Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian

Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian
Isi Surat...


__ADS_3

Kevin langsung saja berpamitan segera setelah menghabiskan es teh yang dibawa Raka dengan sekali teguk. Rasa penasaran ini sudah memuncak dan memenuhi pikirannya.


"Okee besok kita siapkan, gw harus segera pulang ... Lupa mak gw minta ditemani belanja bulanan." Kevin mencari alasan agar bisa pergi.


Raka menganggukkan kepala dan mengantarkan Kevin hingga depan pintu. Langsung saja Kevin melesat dengan motor nya meninggalkan kediaman Raka.

__ADS_1


Lalu ia berhenti di sebuah Coffe Shop. Memesan americano untuk temannya membaca isi kertas ini. Sudah tak sabar mengetahui isi surat ini.


Pesanan datang, Kevin sengaja memilih tempat duduk yang sepi dari pengunjung lain karena dia memang butuh waktu dan tempat untuk sendirian membaca surat ini. Setelah membiarkan pelayan kedai pergi setelah mengantarkan pesanannya. Ia perlahan membuka kertas itu.


#Kisah cintaku benar-benar tragis. Benar-benar menghancurkan hatiku. Aku masih tak bisa menghapusnya. Aku terus memikirkannya. Aku masih saja merindukannya. Sepanjang malam aku tak bisa tidur. Suara hujan selalu saja mendera hatiku. Selalu mengingatkanku padamu.Tempat yang kau tinggalkan. Aku sangat merindukanmu. Sosok mu yang tergeletak di jalan itu. Saat aku tak bisa melakukan apapun. Aku menyesalinya setiap hari.

__ADS_1


Apa aku bisa begitu saja melupakanmu? Kenapa? Kenapa aku jalankan permainan hati yang konyol itu. Hubungan yang tak pernah aku inginkan. Hubungan itu yang membuatmu membangun jarak antara kita. Hubungan itu yang membuatmu sedih dan mendorongku untuk menjauh. Akulah yang bersalah... Mengapa itu bisa terjadi? Mengapa kita seperti itu?


Selalu saja aku menuntut jawaban darimu. Padahal sudah susah payah kau sembunyikan, harusnya aku tahu saja, tak perlu memaksamu mengucapkannya. Kau menderita karena itu. Saat itu aku sangat bodoh. Tak pernah memahami maksudmu. Hingga tiba-tiba saja kecelakaan terjadi pada hari itu. Kau kulaikan bahumu di dalam pelukanku. Kau usap pipiku karena air mata sudah membasahi seluruh wajahku. Kau meminta maaf karena sudah mengotori tanganku oleh darahmu. Kenapa harus kau lakukan itu?


Sampai akhir aku bodoh. Kau ucapkan kalimat itu, kalimat yang selalu ingin aku dengar. Bodohnya aku saat kau mengucapkannya dengan susah payah, masih saja aku mengira itu bukanlah untukku. Rani mencintai Raka. itulah yang kau ucapkan dengan terengah-engah. Raka mencintai Rani. Itulah yang tak pernah kau dengar hingga akhir hidupmu. Maafkan aku. Akulah yang paling bersalah atasmu. Kau menarik nafas frustasi. Saat aku memintamu menahan kantukmu sementara kau tak sanggup lagi bernafas. Kau terus menggenggam tanganku, aku tahu kau sangat menyukai kehangatannya. Aku pikir kau akan terbangun setelah dokter mempersilahkan aku masuk keruangan yang dingin itu. Setelah itu, mari kita lupakan dan lepaskan kenangan buruk kita. Tapi aku salah, Setelah kau ucapkan maaf, kau malah istirahatkan tubuhmu di dalam tanah. Di tempat nan gelap dan dingin. Aku ingin kau membawaku bersamamu. Tapi pasti kau takkan mengizinkannya. Kau pasti akan mendorongku untuk menjauh. Aku menyesal. Aku yang telah membuatmu tidak lagi berada disini. Aku minta maaf, sungguh. Aku minta maaf. Aku masih saja merindukanmu. Rani. ❤️❤️❤️

__ADS_1


Surat yang ditulis Raka untuk Rani. Cinta Raka yang begitu dalam untuk Rani. Penyesalan yang tak pernah berakhir. Cinta mereka benar-benar tragis, berakhir bahkan belum dimulai. Takdir begitu kejam hingga memisahkan mereka. Waktu yang diharapkan Raka berpihak padanya malah mengkhianatinya dengan membawa Rani untuk selamanya. Cinta pertamanya pergi untuk selamanya.


Tanpa disadari air mata telah bergulir di wajah Kevin. Ia sangat sedih hingga menenggelamkan wajahnya setelah membaca isi surat itu. Sahabatnya benar-benar menderita. Cinta membuatnya menderita. Ia harus segera menyadarkan Raka akan kenyataannya. Raka tak boleh hanyut lagi dalam khayalannya seolah Rani masih ada disisinya. Ia harus membantu Raka menerima kenyataan ini dan mengikhlaskan kepergian Rani agar Rani tenang dan bahagia disisi sang maha kuasa.


__ADS_2