Become A Hero

Become A Hero
Kerajaan Dwarf


__ADS_3

"Berhenti!! serahkan benda yang ada di tangan mu!!" ucap pria pembunuh  yang mengejar dwarf itu.


"Enak saja kau bilang! ini adalah peninggalan saudaraku yang kau bunuh! jika saja waktu itu tidak ada halangan seperti membunuh saudara ku, mungkin benda ini sudah sangat sempurna sekarang!" balas dwarf itu yang berteriak histeris saat melarikan diri.


"Cihh! kita tidak di bayar untuk membuang-buang waktu, kalian berpencar lah menjadi tiga arah, jaga agar dwarf itu tidak bisa meloloskan diri dengan mudah!" ucap pria pembunuh itu sangat jengkel karena menghabiskan waktu yang terlalu lama mengejar nya.


"Hah! kemana 2 pria pembunuh itu pergi?" dwarf itu tetap berlari menghiraukan 2 pria pembunuh yang hilang tersebut.


Dwarf yang panik terus berlari tanpa melihat sekeliling jalan, tepat di ujung jalan yang di lalui olehnya, 2 pembunuh yang sudah menghadang kedatangan dwarf yang sedang melintas tepat di bawah mereka berdua.


Kedua pembunuh itu melompat sambil mengeluarkan pisau di kedua tangannya tepat saat dwarf itu melewatinya.


Dengan cepat atau juga secara tidak sengaja, dwarf itu tergelincir dan berguling lurus tanpa henti, sampai membuatnya terjatuh dari ketinggian.


"Sial! apa sekarang dia benar-benar mati? sebaiknya kita segera mengambil barang pesanan kita di bawah sana! kenapa tugas kita selalu tambah merepotkan.


Dwarf yang terjatuh itu berteriak keras sambil memegang erat benda yang berada di dada nya.


Kecepatan yang semakin cepat saat dirinya terjun dari atas tebing menuju ke bawah tepat Kanzaki Rito beserta teman nya yang sedang mempersiapkan keberangkatan mereka kembali.


Suara benturan dan ledakan dari dwarf yang menghantam tanah di belakang mereka. Untung saja dwarf itu memiliki fisik yang kuat karena kebiasaan nya yang selalu melakukan pekerjaan keras seperti menempa atau di bidang yang saling berhubungan.


Banyak orang yang iri dengan kemampuan saudara dwarf tersebut, sehingga beberapa kalangan lain yang ingin mencuri karya miliknya.


Semua barang yang di buat saudara dwarf sebelumnya selalu gagal saat dalam percobaan  pertamanya, tapi anehnya mereka malah mencuri karya gagal tersebut entah apa yang di inginkan nya.


Karya buatan yang hampir sempurna dalam beberapa langkah lagi, karya terakhir yang di buat pada masa hidupnya, karya terbaik yang di buatnya saat sebelum dirinya di bunuh dan menyerahkan karya buatannya kepada saudara adiknya.

__ADS_1


Sang adik dwarf yang masih belum mahir membuat suatu karya buatannya sendiri, di tugaskan dari kakak nya untuk membawa barang buatan nya ke tempat yang aman.


Adik dwarf itu harus memilih salah satu tugas yang di berikan olehnya, menyembunyikan nya atau membawanya dan di berikan kepada orang sudah kau percayai.


Itulah mengapa dirinya di incar secara terus menerus selama beberapa hari dalam pengejaran nya.


"Siapa kau?"


Kanzaki Rito beserta teman nya mengeluarkan senjata miliknya di hadapan sesosok yang terjatuh dengan keras di atas tanah.


"Tu-tunggu sebentar! biarkan aku membersihkan diri terlebih dahulu dari tanah yang menempel," ucap dwarf itu sambil membersihkan pakaian nya.


"Dwarf! kenapa dia ada di daerah sini?" Lina mengetahui siapa dirinya.


"Karena aku sedang....!" dwarf lari ke arah Kanzaki Rito beserta teman nya.


"Tidak! kau tidak berhak mengambil nya dari ku!" dwarf itu menolak sambil bersembunyi di balik Kanzaki Rito.


"Apa kau tidak tahu malu bersembunyi karena masalah pribadi mu?" tegur Kanzaki Rito kepada dwarf yang se'enaknya melempar masalah miliknya ke orang lain.


"Demi keamanan ku, apapun itu pasti akan ku lakukan!" ucap dwarf yang bangga akan tekad bertahan hidup nya.


"Kau ini sungguh....!" balas Kanzaki Rito kepada dwarf.


"Apa kau teman nya? sial, kenapa kita selalu menambah masalah yang ada sekarang? ku bunuh kalian sekarang juga," ucap pria pembunuh itu yang bersiap menyerang kapan pun dia ingin.


"Apa kau serius? ku beri kau satu saran, pergi sekarang juga dan kau akan selamat," ucap Kanzaki Rito sambil memerintahkan beberapa Flesh-eating insects untuk membunuh sekelompok para pembunuh secara diam-diam tanpa di ketahui oleh teman nya.

__ADS_1


"Kau memang punya nyali juga! kalian hanyalah anak yang masih belum paham dengan dunia kita! bersiaplah untuk mati sekarang," ucap pria pembunuh yang siap menyerang Kanzaki Rito.


Hahaha.....!!


"Aku sendiri saja sudah cukup untuk membunuh kalian sekaligus tanpa harus menggerakkan tubuh ku ini! apa kalian penasaran?" ucap Kanzaki Rito yang penuh dengan percaya diri sambil memainkan kemampuan miliknya.


Hehe....!!


"Kau bisa bercanda rupanya! coba buktikan sekarang juga, ku hitung dalam 10 detik, jika tidak bisa membuktikannya aku akan membunuh mu secara tragis mengerti!" tatapan membunuh dari pria pembunuh itu semakin kuat.


"Ok dan lihatlah dengan baik-baik. Dalam hitungan ketiga kalian semua akan mati sekarang juga, 1, 2, 3!" ucap Kanzaki Rito sambil memerintahkan Flesh-eating insect untuk membunuhnya sekarang juga.


Dalam satu perintah, dalam satu gerakan Flesh-eating insects di bagian leher lawan. Mereka semua mati di saat Flesh-eating insects itu memakan bagian leher sampai setengah bagian nya, sehingga mereka sangat kesulitan bernafas dan dalam hitungan detik mereka mati kehabisan nafas.


"Koyuki beserta lainnya tiba-tiba terkejut dan ketakutan melihat sesuatu yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.


Mereka bertanya-tanya bagaimana kanzaki Rito bisa membunuh kelompok pembunuh itu tanpa harus menggunakan tangan dan kakinya, termasuk sihir yang ia gunakan tidak di pakai sama sekali.


Dwarf yang berhasil selamat dari kejaran para pembunuh itu berterima kasih kepada mereka yang sudah menyelamatkan nya, tetapi kejadian tersebut malah akan semakin menjadi tidak terkendali bahkan keinginan dari penyewa jasa pembunuh itu tidak akan tinggal diam saja untuk mendapatkan apa yang di inginkan nya.


Setelah selesai menguburkan mayat dari kelompok pembunuh itu, mereka melanjutkan perjalanan nya ke arah yang sudah di tentukan, tetapi entah kenapa dwarf itu ikut ke dalam rombongannya tanpa izin kepada mereka.


Karena sudah terlanjur melewati jalan yang sangat jauh sebelum sampai di tujuan terdekat, kanzaki Rito yang sesekali membuka peta miliknya untuk menentukan lokasi mereka berada.


Dwarf yang secara tidak sengaja melihat isi map tersebut, secara tidak terduga tempat pertama yang harus mereka lewati adalah tempat para tinggal dwarf berada.


Dengan sangat yakin dirinya memberitahukan kepadanya jalan tercepat ke tujuan mereka, dwarf menunjukan beberapa arah dari peta tersebut dan menjelaskan bagian mana saja mereka yang harus lewati untuk sampai pada tujuan nya.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2