Become A Hero

Become A Hero
Apostle 'Zetrik Obelon' Dan Masa Depan Kanzaki Rito


__ADS_3

Kanzaki Rito beserta teman nya pergi berkeliling di sekitar kerajaan dwarf untuk tidak mengganggu proses kerja G dan adiknya di workshop G.


Mereka secara acak berkeliling tanpa arah tujuan, banyak penduduk asli dwarf di sekitar tempat tersebut, ada juga pelancong yang kebetulan lewat atau pun tinggal sementara waktu di kerajaan dwarf.


Kebanyakan dari pelancong itu adalah seorang pedagang yang mencari peralatan seperti senjata, armor atau pun benda lain yang bisa di jual oleh nya.


Akira melihat satu orang yang sedang di hadang oleh beberapa orang yang sekira nya memiliki kemampuan bertarung, mereka memakai peralatan dengan kualitas yang tida terlalu tinggi, tetapi dengan wajah mereka yang seram membuat siapapun pasti ketakutan.


Tetsuya yang mencoba menolong orang itu, di hadang oleh Kanzaki Rito dengan tangan nya, ia merasa bahwa seseorang itu memiliki kemampuan bertarung yang tinggi melihat dari sikap tenang nya.


"Kenapa kau menghalangi ku untuk menolongnya?" Tetsuya kesal karena di halangi oleh Kanzaki Rito.


"Sebaiknya para wanita pergi berkeliling saja, Akira dan Ichiro tolong jaga mereka! sedangkan sisanya kita ikuti orang itu dari belakang," Kanzaki Rito mengambil inisiatif meminimalisir resiko yang akan terjadi nanti.


Ken, tetsuya dan Kanzaki Rito mengikuti mereka dari belakang tanpa di ketahui oleh nya, orang itu di bawa ke tempat persimpangan gang kecil di sudut rumah tanpa ada seseorang yang melintasi nya.


"Hehe, cepat serahkan barang milik mu yang berharga itu, bayar umpeti kepada kita terlebih dahulu sebelum melintas di kerajaan ini! penjahat A itu mengintimidasi orang yang sedang di rampas nya.


"Kau terlihat memakai pakaian lusuh, tapi tidak dengan cincin dan pedang milik mu, itu terlihat sangat mahal bila menjualnya," penjahat B berusaha merebut barang milik orang itu.


"Jangan hanya diam, kau tidak tahu nya, kekuatan adalah segalanya, yang kuat dialah yang berkuasa," penjahat C itu menodongkan belati miliknya di wajah orang itu.


"Heh, apa kalian sudah selesai di omongan tidak berguna itu? kalian hanya mengganggu orang suci seperti ku ini, ku beri kalian peringatan terakhir, biarkan aku lewat sekarang!" ucap orang itu sambil memberinya kesempatan kepada mereka bertiga.


"Hahaha....!! kau itu masih anak kecil di hadapan kami di sini, percuma saja kau mengancam kami dengan omongan mu itu,"


Penjahat A tertawa keras mendengar omongan yang tidak masuk akal dari nya, dia merasa bahwa itu hanya bualan semata nya untuk bisa meloloskan diri.

__ADS_1


"Sudah, aku sudah lelah menunggu, sebaik nya kita segera membereskan nya sekarang juga, sebelum seseorang datang ke sini,"


Penjahat C ingin segera mengakhiri secepat mungkin dan pergi meninggalkan lokasi kejadian.


"Setuju, maaf adik kecil, riwayat mu akan berakhir di sini, jadi terima lah takdir mu yang kejam ini!"


Penjahat B menggeser kan belati miliknya yang sebelum nya berada di wajah anak itu. Anak itu tiba-tiba menghilang dan muncul kembali dari jarak serangan musuh nya.


"Sial, ternyata anak ini cukup hebat juga! serangan ku tadi tidak menggores sedikit pun pada wajah nya!"


Penjahat B mengambil posisi serius sebelum menyerang kembali anak itu, dirinya mengeluarkan kedua belati miliknya.


"Sudah ku beri kalian peringatan untuk membiarkan diri ku lewat, apa susah nya kalian menyingkir dari pandangan ku Hah! kau yang memegang kedua belati di tangan mu. Hari ini aku nyatakan bahwa kau akan mati hari ini atas nama Apostle 'Zetrik Obelon' !"


Zetrik Obelon menutup mata kanan miliknya dan membiarkan mata kirinya tetap terbuka. Penjahat B yang marah langsung menyerangnya tanpa satu kata pun dari nya.


"Maafkan aku utusan dewa, aku mengaku kesalahan yang ku buat, dan mempermalukan anda sekarang. Tolong biarkan aku hidup, maaf kan hamba mu ini,"


"Aku juga maaf, aku hanya mengikuti kawan ku saja, biarkan aku hidup juga,"


Kedua penjahat A dan B bersujud di hadapan anak kecil tersebut, tapi sayangnya ia sangat marah dan langsung membunuhnya dengan mata kiri nya.


Ken, Tetsuya dan Kanzaki Rito yang menyaksikan pembunuhan tanpa perlawanan itu membuat Ken, dan Tetsuya merasa ketakutan sampai ingin pergi dari tempat tersebut.


Perlahan Apostle ' Zetrik Obelon' datang menghampiri Kanzaki Rito beserta teman nya yang sedang bersembunyi, untungnya dirinya tidak ada niat untuk membunuh Kanzaki Rito beserta teman nya karena tidak memiliki alasan kuat untuk melenyapkan nya.


"Maaf membiarkan kalian melihat pemandangan yang kotor ini," Apostle itu melewati Kanzaki Rito tanpa niat membunuh.

__ADS_1


"Untung saja kita selamat dari orang itu, itu sangat menakutkan sekali, lebih seram dari monster yang pernah kita lawan," ucap Ken yang merasa lega dengan kondisi nya.


"Kau benar Ken, hari ini sungguh beruntung bisa selamat," balas Tetsuya kepada Ken yang merasa sedikit sesak nafas saat bertatapan langsung ke Apostle tersebut.


Langkah kaki dari Apostle 'Zetrik Obelon' tiba-tiba berhenti, dirinya berbalik arah dan mendekati Kanzaki Rito secara perlahan.


"Kau, nasib mu akan sangat buruk jika terlalu lama menunda untuk membunuh raja iblis sekarang. Sebaik nya kau bergegas dengan cepat sebelum itu benar-benar terjadi, dan jaga wanita mu itu saat pada hari kelahiran nya,"


Apostle 'Zetrik Obelon' menggunakan mata kanan nya untuk melihat masa depan Kanzaki Rito di masa depan.


Mata kanan Apostle 'Zetrik Obelon' memiliki kemampuan melihat sesuatu yang tidak logis dari dunia, dan dapat melihat masa depan target saat berkontak langsung kepadanya.


Mata kiri Apostle ' Zetrik Obelon' yang di kenal dengan Eys of destruction, kemampuan untuk menghancurkan target yang di lihat nya, baik itu lemah, kuat, baik, ataupun jahat.


"Apa maksud mu itu? aku tidak paham!" Kanzaki Rito bingung apa yang di bicarakan oleh Apostle tersebut.


"Kau akan paham setelah melihat nya sendiri," jari tangan kanan Apostle 'Zetrik Obelon' menyentuh dahi Kanzaki Rito.


Semua informasi masuk kedalam otak Kanzaki Rito, masa dapan yang ia lihat secara langsung dari pikiran nya, kilas masa depan kehancuran yang akan terjadi bila itu tidak segera di lakukan dalam waktu jangka pendek.


"Hei, apa yang kau lakukan kepada nya, dia terlihat sangat kesakitan saat kau menyentuh nya!" Tetsuya merasa bingung apa yang sedang terjadi.


"Apa kau juga ingin merasakan nya? kalau tidak sebaiknya diam saja," tegas Apostle 'Zetrik Obelon' kepada Tetsuya yang mengganggu proses tranfer informasi.


Apa yang di lihat oleh Kanzaki Rito saat jari kanan Apostle tersebut menyentuh dahi nya? entah keputusan apa yang akan di lakukan Kanzaki Rito setelah melihat nya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2