Become A Hero

Become A Hero
Senjata Buatan Dwarf 'Gats'


__ADS_3

Di pegunungan Loges, kerajaan dwarf....


Kerajaan yang di bangun di dalam pegunungan Loges oleh para dwarf terdahulu, mereka yang berkelana ke berbagai benua akhirnya menetap dan membangun tempat tinggal mereka di tempat tersebut.


Perlahan tempat yang di bangun mulai di huni oleh para dwarf, di mulai dari desa sampai menjadi kerajaan saat ini.


Gats dari tiga bersaudara yang memiliki kemampuan membuat suatu barang yang belum pernah di buat, dari berbagai material yang belum pernah di coba bahkan dari teknik pembuatan miliknya yang tidak bisa di bandingan dengan dwarf lain.


Di suatu hari sebelum kejadian, gats secara tidak sengaja menemukan material yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


Karena kebiasannya yang selalu mencari sendiri material yang di inginkan nya, dirinya selalu berkelana untuk di berbagai tempat, dan tempat terakhir yang di kunjungi nya adalah sebuah tempat yang sangat luas, hanya bebatuan yang ada, tetapi di sisi tengah dari tempat itu berlubang sangat dalam sampai menyentuh sisi terbawah.


Gats mulai menuruni tempat itu secara perlahan menggunakan peralatan yang ada, sampai di titik dimana dirinya sudah tidak bisa di jangkau lagi.


Batuan material yang sangat bersinar dengan warna hitam di sisi kiri dan di sisi kanan berwarna putih.


Ia mengumpulkan barang tersebut sebanyak mungkin sebelum kembali ke permukaan, secara bersamaan sebuah kotak tua yang berisi sebuah blue print senjata kuno beserta panduan pembuatannya dengan bahasa yang tidak bisa di pahami olehnya.


Beberapa hari setelah menemukan batuan material....


Gats melanjutkan pembuatan senjata sesuai blue print yang di dapatkannya sebelumnya, dia melakukan berbagai macam kegagalan sampai berhari-hari bahkan sampai berbulan-bulan lama nya.


Setelah dirinya hampir menyelesaikan maha karyanya, seseorang yang mendengar rumor dirinya yang sedang membuat senjata yang sangat kuat itu sampai membuat mereka iri dan menginginkannya dengan berbagai macamĀ  cara.


Gats terbunuh setelah menyerahkan nya kepada adiknya, untuk menyembunyikan barang tersebut dari mereka yang menginginkan nya, karena dia tahu betul bahwa hari itu akan menjadi hari akhir dirinya.


Workshop miliknya di hancurkan oleh mereka untuk menghilangkan barang bukti pembunuhnya yang di lakukan nya.


Adik dari gats berlari menjauh sebelum mereka menyadarinya selama satu hari berlalu, pada akhirnya dirinya menjadi target pembunuhan kepada guild pembunuh yang di sewa oleh mereka.


Itulah yang di ceritakan oleh dwarf itu kepada Kanzaki Rito beserta teman nya yang sedang melintas memasuki kawasan pegunungan Loges di kerajaan dwarf.


Mereka yang tampak bosan mendengar cerita yang cukup panjang dari dwarf itu sampai membuat mereka setengah tertidur saat mendengarkan nya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian....


"Kenapa kau menyembunyikan wajah mu dengan sebuah kain? ini pakailah, ini jauh lebih baik dari selembar kain itu!" ucap kanzaki Rito sambil memberikan topeng kepada dwarf tersebut.


"Dari mana kamu mendapatkan topeng itu? perasaan kita tidak pernah membeli topeng itu sebelumnya!" ucap Ichiro sambil memperhatikan topeng itu dari dekat.


"Hanya sebuah topeng! kenapa kalian malah membuat situasi ini menjadi berat?" balas koyuki kepada Ichiro.


"Terima kasih, sekarang aku bisa merasa sedikit aman sekarang," dwarf itu langsung memakai topeng di wajahnya.


"Sekarang apa yang akan kau lakukan dengan barang dia tanganmu? lebih baik kau sembunyikan nya sekarang, sebelum mereka menyadari keberadaan mu," saran Kanzaki Rito untuk dwarf yang berada di depan nya.


"Tidak perlu khawatir, kain tadi akan aku gunakan sebagai penghalang untuk menyembunyikan barang tersebut, lebih tepatnya ku sembunyikan di balik kain ini," balas dwarf itu kepada Kanzaki rito.


"Di sini sedikit ramai, apa kalian ingin mencari tempat tinggal sementara terlebih dulu atau gimana?" ucap Ken yang merasa sedang di awasi oleh seseorang.


"Bagaimana kalau ke tempat tinggal aku sekarang, mungkin di sana tidak semewah atau sebagus di tempat kalian menginap sebelumnya, tapi kurasa itu cukup untuk kalian semua?" dwarf itu menyarankan tempat tinggal mereka.


"Antarkan kita ke sana, lebih baik dari pada tidak mendapatkan tempat tinggal sementara sekarang!" Kanzaki Rito menerima saran dan menyuruh dwarf itu mengantarkannya.


"Masuk lah," dwarf membuka kan pintunya.


"Kau sudah kembali rupanya, aku tunggu di sini sudah satu hari tahu tidak!" dwarf itu meminum bir di gelas besar miliknya.


"Kakak, kapan kamu pulang tadi? di sini sangat berbahaya sekarang!" tegur kakak nya yang sedang menikmati bir di tangan nya.


"Apa yang kau bicarakan? aku di sini sudah satu hari penuh tinggal dan tidak terjadi satupun yang kau bilang tadi," balas kakak itu kepada adiknya.


"Kau kan!" Ken menunjuk jarinya di depan dwarf yang sedang bersandar setelah meminum bir cukup banyak.


"Oh, ternyata kalian rupanya, kemarilah dan bergabunglah di pesta minum ku sekarang!" kakak dwarf itu mengajak Kanzaki Rito beserta temannya untuk ikut menemaninya minum bir.


"Maaf paman G, kita masih di bawah umur untuk minum bir itu sekarang!"

__ADS_1


Mereka menolak ajakan G secara bersamaan, Kanzaki Rito beserta lainnya pergi ke 2 kamar yang sudah tidak terpakai lagi, sedangkan adik dwarf tersebut menemani kakaknya untuk minum bir bersama.


"Apa kakak tahu tentang Kakak gats sekarang? kakak sudah....!" ucap adik dwarf yang sedikit ragu di ucapan terakhirnya.


"Aku tahu! dia sangat sulit untuk di tegur sebelum hari kematian nya tiba," ucap G sambil melanjutkan minum nya.


"Apa yang kakak G lakukan sekarang? apa akan membuat sesuatu senjata baru?" balas adik dwarf itu sambil bertanya tujuan G sebenarnya.


"Sebelum kau bertanya itu, kenapa kau tidak memperlihatkan karya kakak kita di atas meja ini sekarang," G bertanya balik kepada adiknya.


"Tunggu sebentar!" adik dwarf itu menutup semua pintu, jendela dan menaruh barang tersebut di atas meja.


"Senjata apa ini? aku tidak pernah melihatnya seperti ini! bagaimana cara menggunakan nya? apa kamu tahu caranya?" G terus bertanya-tanya kepada adiknya.


"Maaf, aku hanya di suruh untuk membawanya, terlebih lagi waktu itu sangat tipis untuk kakak menjelaskannya secara detail," adik dwarf itu sedikit menyesal karena tidak mempunyai bakat seperti kedua kakaknya.


"Apa yang kalian lihat di atas meja? itu kan seperti!!"


Kanzaki Rito yang baru saja selesai menaruh barang miliknya, ia datang ke ruang tamu untuk bertanya kepada adik dwarf tersebut, secara tidak sengaja melihat dan menduga bahwa barang tersebut sangat familiar di pikiran nya.


"Entahlah! aku saja tidak paham dengan bentuk senjata ini, apa kamu tahu dengan ini?" G masih penasaran dengan barang tersebut dan bertanya balik kepada kanzaki Rito.


"Hmm, boleh aku meminjamnya sebentar," ucap Kanzaki Rito sambil memastikan apa barang itu benar sesuai tebakan nya.


"Silahkan, apa yang akan kau lakukan dengan barang setengah jadi itu?" adik dwarf itu memastikan tingkah laku Kanzaki Rito saat memegang barang tersebut.


"Apa ini bisa menembak kan sesuatu seperti bola api?" tanya Kanzaki Rito kepada mereka berdua.


"Kurang tahu juga, tapi kata kakak gats, benda ini di buat dari material batuan bercahaya hitam dan putih di kedua sisinya. Di saat kakak Gats mencobanya, barang itu tidak berfungsi dengan baik dan di jadikan produk setengah jadi," ucap adik dwarf itu sambil menjelaskan asal-usul pembuatan senjata tersebut.


"Jangan-jangan!!"


Kanzaki Rito sudah memastikan apa yang di pegang ya, dengan sedikit bantuan petunjuk yang di berikan oleh adik dwarf tentang batuan bercahaya hitam dan putih yang melambangkan kegelapan dan kesucian pada batu tersebut.

__ADS_1


Apa yang akan Kanzaki Rito lakukan pada barang itu? sesuatu kejadian besar akan terjadi di tempat dirinya berada!


Bersambung.....


__ADS_2