Become A Hero

Become A Hero
Persiapan Turnamen Kerajaan Delona


__ADS_3

Di kerajaan Delona, ruang kerja raja.


"Hah, setelah meninggalkan kerajaan selama beberapa hari saja. Kenapa semua surat ini sudah menumpuk banyak di atas meja! terlebih aku harus segera mempersiapkan turnamen di kerajaan ini!" gumam raja Edward Elgris dengan air mata mengalir di wajah nya sambil menandatangani surat dan dokumen di atas meja.


Pintu ruang kerja raja terbuka, Kanzaki Rito dan 2 anak kecil datang menemaninya di hadapan raja Edward Elgris.


"Ayah, ini dia yang aku rekomendasikan untuk ikut ke dalam acara turnamen nanti," ucap Kanzaki rito.


"Apa ini? jangan bercanda, 2 anak ini mana bisa mewakili kerajaan delona, tapi siapa anak yang berambut hijau itu?" tanya raja Edward Elgris.


"Ayah, ini adalah saudaraku, nama nya adalah Zena Elgris," jawab Halena Elgris sambil memperkenalkan Zena Elgris di hadapan raja Edward Elgris.


"Lah, kenapa ada nama Elgris di belakang nya!" raja terkejut setelah mendengar nama belakang nya.


"Benar ayah, dia adalah anak angkat ku sekarang, tapi jangan salah, dia kedua anak ini sangat kuat, bahkan seluruh penantang di kerajaan ini saja mungkin tidak mampu melawan nya," ucap Kanzaki Rito kepada raja.


"Astaga! keluarga ku bertambah lagi!" balas raja yang sedang mengelus dahi di kepalanya.


"Besok kita akan segera mengadakan turnamen, untuk tempatnya bisa di laksanakan di tempat pelatihan prajurit. Teman-teman ku yang sedang mengurus pendaftaran orang yang akan ikut serta," ucap Kanzaki Rito sambil menyeringai wajah nya.


"Ok, besok aku akan melihat kedua anak ini tampil, tapi bisakah Rito panggil istriku sekarang, aku sedang membutuh kan bantuan nya segera," balas raja yang menyandarkan tubuh nya di atas meja.


"Baik, nanti aku akan panggilkan," ucap Kanzaki Rito sambil meninggalkan ruang kerja raja dan memanggil istri raja Edward Elgris.


Beberapa menit kemudian....


"Ya, ada apa sayang?" istri datang menghampiri nya.


"Bisakah aku meminta tolong untuk membantu membereskan dokumen ini, dan apa kamu tahu tentang anak yang rambut nya berwarna hijau?" tanya raja Edward Elgris.


"Oh, anak itu! tentu saja, dia sangat menggemaskan seperti Halena Elgris, dan terlihat dengan tinggi badan nya juga sama!" jawab istri nya yang bersemangat dengan kedua anak angkat kanzaki Rito.


"Sepertinya kamu sangat menyukai nya," ucap raja Edward Elgris.


"Sudah, jangan banyak bicara lagi, cepat selesaikan semua dokumen ini, dan segera kita temui mereka nanti besok," tegas istrinya sambil menyandarkan tubuhnya ke raja Edward Elgris.


Di lain sisi, tempat pendaftaran turnamen....


Akira, Ichiro, Ken, Koyuki, dan Tetsuya, masing-masing duduk untuk mendaftarkan calon peserta dalam turnamen yang akan diadakan besok hari.

__ADS_1


Mereka yang terlihat lelah, lemas, dan kurang bertenaga karena terlalu lama berdiam diri di tempat nya.


Setelah satu hari sebelum pendaftaran di mulai, mereka menyebarkan informasi terlebih dahulu ke berbagai tempat di lokasi kerajaan delona.


"Hei Ken, apa kau tidak bosan melakukan ini?" tanya Ichiro.


"Tentu saja bosan, tapi ini sudah perintah raja, mau bagaimana lagi!" jawab Ken.


"Kita sudah terjebak di kerajaan ini sebagai kesatria, seharusnya kita meningkatkan pengalaman pertempuran sebanyak mungkin, dan memperbanyak kemampuan kita saat ini," ucap Ichiro dengan nada rendah sambil menghela nafas nya.


"Kalian berdua selalu saja mengeluh, terlebih lagi kenapa kalian memberikan pekerjaan kalian kepadaku. Kenapa kalian menutup pendaftaran nya!" tegas koyuki yang sedang kesal dengan mereka berdua.


"Aku malas!" balas Ken.


"Aku sedang tidak bersemangat," balas Ichiro.


Koyuki menangis yang terus-terus menambah jumlah beban pekerjaaan dari kedua orang malas tersebut.


"Tolong Tetsuya, apa bisa menyuruh mereka bekerja lagi?" tanya koyuki Yang sedang kesal.


"Itu mustahil," jawab Tetsuya dengan singkat.


"Kalian berdua sangat berani bertindak, aku hanya diam melakukan tugas ini tanpa henti. Tolong bantu kerja ini cepat selesai orang malas!" gumam Akira dalam hati sambil meneteskan air mata nya.


Kanzaki Rito datang bersama Halena Elgris dan Zena Elgris di hadapan mereka.


"Kenapa kalian bermalas-malasan seperti itu?" tanya Kanzaki Rito.


"Hei, apa kau tahu penderitaan kita sekarang? sedangkan kau hanya pergi kesana kemari yang tidak jelas kemana kau pergi!" tegas Ken kepada Kanzaki Rito.


"Bagaimana kalau begini saja, setelah menyelesaikan pendaftaran ini, kita akan mengadakan acara makan, tentu ada daging bakar dan beberapa makanan lain di sana nanti," ucap Kanzaki Rito sambil memberikan janji kepada mereka.


"Hah! pesta, jangan lupa janji itu. Semua yang ingin mendaftar bisa datang ke sini segera," balas Ken sambil membuka papan pendaftaran nya.


"Untuk Makanan!" tegas Ichiro sambil membuka papan penulisan nya.


Barisan yang terlalu panjang, sekarang perlahan sudah berkurang seiringan waktu berlalu.


Pekerjaan yang di perkiraan akan selesai dalam 2 jam lagi, malah lebih cepat dari apa yang pikirkan.

__ADS_1


"Oh nya, siapa anak ini yang berambut warna hijau?" tanya Tetsuya.


"Ya benar, siapa dia?" tanya koyuki.


"Dia adalah anak ku, memangnya siapa lagi," jawab Kanzaki Rito dengan santai nya berbicara.


"Hahaha.... yang benar saja!" ucap Ken.


"Itu benar," tegas Kanzaki Rito.


"Hah, sudahlah, aku malas untuk berdebat," ucap koyuki dengan nada rendah.


Tiba-tiba suasana menjadi hening tanpa ada yang memulai pembicaraan nya.


"Apa kita segera kembali saja?" tanya Kanzaki Rito kepada mereka.


Mereka hanya mengangguk dan mengikuti Kanzaki Rito kembali ke dalam istana kerajaan delona.


Di waktu malam, pesat makan bersama....


Kayu bakar yang sudah di tumpuk rapih, koyuki menyalakan api tersebut ke dalam potongan kayu menggunakan sihir api nya.


Beberapa daging yang sudah di potong di tusuk ke dalam batang kayu yang sudah di buat sebelumnya.


Membutuhkan beberapa menit untuk semua daging berada pada tusukan. Setelah selesai, mereka mulai menjajarkan tusukan daging itu ke beberapa bagian tempat yang terkena api.


Setiap beberapa menit daging itu di balik secara bersamaan secara berulang kali sampai daging tersebut benar-benar matang sepenuh nya.


Beberapa pelayan membawakan minuman untuk mereka yang hendak menikmati hidangan daging bakar nya


Raja Edward Elgris dan istrinya ingin mencoba mencicipi daging bakar tersebut, mereka berdua duduk di kursi miliknya di jarak yang agak jauh dari asap yang tebal dari api yang membakar daging tersebut.


"sepertinya sebentar lagi, daging bakar nya akan benar-benar matang. Ken tolong ambilkan tempat untuk menaruh daging bakar ini," tegas koyuki sambil menyuruh nya.


"Ok, tunggu sebentar.... ini tempat untuk menaruh daging bakar nya," balas Ken sambil memberikan nya kepada koyuki.


Koyuki mengambil daging satu demi satu yang sudah matang, dan di taruh di tempat tersebut.


Mereka membagikan nya secara merata, secara bersamaan mereka mengucapkan selamat makan, Dan memakan nya secara bersamaan sampai tidak ada sisa daging bakar yang tersisa.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2