Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian

Awas Jatuh Cinta (0330) Cinta Dalam Keabadian
Rindu yang Tak Terbendung


__ADS_3

Apakah Gadis yang disebut Risa dalam ceritanya ini adalah Rani? Situasi yang digambarkan Risa saat itu sama seperti situasi saat kejadian buruk menimpa Rani. Raka ingat sekali saat itu turun hujan. Apakah benar? Rani pergi karena Risa dan Ari? Atau Ari yang pergi karena Rani?


Apakah Rani penyebab Risa kehilangan Ari? Tapi Ari jugalah penyebab Raka kehilangan Rani.


Lalu kenapa sekarang Rani menampakkan dirinya pada Risa? Apa yang ingin disampaikan Rani pada Risa?

__ADS_1


Raka menenangkan Risa dengan mengelus pundak Risa. Ia mengatakan Risa harus bisa menerima kenyataan yang sudah terjadi meskipun berat. Sama hal dengannya meskipun berat harus mengikhlaskan Rani.


"Kak Ari pasti sedang memperhatikan dari sana, kamu harus bisa mengikhlaskannya," lirih Raka.


Risa mengusap air matanya, "Aku harus bertemu dengan gadis itu Raka. Aku belum mengucapkan terimakasih padanya, ia sudah menyelamatkanku dari perbuatan bodoh yang hampir saja aku lakukan." Risa ingin dipertemukan dengan Rani. Ia masih belum sadar jika sebenarnya Rani sudah tiada. Sebab apa yang dilihatnya semalam terasa begitu nyata. Jadi tidak mungkin gadis itu sudah tiada.

__ADS_1


Tapi Raka masih meragukannya, "Kamu tinggallah disini untuk sementara waktu, aku akan bicarakan pada Bu Riri. Dia akan menerimamu dan takkan keberatan jika kamu di sini. Gadis yang kau lihat..." ucap Raka tak menanggapi keinginan Risa untuk bisa menemui Rani. Hatinya sesak jika Risa berkata seperti itu. Ia baru saja sadar dan kembali normal, jangan goyahkan lagi pertahanan dirinya untuk menerima kepergian Rani. Ia tak ingin kembali menjadi gila karena memikirkan dan merindukan Rani. Itu hanya akan menyakiti dan membuat Rani sedih.


"Suatu hari aku akan membawamu bersama menemuinya," ujar Raka sembari kembali menatap foto Rani. Risa tak terlihat penasaran dengan maksud Raka. Ia hanya mengiyakan apa yang diucapkan Raka. Risa hanya bersyukur saat ini memiliki tempat bernaung untuknya dan calon bayinya. Lalu Raka berpamitan pergi meninggalkan Risa dan berkata akan kembali.


Raka kepikiran dengan yang dikatakan Risa. Akhirnya ia kembali mengunjungi Rani. Ia menatap peristirahatan terakhir Rani dengan tatapan sedih. Apakah benar Rani masih berada di sisinya? Apakah Rani mengawasinya? Apakah Rani menunggunya?

__ADS_1


"Seorang diri aku menangisi sebuah nama yang tertulis di sini, ini terlalu memilukan. Air mataku mengalir seolah aku terhanyut. Sekali lagi aku mencoba menempatkan diri dan hatiku dalam kedamaian yang kau tinggal pergi. Aku kau tinggalkan sendiri. Bukan kedamaian yang kurasa melainkan aku malah terlihat lebih menyedihkan. Oh Cintaku, aku merindukanmu. Oh Sayangku, begitu menyakitkan kau tinggalkan aku begini. Bisakah lukaku sembuh? Luka akibat kepergianmu masih terasa sakit. Cintaku, keinginan serakahku yang tak bisa ku lepaskan. Cintaku yang tak bisa bertahan sampai akhir. Cintaku yang layu sebelum sempat mekar. Maafkan aku.. lagi dan lagi, maafkan aku. Maafkan aku jika lagi dan lagi aku menangis. Meratapi kisah cinta kita yang berakhir sebelum dimulai. Sekali lagi aku katakan aku mencintaimu dan aku merindukanmu." Ucap Raka dalam hatinya. Ia harus kembali pada akal sehatnya. Perkataan Risa bahwa Rani masih ada tak boleh menggoyahkan dan menghancurkan pertahanan diri yang susah payah ia bangun. Rani memang masih ada, itu akan selalu ada di dalam hatinya.


Kesedihan yang masih belum bisa terbendung setiap kali Raka kemari. Ia ingin Rani melihatnya sekali lagi. Ia ingin meyakinkan Rani berkali-kali bahwa ia sangat mencintai Rani. Ia ingin selalu mengatakan betapa ia sangat merindukan Rani. Sebanyak air mata yang keluar maka sebanyak itu juga ia berharap Rani bahagia dan selalu menunggunya. Berat langkahnya meninggalkan tempat ini. Angin selalu berhembus lembut tiap kali ia merindukan Rani, tiap kali ia mengucapkan kalimat rindu untuk Rani. Seakan Angin itu mendengar dan menampungnya. Membawa kerinduannya terbang dan menyampaikannya pada Rani.


__ADS_2