Become A Hero

Become A Hero
Artefak Null Dan Pertemuan Dewa


__ADS_3

Beberapa orang yang sudah puas dengan hasil lelang sebelum nya, mulai merapatkan kursi mereka di lelang barang terakhir.


Barang itu di jaga ketat oleh beberapa orang yang terampil bertarung di sisi panita tersebut, saat memasuki panggung pelelangan.


"Maaf sudah menunggu lama para peserta hadirin sekalian. Kali ini tanpa basa-basi lagi karena waktu sudah hampir menjelang tengah malam hari ini, kita mulai saja dengan barang lelang yang terakhir," ucap gel kepada mereka semua.


Meja yang di tutupi oleh kain secara perlahan di buka dan memperlihatkan barang lelang terakhir kepada para peserta.


Bentuk barang lelang terakhir tersebut seperti sebuah artefak berbentuk kotak yang bisa di genggam dengan tangan.


Artefak itu bisa menyerap mana pada seseorang yang memegangnya, terkadang benda itu pernah sesekali di hancurkan oleh seseorang yang penasaran dengan isi kotak tersebut, tapi pada akhirnya benda itu tetap utuh walau sudah di hancurkan berkali-kali.


Artefak itu bernama Null, karena mereka tidak tahu apa fungsi sebenarnya dari barang tersebut hingga saat ini.


Banyak ahli yang sudah pernah meneliti Null dengan berbagai macam teori dan pemahaman dari catatan di masa lalu, mereka sedikit menemukan bahwa Null sudah ada pada tahun 1000 tahun yang lalu.


Gel memulai lelang terakhir dengan penawaran pertama sebesar 100 koin gold.


Banyak peserta yang kecewa dengan barang lelang terakhir, ada juga beberapa dari peserta lain yang masih ingin mengikuti lelang terakhir tersebut.


Karena mereka masih ragu dengan hasil dari barang lelang terakhir tersebut. Mereka hanya menawar barang itu paling besar 800 koin emas.


Di saat hitungan mundur saat peserta lain tidak menawar lagi, Kanzaki Rito tiba-tiba mengangkat tangan nya ke atas sambil menawar barang lelang terakhir tersebut sebesar 850 koin emas.


Tidak ada peserta lain yang menawar setelah kanzaki Rito, para peserta lain tampak pasrah dengan apa yang mereka tidak dapat pada acara terakhir lelang.


"Sayang, apa kau yakin akan menghabiskan pada barang yang kita tidak tahu apa itu?" ucap Lina kepada Kanzaki Rito tentang keputusan nya.

__ADS_1


"Lina benar, uang saja kita tidak cukup untuk membayar barang lelang itu," tetsuya merasa panik setelah kanzaki Rito menawar dengan jumlah uang yang melebihi sisa uang mereka.


"Kita bahkan tidak mempunyai peralatan mahal untuk di jual," Ken memperlihatkan kondisi krusial kepada Kanzaki Rito.


"Kalian tenang saja, aku mempunyai sisa uang yang aku miliki sekarang, tentu uang perjalanan kita tidak akan di pakai untuk membeli barang lelang itu," balas Kanzaki Rito sambil menjelaskan maksud niat nya untuk menawar barang lelang terakhir.


"Perasaan kita selama perjalanan sebelum nya, tidak pernah melihat kamu memiliki uang sebesar itu," balas Tetsuya kepada Kanzaki Rito untuk membenarkan perkataan nya.


"Hmm, gimana harus menjelaskan nya! singkat nya, aku pernah menemukan sekotak harta yang berisi koin emas di dalam nya," Kanzaki Rito mencari alasan yang masuk akal untuk mengelabui Tetsuya beserta mereka.


"Apa sudah tidak ada yang menawar lagi sekarang? kalau begitu barang lelang terakhir jatuh kepada peserta VIP nomor 1. terima kasih sudah ikut berpartisipasi selama acara lelang ini berlangsung," ucap gel sambil menutup acara lelang tersebut.


1 hari kemudian setelah acara lelang selesai....


Kanzaki Rito yang sedang berada di kamar sendirian, ia sedang mengamati artefak Null tersebut secara seksama selama 1 jam penuh, tapi tidak ada hasil yang di dapat tanpa melakukan apapun dengan artefak Null tersebut.


"Hei bocah bodoh, lihat baik-baik pola ukiran pada barang yang kau pegang sekarang," chaos dragon memberikan sedikit petunjuk kepada Kanzaki Rito.


"Hah, apa yang kau bicarakan? oh benar, ada pola di sebelah sini," balas Kanzaki Rito yang pikiran nya teralihkan dengan pola di artefak Null tersebut.


"Itu adalah lambang dewa, tapi aku tidak tahu dewa mana itu," chaos dragon sedikit menjelaskan sedikit tentang pola pada barang yang di pegang oleh Kanzaki Rito.


"Dewa! tapi sebelum itu, kenapa kau akhir-akhir ini jarang berbicara sekarang?" tanya Kanzaki Rito yang penasaran tentang chaos dragon.


"Itu....! tentu saja untuk memulihkan kekuatan ku sekarang. Baru-baru ini sudah terkumpul sebanyak 20% semenjak memakan jantung naga sebelum nya," balas chaos dragon kepada Kanzaki Rito tentang kondisi dirinya sekarang.


Chaos dragon yang hanya mengawasi Kanzaki Rito di balik bayangan nya, ia merasa bahwa Kanzaki Rito sudah berada pada puncak kebuntuan untuk memecahkan masalahnya.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian....


"Kau ini! sudah lah. Akan ku beri tahu cara untuk membuka kotak yang di pegang oleh mu sekarang. Menurut ingatan ku selama beberapa ratus tahun yang lalu, mungkin. Coba masukan kekuatan dalam, mana, dan aura secara bersamaan ke dalam kotak tersebut," ucap chaos dragon yang memberikan arahan secara langsung kepada Kanzaki Rito.


"Untuk kekuatan dalam, sepertinya aku belum mendapatkan nya. oh, bagaimana kalau hanya 2 saja yang aku alirkan ke dalam artefak Null itu," Kanzaki Rito mencari cara lain karena dirinya belum bisa menggunakan kekuatan dalam milik nya.


"Terserah kau saja. Aku akan melanjutkan waktu istirahatku sambil mengumpulkan kekuatan secara perlahan," chaos dragon perlahan lenyap tanpa suara di dalam bayangan Kanzaki Rito.


"Kalau begitu, waktu nya mencoba sekarang juga!" Kanzaki Rito mulai mengalirkan mana dari tangan kiri, sedangkan tangan kanan di aliri dengan aura miliknya.


Pola dewa itu mulai bereaksi secara langsung saat kedua mana dan aura di satukan ke dalam satu aliran.


Sebuah cahaya yang terang menyinari seluruh ruangan yang sedang di gunakan Kanzaki Rito sekarang.


Tetsuya beserta yang lain nya tampak terkejut dan berlari secepat mungkin ke sumber cahaya berasal.


Ketika mereka hendak masuk ke dalam saat pintu ruangan itu di buka oleh Ichiro. Tampak tidak ada seseorang, atau pun jejak yang tertinggal selama di dalam ruangan tersebut.


Mereka yang menyadari bahwa Kanzaki Rito yang sebelum nya beristirahat di dalam ruangan, tiba-tiba menghilang tanpa hawa keberadaan nya, seakan-akan lenyap di dunia.


Mencari di setiap sudut ruangan, mulai dari ruangan dari sumber suara, sampai seluruh area tempat mereka tinggal sementara ikut di periksa, jika Kanzaki Rito masih berada di tempat tersebut.


Lina dan Yui yang tampak khawatir dengan Kanzaki Rito mulai mencari tanpa kenal lelah sampai mereka berdua terbaring pingsan saat mencari selama 2 jam penuh tanpa henti.


Entah di mana Kanzaki Rito berada saat ini, tempat yang luas tanpa ada satu pun barang atau pun makhluk hidup yang tinggal. Tidak lama kemudian, Kanzaki Rito bertemu dengan sosok misterius yang mengaku dirinya dewa kepada nya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2