Become A Hero

Become A Hero
Chapter 111: Pertandingan Terakhir


__ADS_3

Kelompok dari kerajaan lain, mereka melakukan suatu kegiatan di tengah malam.


Ada yang memainkan sebuah permainan kartu, sedangkan yang lain nya menikmati pemandian umum yang tersedia di tempat tersebut.


Suara yang terlalu berisik, di Sergai dengan mati nya alat penerangan membuat tingkat kewaspadaan mereka meningkat.


Tak lama berselang, suara tersebut hilang, dan lampu penerangan kembali menyala.


Dia menarik nafas secara perlahan, tentu saja target selanjutnya adalah dirinya saat ini.


Firasat miliknya muncul seketika, gangguan aliran mana terasa pada dirinya, karena dia adalah seorang mage yang peka terhadap mana.


Perlahan aura mencekam datang menghampiri mereka, kemudian alat penerangan mati kembali seperti kejadian sebelum nya.


Hujan tiba-tiba turun dengan deras hingga keesokan harinya.


Di pagi hari, mayat yang berada di dalam ruangan terlihat tidak ada sisa satupun.


Seperti sudah di bersihkan oleh sang ahli yang mengurusi sisa hasil pembunuhan berlangsung.


Mereka masih belum menyadari hingga acara turnamen kembali berlangsung.

__ADS_1


Di sisi lain, para raja dari kerajaan lain, mencari ke empat pesertanya ke segala tempat di ibu kota kekaisaran.


Akan tetapi hasil yang di dapat tidak kunjung di temukan, pada akhirnya mereka melapor kepada sang kaisar atas kejadian yang sedang terjadi.


Kaisar memutuskan bahwa acara tersebut tetap berlangsung, dan peserta yang tidak kunjung di temukan, di anggap gugur dalam pertandingan.


Para raja menerima keputusan yang di berikan oleh kaisar, raja tersebut kembali ke kerajaan nya masing-masing.


Saat kejadian sedang berlangsung, surat pencarian di berikan kepada para kesatria kekaisaran, dan di pajang ke papan pencarian di guild petualang.


Mereka segera mencari informasi di segala tempat, sedikit atau banyak nya informasi yang di dapat, di laporkan kepada pengurus penyelidik.


Di dalam ruangan tepat Rito beserta yang lain nya tinggal.


Mereka tetap duduk di dalam ruangan tersebut sesuai arahan dari penyelidik.


Satu demi satu pertanyaan di lontarkan kepada mereka masing-masing.


Menjelaskan apa yang sedang mereka lakukan di hari sebelumnya.


Para penyelidik mencatat apapun yang di ucapkan oleh mereka dari pertanyaan yang di berikan.

__ADS_1


"Akhirnya selesai juga. Sebenarnya apa yang sedang terjadi kemarin? sehingga para penyelidik dari kekaisaran datang di villa ini."


Tetsuya merasa bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan sang paus yang melakukan kegiatan sebelum nya.


Zena dan Halena juga setuju dengan apa yang di pikirkan oleh Tetsuya, tetapi mereka harus mengikuti acara turnamen yang sedang berlangsung besok hari.


Keesokan harinya.


Area pertarungan di jaga ketat oleh para kesatria kekaisaran, mereka yang sudah di perintahkan langsung oleh sang kaisar segera menempati posisinya masing-masing.


Para penonton menempati tempat duduk yang tersedia di tempat tersebut, terlebih acara hari ini sangat ramai di bandingkan dengan hari pertandingan sebelum nya.


Juri berlari ke tengah area pertarungan, membawa sepucuk surat pengumuman, dan membacakan nya dengan lantang kepada seluruh orang yang berada di area tersebut.


Dia menjelaskan bahwa hari ini seharusnya adalah babak selanjutnya, akan tetapi karena ada nya gangguan masalah, maka hari ini akan di jadikan babak terakhir dari dua kerajaan berbeda, yaitu Ordon dan Bulmun.


Para peserta datang memasuki arena, mereka masing-masing berdiri berhadapan di satu sisi lain, dan memulai pertandingan dengan peraturan baru.


Karena saat ada tiga tim di tempat tersebut, juri memutuskan menyatukan ketiga tim menjadi tipe pertarungan bertahan hidup.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2