itu hanya sebagai bentuk dari Raka hanya mengasihaninya. Seperti janji Raka pada Ari, ia benar-benar melakukannya. Ia menjaganya dan selalu ada di saat dibutuhkan. "Apakah sekali-kali berbuat egois itu diperbolehkan? Lagipula dia yang menginginkannya, berarti itu bukanlah egois." Risa teringat tawaran yang diberikan Rani. Setelah beberapa hari ini Raka selalu datang menemuinya dan sangat perhatian padanya.


Risa tiba-tiba beranjak bangkit mencari Rani. Ia langsung mondar-mandir keliling Rumah Baca tapi tidak menemukannya. Ia sudah memeriksa di bawah pohon pinus di depan Rumah Baca tapi ia juga tidak menemukan Rani di sana. Lalu ia teringat tempat terakhir bertemu dengan Rani. Ia langsung berlari keluar dan akhirnya menemukan Rani di taman. Ia lalu mendekat dan mengatakan maksudnya ingin bertemu.


Saat Risa mengaku kalau dia mencarinya, Rani langsung menyindirnya. "Kenapa? Bukankah kau tidak ingin melakukannya karena kau pikir itu egois dan aku hanya memanfaatkanmu. Kau yang langsung pergi saat itu dan meninggalkanku. Kini aku penasaran kenapa kau mencariku?"

__ADS_1


"Aku akan mengizinkannya. Kau mengambil alih tubuhku," jawab Risa dengan pasti. Ia tidak akan menyesalinya setelah melakukan hal ini.


"Hah?" Rani terkejut mendengarnya.


"Kau boleh merasukiku. Jadikan Raka milikku, buat dia mencintaiku," pinta Risa yang langsung membuat Rani melotot kaget.


Rani melotot kaget begitu Risa memperbolehkannya untuk merasuki tubuhnya. Sebelumnya ia sudah menyerah. Tapi ini terjadi dengan tiba-tiba membuatnya sangat bahagia. Ia langsung memeluk Risa erat-erat. "Bagus sekali! Kau membuat keputusan yang tepat, Aaaarggggh!!! Ayo kita berteman sekarang, oke?"


Setelah mereka melepas pelukan. Mereka duduk di bangku taman. Mereka menjadi dekat setelah Risa mengizinkan Rani merasukinya. Risa lalu penasaran dan bertanya, bagaimana Rani meninggal dunia. Tapi sayangnya Rani tidak bisa menjawabnya karena dia tidak ingin memberitahu bahwa kematiannya juga memiliki hubungan antaranya dengan Ari, lebih baik tidak usah memberitahunya. Rani hanya menjawab bahwa kematiannya terjadi terlalu tiba-tiba. "Jika aku tahu kalau aku akan mati secepat ini. Aku pasti akan berusaha untuk lebih banyak bersenang-senang seperti orang lain dan berkencan," jawab Rani.


Rani heran kenapa Risa tiba-tiba berubah pikiran? Risa berkata karena sebelumnya dia merasa cukup puas hanya dengan kebaikan Raka padanya tapi sekarang dia menjadi serakah karena itu. Kebaikan dan perhatian yang Raka berikan membuatnya ingin memilikinya. "Aku pernah menyukainya sebelum ini. Bukan. Selama ini aku sudah menyukainya dan ingin memilikinya tapi aku tak punya kesempatan untuk mengatakannya." Risa memberitahu Rani betapa ia sangat menyukai Raka dan Raka juga adalah cinta pertamanya.


Lalu bersama-sama, mereka kembali ke Rumah Baca. Risa berjalan sendirian tapi tampak jelas kalau Rani sudah memasuki tubuhnya.


******


Keesokan paginya, Raka dan Kevin datang ke Rumah Baca pada saat yang bersamaan. Kevin masih berusaha mendekati Risa begitu juga dengan Raka yang membantunya untuk hal itu. Tapi mereka tidak tahu bahwa ditubuh Risa saat ini adalah Rani.

__ADS_1


Sosok itu sebelumnya memberitahu Rani bahwa apabila ada seseorang yang mengizinkan Rani merasukinya dan tubuhnya cocok dengan roh Rani maka Rani dapat bertahan lama di tubuh itu. Ia tak memiliki batasan waktu seperti biasanya. Ia bisa melakukannya sepanjang hari tak hanya dari tengah malam sampai pukul 03.30. Rani juga takkan kehilangan potongan waktu tiga harinya karena pemilik tubuh dengan sukarela memberikan tubuhnya untuk dirasuki oleh roh Rani.


Raka memperhatikan Risa yang ia lihat pagi ini. Risa tampak berbeda dari biasanya, ia tampak sangat ceria. Ia seperti melihat orang lain di tubuh Risa. Perubahan itu benar-benar membuat Raka kebingungan.


Kevin mengatakan pada Risa, mereka datang untuk mengajak Risa siang ini pergi jalan-jalan. Menikmati cuaca yang indah dengan piknik ke pantai. Mendengar kata pantai disebut. Risa bersorak bahagia bahwa ia sangat menyukai pantai. Tanpa ragu ia akan ikut serta. Mendengar reaksi Risa yang sangat antusias, Kevin ikut bersemangat. Ini memang rencananya agar semakin dekat dengan Risa. Tapi Raka semakin kebingungan melihat reaksi Risa. Ia teringat masa lalu saat mengajak Risa ke pantai, Risa menolaknya karena ia tidak suka dengan pasir. Risa lima tahun yang lalu berbeda dengan Risa yang ada di hadapannya saat ini. Lalu Raka tiba-tiba teringat dengan Rani. Foto Rani yang ada bersamanya itu berlatarkan pantai. Rani juga sangat menyukai pantai. Tapi Raka mengalihkan kemungkinan itu. Ia kembali teringat bisa saja ini bawaan hamil Risa makanya dia bisa jadi berubah.


Roh Rani meyakinkan Risa bahwa ini adalah kesempatan bagi mereka untuk membuat Raka tertarik padanya. "Raka kenapa kamu diam saja? Kamu tidak ikut?" tanya Risa melihat Raka hanya diam termenung.


Kevin juga menatap ke arahnya, "Ada apa, Bro?" Raka langsung menggeleng dan menjawab dia tidak apa-apa. "Tiba-tiba Gw teringat Rani, dia juga menyukai pantai," jawab Raka.


Roh Rani yang berada di tubuh Risa terkejut mendengar ucapan Raka. Ia menjadi gelisah. Raka tidak boleh menyadari bahwa rohnya ada di tubuh Risa saat ini. Rencananya bisa gagal dan berantakan. "Melihat kamu bahagia dan bersenang-senang Rani pasti juga senang di sana," ucap Risa meyakinkannya.


Kalimat yang diucapkan Risa terdengar menenangkan bagi Raka. Ia merasa bahwa Rani-lah yang telah mengatakan kalimat itu langsung padanya. Setelah bujukan dari Kevin dan permintaan dari Risa. Raka juga memutuskan ikut pergi ke pantai.


Sesampainya di pantai, mereka langsung mengambil tempat yang nyaman. Tiba-tiba ada sebuah bola mengarah ke Risa. Untung Risa dapat menangkap bola itu sebelum mengenainya. Ia melihat sekeliling, siapa yang sudah melemparkan bola itu ke arahnya. Kemudian datang seorang anak menghampirinya untuk mengambil bola itu. Tapi tiba-tiba saja ada sesuatu yang menarik perhatian anak itu sehingga dia langsung menunjuk tubuh Risa dan bertanya. "Kenapa kakak ada di dalam tubuh kakak ini?"


Raka dan Kevin sama-sama bingung apa maksudnya, sementara Roh Rani yang berada dalam tubuh Risa pura-pura tidak mengerti apa maksudnya. "Ini bolanya, bermainlah dengan hati-hati." Risa mengusap rambut anak itu dengan canggung dan menyuruhnya pergi. Ternyata anak itu dapat melihat roh Rani yang berada dalam tubuh Risa.

__ADS_1


Untuk mengalihkan kebingungan Raka dan Kevin agar tidak mencurigainya. Risa mengeluarkan barang-barang yang mereka bawa. Kevin datang dan langsung mengambil alih semua barang yang Risa bawa sambil berkata bahwa ia tidak boleh membawa barang-barang berat itu. "Biar aku saja yang mengurusnya, kamu duduk saja."


__ADS_2