
Setelah raja Edward beserta istrinya yang sudah memberitahu untuk Lina berlibur bersama Rito hari ini, mereka berdua kembali ke ruang singgasana raja.
Lina kembali ke tempat tidur, kemudian membangunkan Rito yang sedang berbaring di atas tempat tidur.
"Sayang, waktunya bangun, raja memanggil kita sekarang." bisik Lina.
Rito terbangun setengah tertidur, ia secar tidak sengaja menarik tubuh Lina dengan pelukan hangat nya.
Lina yang sedikit terkejut, mencoba membangunkan nya lagi, terlebih sekarang ia sedikit menambahkan teknik andalan untuk membangunkan dirinya yang masih tertidur.
Menekan bagian titik jempol kaki dengan kuat kemudian menggelitiknya di bagian bawah kaki, dengan cepat perubahan postur tubuh Rito berubah dan dirinya merasa tidak nyaman, kemudian bangun dengan keadaan terkejut.
Lina tersenyum. "akhirnya kamu bangun juga, cepat mandi dan ganti baju sekarang."
"Ya-ya, segera ku lakukan." balas Rito.
Ketika Rito sedang membersihkan tubuh nya, Lina membereskan tempat tidur dan memberi air minum pada anak nya saat ini, sambil menunggu dirinya selesai mandi.
Satu jam berlalu, Rito baru saja keluar dari kamar mandi nya.
Lina penasaran dengan apa yang di lakukan Rito di dalam kamar mandi tersebut, tetapi ia tidak berani bertanya pada nya.
"Mungkin kah dia sedang melakukan ritual yang biasa di lakukan seorang pria." gurau Lina.
.....
.....
.....
Rito selesai memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh Lina di ruang ganti, pakaian yang di pakai olehnya terlihat seperti lebih santai, tidak terlalu formal.
__ADS_1
"Apa yang akan kita lakukan dengan pakaian ini? bukan kah kita akan bertemu dengan ayah mu!"
Rito merasa sedikit aneh saat memakai pakaian tersebut, tetapi Lina langsung membawa dirinya beserta anak tersebut menemui raja.
Di saat mereka sedang pergi keruang singgasana raja. Mereka berpapasan dengan Ken beserta yang lain nya yang sedang kebetulan lewat di lorong tersebut.
Lina tetap menarik Rito, dan ia memberikan sebuah kode pada Ken beserta lain nya agak tidak mengikutinya saat ini.
Koyuki yang menyadari maksud tersebut menahan Ken yang hendak pergi mengikuti Rito.
Tetsuya, Akira, dan Ichiro pun tidak berlangsung lama mereka juga menyadari maksud tersebut.
Ken hanya diam tanpa mengetahui apa yang sedang terjadi, dirinya di tarik dari kerah bajunya oleh koyuki. Pergi ke suatu tempat di mana mereka bisa bersandar menikmati udara sejuk.
Di ruangan singgasana raja. Rito dan Lina yang sedang menggendong anak nya, berdiri di hadapan raja (ayah Lina).
"Bagaimana dengan saran sebelum nya? apa kamu sudah siap sekarang? tegas raja.
Rito masih bingung dengan apa yang di bicarakan raja saat ini, ia hanya diam sampai memahami apa yang sedang terjadi saat ini.
Raja menggoyangkan tangannya ke depan, para pelayan yang sedang berdiri di belakang Rito dan Lina.
Mereka menunggu perintah sang raja dari gerakan tangan nya, ketika melihat raja mengangkat tangan sambil menggoyangkan nya.
Mereka dengan cepat bergegas mengambil sesuatu di balik ruangan tersebut.
Rito masih bingung, sedangkan Lina sudah tahu apa yang sedang terjadi saat ini.
"Apa itu?"
Rito menoleh kebelakang karena penasaran, ia melihat sebuah tas yang cukup besar dari keranjang yang mereka bawa.
__ADS_1
Para pelayan menyerahkan tas tersebut ke Rito. Rito masih bingung, dan Lina menjelaskan kepada nya maksud dari raja saat ini.
Tak berlangsung lama, Rito memahami nya sekarang, bahwa raja meminta putrinya untuk berlibur ke suatu tempat bersama keluarga nya saat ini.
Rito setuju dengan apa yang di saran kan raja.
Beberapa menit setalah itu.
Rito dan Lina beserta anak nya, pergi ke tempat yang bernama danau zalety. Sebuah danau yang membentang luas di sepanjang tempat, air jernih yang secara langsung terlihat dasar air tersebut.
Tempat damai tanpa ada monster yang tinggal di tempat tersebut, karena di jaga oleh beberapa prajurit yang di tugaskan oleh raja.
Beruntung karena hari ini adalah hari di mana bunga bermekaran sekarang, tumbuhan bunga yang hidup di sepanjang tepi danau.
"Rito, lihat di sana! ada seseorang yang sedang memancing di tepi danau itu," ucap Lina yang menunjukan arah dengan jari telunjuk nya.
"Oh, kamu benar. Sepertinya mereka sedang panen besar, coba lihat saja sendiri dengan teliti, mereka selalu mendapatkan ikan besar setiap lemparan umpan yang di berikan." ujar Rito.
"Sepertinya menarik, tapi kita sebaiknya menggelar alas terlebih dahulu di sini." Lina berkata dengan nada rendah.
"Bagaimana kalau di bawah pohon sana?" tanya Rito.
"Wah, itu sangat bagus, terlebih daun lebat itu bisa menutupi sinar matahari secara langsung." balas Lina.
Mereka berdua memutuskan untuk menggelar alas tersebut di bawah pohon yang cukup besar dan rimbun.
Membereskan terlebih dahulu peralatan piknik beserta makanan dan minuman yang sudah di simpan di dalam tas tersebut.
Ketika Rito selesai membenahi alas, tiba-tiba seseorang yang sebelum nya sedang memancing datang menghampiri nya.
Dia memberikan sedikit hasil tangkapan ikan nya kepada Rito.
__ADS_1
"Terima kasih," ucap Rito sambil memberikan senyuman pada pemberi ikan.
Bersambung...