Become A Hero

Become A Hero
Pergi Ke Markas Musuh


__ADS_3

Di ruangan pengobatan....


"Jelaskan apa yang sudah terjadi? siapa dia? seberapa kuat dia?" Jagar mendekati anaknya yang sedang berbaring di tempat tidur.


"Kita harus mundur ayah! dia sangat kuat, dalam sekejap diriku langsung tertangkap bahkan tidak bisa melarikan diri dari cengkeraman benda hitam itu. Untungnya aku membuat sebuah penawaran kecil kepadanya, sebagai ganti membebaskan diriku ini,"


Zisk merasa sangat tidak mampu melawan musuh nya dan menyarankan mereka berdua untuk tidak melawan langsung.


"Kita mungkin sudah kehilangan separuh kekuatan kita dari serangan tersebut, tapi rencana tetap harus di jalankan," jagar tetap melanjutkan tekad dalam penyerangan berikutnya.


"Sekarang apa yang harus kita lakukan sekarang, kita mungkin membutuhkan rencana cadangan jika sewaktu-waktu rencana utama kita gagal sepenuh nya," balas belia dari perkataan jagar.


Mereka berdua berfikir dengan keras menyusun suatu rencana baru yang akan memenangkan pertempuran. seseorang datang dari balik pintu itu sambil mengatakan sesuatu kepadanya.


"Tidak perlu rencana cadangan, kalian hanya perlu menyerangnya secara langsung sekarang juga," ucap pria di belakang pintu itu.


"Benar juga, tapi siapa yang barusan tadi bilang, bukan kah hanya ada kita bertiga di dalam ruangan ini!" jagar bingung dengan siapa dirinya berbicara.


"Sudah aku bilang bukan, tidak perlu rencana cadangan untuk menyerang, karena aku secara suka rela datang menemui kalian secara langsung bagaimana? kawan!" Kanzaki Rito datang dari balik pintu sambil membawa pedang suci replikanya.


"Pedang itu! kau seorang pahlawan bukan. Hahaha.... sungguh aku beruntung bisa bertemu secara langsung dengannya. Dengan ini! rencana untuk membunuh pahlawan akan segera di mulai," ambisi dan misi yang di berikan oleh raja iblis untuk membunuh pahlawan yang baru saja terlahir di dunia.


"Kau sungguh bodoh datang di ke sini tanpa membawa pasukan mu, terlebih kau hanya sendiri dan sudah terkepung sekarang. Sebaiknya kau menyerah sekarang juga!" tegas belia kepada Kanzaki Rito yang masih berdiri di hadapan nya.


Zisk yang merasa ketakutan perlahan menjauh dari mereka bertiga, dirinya secepat mungkin melarikan diri dari ancaman yang bisa membuatnya mati seketika jika melawan nya.


"Apa kalian tidak tahu kenapa aku bisa menemukan kalian dengan cepat bukan?" Kanzaki Rito menunjukan tawa miliknya sambil mengintimidasi lawan nya.


"Oh, benarkah! tapi sayangnya kau sudah berakhir sekarang," jagar berhasil menusuk tubuh Kanzaki Rito di bagian dada nya tapa di ketahui olehnya.


"Ah, benar-benar sial!" Kanzaki Rito terjatuh di saat ia terkena tusukan di dadanya.


"Zisk! ini kah yang kau maksud dengan musuh yang sangat kuat, lihat lah dia sekarang sudah mati di tanganku," jagar menginjak-injak kepala Kanzaki Rito.


"Entahlah, aku masih kurang yakin!" Ziskasih terlihat ketakutan dan semakin menjauh dari mayat Kanzaki Rito.


"Dasar anak lemah, kah sudah banyak bermalas-malasan tanpa berlatih setiap hari!" kritik jagar kepada anaknya yang lemah.

__ADS_1


"Apa sebaiknya kita bakar saja mayatnya? atau harus apakah mayat ini sekarang," belia bingung untuk menyingkirkan mayat Kanzaki Rito.


Tiba-tiba tangan kanan Kanzaki Rito bergerak sedikit sampai menyentuh bagian kaki jagar yang sedang menginjaknya.


"Kenapa kau masih hidup! seharusnya kau sudah mati sekarang. Lepaskan tangan mu dari kaki ku sekarang!" jagar berusaha melepaskan cengkeraman tangan milik Kanzaki Rito.


"Apa kau tahu? aku ini abadi, terlebih lagi darah ku ini sangat beracun tahu tidak hah!" tangan Kanzaki Rito semakin kuat cengkeramannya sampai tulang jagar terdengar di telinga mereka.


"Kenapa kau hanya diam? cepat kau bantu aku sekarang!" tegas jagar kepada teman nya yang sedang diam di tempat.


Ok-ok! kukira kau hanya main-main tadi," belia menarik pedang miliknya, sekaligus menebas tangan kanan Kanzaki Rito terlepas dari bagian nya.


"Dasar bodoh! sudah aku bilang tadi," ucap Kanzaki Rito yang masih berpura-purw kalah.


Darah yang keluar dengan cepat mengenai beberapa bagian tubuh lain seperti wajah dan kaki.


Belia dan jagar yang sudah terkena tetesan dari yang keluar dari bagian tangan yang terpotong olehnya, membuat kulit mereka berdua secara langsung terbakar dengan cepat sampai memunculkan asap di bagian kulit yang terkena darah Kanzaki Rito.


Ketika mereka berdua sedang panik, dalam sekejap tangan kanan Kanzaki Rito yang terputus secara langsung menumbuhkan bagian telapak tangan yang baru, tetapi bagian telapak tangan yang sudah terpotong sampai terpisah sebelumnya masih ada di tempat tersebut.


Perlahan dengan cepat kulit mereka berdua sudah hampir terkikis oleh darah milik Kanzaki Rito hingga terlihat bagian tulang nya.


"Sepertinya sudah cukup bermain-main! semoga kau selamat, dan cobalah tetap hidup," Kanzaki Rito bangun dan meninggalkan mereka berdua di tempat.


"Siapa kau? apa yang kau lakukan di ruangan rapat?" seluruh pasukan mengacungkan senjatanya di hadapan Kanzaki Rito.


"Karena aku sedang dalam mod bagus! kuberi kalian kesempatan untuk meninggalkan tempat ini sekarang, mungkin saja aku akan membiarkan kalian selamat jika pergi dari sini,"


Kanzaki Rito memberikan penawaran miliknya kepada seluruh pasukan musuh yang sedang menghadangnya, tetapi seluruh pasukan tersebut masih tetap menjaga dan mengacungkan senjatanya di hadapan Kanzaki Rito sekarang.


"Hah, jangan salahkan aku kalau kalian tiba-tiba bangun dari dunia lain. Flesh-eating insects, kuserahkan mereka kepada mu, aku mau kembali ke sana segera mungkin dan melanjutkan tidur indahku," ucap Kanzaki Rito sambil membersihkan bagian mata miliknya.


[Siap tuan, akan kubereskan dengan cepat sekarang!]


Seluruh pasukan Flesh-eating insects keluar dari dalam bayangan Kanzaki Rito, pasukan itu mulai menyebar dan memakan habis seluruh pasukan yang ada di tempatnya, termasuk seluruh aset tempat seperti tenda pengobatan, ruang rapat dan tempat peristirahatan pasukan musuh.


Dalam hitungan menit seluruh tempat markas musuh sudah menghilang tanpa jejak, tanpa meninggalkan sedikit bangunan yang berdiri di atas tanah, tidak ada mayat ataupun hal lain yang terlihat oleh Kanzaki Rito sekarang.

__ADS_1


[Maaf menunggu lama tuan! serangga yang mengganggu tuan, sudah aku habisi]


"Terima kasih Rego, sekarang kalian bisa kembali lagi ke dalam bayangan ku sekarang, maaf sudah memanggil kalian dua kali," ucap Kanzaki rito sambil menunggu seluruh pasukan Flesh-eating insects itu masuk kedalam bayangan miliknya.


[Tidak masalah! ini sudah kewajiban aku sebagai pelayan setia tuan]


Seluruh pasukan Flesh-eating insects sudah sepenuhnya masuk kedalam bayangan Kanzaki Rito.


Kanzaki Rito kembali ke tempat penjagaan miliknya untuk tidak di curigai oleh para petualang lain.


Bersambung....


Informasi status window Kanzaki Rito saat ini...


Nama: Kanzaki Rito.


Ras: Chaos Human.


Class: Chaos Hero


Statistik:


STRENGTH: A / DEXTERITY: A / VITALITY: C / MANA: B / MAGIC: B / REFLEX: A /ENDURANCE: A


Afinity element: - Kegelapan/bayangan


Ice Resistensi: level 10


Poison resistensi: level 10


Skill:  Shadow control, Summon chaos dragon, God Creafting, Blood poison, Summon Flesh-eating insects, Immortal, Confused, Warp.


Sihir: Black fire.


Blessing: Chaos dragon ability.


Cursed:

__ADS_1


__ADS_2