
Kanzaki Rito tiba-tiba terjatuh usai melihat sesuatu kejadian seperti di dalam mimpi, tapi itu di benarkan oleh Apostle itu sendiri bahwa itu benar-benar akan terjadi.
Setelah selesai membagi penglihatan miliknya kepada Kanzaki Rito, dirinya dalam sekejap pergi menghilang dari pandangan mereka.
Ken dan Tetsuya yang melihat kanzaki Rito yang tampak kelelahan beserta keringan di wajah nya, mereka membawanya kembali ke tempat rumah G untuk beristirahat sementara waktu.
Setelah berselang waktu selama satu jam. Koyuki, Lina, Yui, dan Ichiro kembali ke rumah G usai pergi berkeliling tempat.
Lina dan Yui yang melihat kondisi kanzaki Rito yang tampak kurang sehat dengan pandangan mata datar tanpa ekspresi membuat mereka berdua sedikit khawatir.
"Kalian tidak perlu khawatir tentang ku, aku hanya kurang istirahat saja, berbaring beberapa jam di tempat tidur akan membuatku pulih lagi," Kanzaki Rito berbaring di tempat tidur untuk mengurangi kekhawatiran Lina beserta lain nya.
"Lebih baik kita biarkan dia tidur di sana, sebaik nya kita meninggalkan ruangan ini terlebih dahulu," Tetsuya menggiring teman nya keluar dari pintu masuk ruangan tersebut.
Suasana sepi tanpa seseorang yang menemani nya di ruangan tersebut, Kanzaki Rito memikirkan kembali bagaimana caranya untuk menyelesaikan permasalah yang akan terjadi.
Membutuhkan sekitar sepuluh menit untuk membulatkan tekad dirinya untuk langsung menyerang istana raja iblis seorang diri.
Ia mengunci pintu kamar tersebut dan membiarkan Tetsuya untuk menjaga bagian pintu depan agar tidak ada seseorang yang berani masuk ke dalam.
Untung saja kondisi di masa lalu nya yang berada di pulau misterius tersebut, membuat dirinya bisa langsung pergi ke tempat raja iblis berada.
Tempat yang tidak jauh dari pulau misterius yang di gunakan untuk pelatihan pasukan iblis selama satu bulan penuh Setiap setengah setahun sekali.
Kanzaki Rito mulai membayangkan tempat tersebut di kepalanya, perlahan tubuh bagian bawah sampai keatas mulai menghilang dala sekejap dan berpindah di mana ia berada saat ini.
Tempat pemakaman guru igol beserta penduduk lain nya yang terbantai saat bencana bulan merah gelap itu berlangsung.
__ADS_1
"Tampaknya makam guru igol sudah tumbuh pohon kecil," Kanzaki Rito pergi meninggalkan tempat tersebut.
Karena tidak dapat meminta bantuan dari chaos dragon, ia memanggil Rego beserta pasukan Flesh-eating insects milik nya, untuk segera mencari tahu lokasi istana raja iblis berasal.
Rego dengan sigap memerintahkan pasukan nya, untuk segera menyebarkan diri mereka ke berbagai tempat yang belum pernah di lewati oleh nya.
Menunggu selama beberapa menit sebelum sampai benar-benar terlihat letak posisi istana raja iblis, tidak ada yang bisa mencegah Flesh-eating insects memakan apapun itu yang berada di depan nya.
Tampak beberapa iblis yang berhasil selamat dari kejaran pasukan Flesh-eating insects, mereka yang berhasil selamat pergi sejauh mungkin dari tempat Flesh-eating insects itu berkumpul.
[Tuan, aku menemukan sebuah bangunan besar di depan sana, kemungkinan besar itu istana raja iblis, tapi ada sekumpulan iblis yang membunuh separuh pasukan Flesh-eating insects yang pergi ke istana tersebut]
Pasukan yang di pimpin Rego tampak mengalami kesulitan untuk menghabisi sekumpulan iblis di depan mata nya.
Perlahan pasukan Flesh-eating insects di bakar habis oleh iblis tersebut menggunakan sihir api miliknya dari atas langit.
Terlebih lagi satu iblis yang mirip dengan manusia, itu tampak sangat kuat dengan kemampuan miliknya.
Tersisa 80% jumlah keseluruhan Flesh-eating insects yang masih bertahan hidup dari serangan iblis tersebut dan berhasil kembali ke posisi Kanzaki Rito berada.
Perlahan Flesh-eating insects kembali ke dalam bayangan Kanzaki Rito. ia mulai menggunakan Warp miliknya untuk ke tempat dimana Rego terakhir kali pergi.
Di lain sisi....
"Sial, kenapa Flesh-eating insects yang seharusnya berada di pulau itu sekarang berada di sini? iblis A itu kesal dengan kondisi nya saat ini.
"Sebaiknya kita segera melapor ke yang mulia raja iblis sekarang, setengah pasukan iblis yang kita punya di sapu bersih oleh Flesh-eating insects itu sendiri," balas iblis B kepada iblis A tentang masalah yang sedang terjadi di hadapan mereka.
__ADS_1
"Halo, apa kalian siap mati hari ini?" Kanzaki Rito tersenyum saat menyapa iblis yang sedang terbang.
"Tunggu, bukan kah dia orang yang aku bunuh sebelum nya! kenapa dirinya masih hidup sekarang?" iblis A terkejut melihat teman yang sudah mati, tiba-tiba masih hidup di depan matanya.
Hayato yang sudah berubah menjadi setengah iblis berkat buah hitam yang di berikan oleh utusan iblis, dia perlahan kehilangan sifat manusianya saat setelah berubah menjadi iblis pertama kali.
Karena tidak ingin membuang waktu terlalu lama, Kanzaki Rito mencoba menggunakan api hitam nya untuk membakar secara langsung ke target yang di incar nya.
Tidak seperti sihir umumnya yang dimana api keluar di telapak tangan si perapal, kanzaki Rito mencoba memunculkan api hitam tersebut ke dalam tubuh lawan nya.
Cara tersebut memiliki kelebihan dari cara normal yang sering di gunakan oleh penyihir lain. Mereka tidak akan bisa menghindar saat api hitam tersebut saat sudah terkena secara langsung.
Musuh tidak akan memiliki waktu 1 detik pun untuk menghindar dari serangan Kanzaki Rito, bahkan menggunakan sihir pelindung pun tetap akan terkena serangan api dari dalam tubuh nya.
Iblis B yang terkena serangan telak Kanzaki Rito terbakar habis dalam kurung waktu 3 detik setelah api tersebut menyebar.
Hayoto yang tampak melihat iblis lain terbakar habis satu demi satu, dengan cepat terbang meninggalkan sekawan iblis lain yang di bantai oleh Kanzaki Rito.
Dirinya yang merasa bahwa jika tidak kabur dari sana segera mungkin akan bernasib sama dengan iblis yang terbakar sebelumnya.
Banyak nya iblis yang berterbangan seperti lalat yang sedang mencari tempat untuk hinggap, ia membakar nya satu demi satu sambil melangkah kaki nya sampai menuju ke istana raja iblis berada.
Awalnya rencana Kanzaki Rito berjalan lebih cepat sesuai pemikiran nya, tetapi tidak berlangsung lama saat rencana milik nya di mulai, muncul beberapa iblis lain yang tampak lebih kuat sebelum nya.
"Siapa kau? berani nya datang di kawasan raja iblis wahai manusia, cepat pergi sebelum kita membunuh mu dengan tragis," iblis elit itu mengacungkan senjata miliknya ke hadapan Kanzaki Rito.
"Siapa aku? tentu saja aku, siapa lagi?" balas Kanzaki Rito sambil memberi sindiran kepada iblis elit yang berada di atas nya.
__ADS_1
"Berani nya kau mempermainkan ku. Cukup, hari ini akan ku bunuh kau sekarang juga. Spear of despair!" iblis elit mulai merenggangkan tangan nya ke belakang kepala sambil memegang sebuah tombak di tangan nya, kemudian melemparnya sekuat tenaga ke Kanzaki Rito.
Bersambung.....