
Satu Minggu kemudian.
Zena, Halena, Solga, dan Tetsuya yang mengikuti acara turnamen kekaisaran, mulai berangkat menaiki kereta kuda yang sudah di siapkan oleh raja, sedangkan teman nya Tetsuya, mereka menemani Rito dan Lina sebagai perwakilan kerajaan Delona.
Berangkat satu hari lebih cepat dari tanggal yang di janjikan, mereka dengan sengaja menghemat waktu untuk segera sampai ke kekaisaran.
Sisa waktu mereka, di gunakan untuk beristirahat di penginapan dekat kota kekaisaran, sedangkan beberapa dari mereka juga menggunakan waktunya untuk bersenang-senang, termasuk Rito dan Lina.
Rito melihat banyak nya orang yang berkumpul di dalam gang kumuh, entah apa yang terjadi di dalam sana?
Karena penasaran, Rito memberitahukan kepada Lina untuk duduk di samping toko kue, dan memesankan beberapa kue yang paling laris di kota kekaisaran.
Lina merasa senang menunggu kue yang belum pernah ia coba di kerajaan nya, dengan santai duduk sambil menunggu Rito Kembali.
Rito perlahan memasuki gang tersebut, ia merubah warna rambutnya menjadi putih, kemudian merubah penampilan miliknya menjadi pakaian kumuh untuk ikut berbaur dengan masyarakat setempat tanpa di curigai sedikit pun.
"Apa mereka pengikut kultus?" gumam Rito yang terheran-heran dengan mereka.
Sesosok pria berjubah berwarna putih dengan berpakaian seperti paus, mulai menyebarkan ajaran nya kepada para mereka.
__ADS_1
Lebih aneh nya lagi, dirinya memperlihatkan sebuah bola yang memiliki warna seindah kristal, membuat mereka semakin tergila-gila.
Pria tersebut memberikan satu buah kepada salah satu orang kumuh yang berada di dekatnya, tapi itu sudah di rencanakan oleh nya.
Bahwa orang yang di pilih oleh pria tersebut adalah anggotanya sendiri. Anggota itu langsung memakan bola pemberian dari nya, seketika tubuh yang awal nya tampak lesu, perlahan berubah menjadi bugar kembali.
Seakan-akan itu adalah obat penyembuhan tingkat tinggi, akan tetapi itu adalah jenis obat yang di dalam nya berisi narkoba sebagai bahan pembuatan nya.
Serbuk Kaltoros adalah batu pelangi mana yang bisa di dapatkan di dalam dungeon terbengkalai yang memiliki letak dekat dengan sumber air bawah tanah.
Kandungan mana yang di dalam batu pelangi mana memiliki ketidakmurnian mana, karena batu tersebut menyerap dari mana makhluk yang telah mati di dekat nya selama bertahun-tahun.
Batu nama itu sangat cerah, cocok sebagai hiasan, akan tetapi pihak lain memanfaatkan nya untuk kepentingan nya sendiri.
Beruntung mereka hanya fokus pada pria paus tersebut, Rito berhasil kembali ke tepat di mana Lina sedang menunggu.
"Kenapa kamu lama sekali? beruntung aku menyisakan satu kue di atas meja, kalau terlambat sedikit, mungkin itu akan menghilang dalam sekejap," ujar Lina yang sedang memakan kue.
"Maaf. Oh, makasih Lina, sudah menyisakan kue itu untuk ku." balas Rito.
__ADS_1
Rito mengambil kue yang berada di dekat Lina yang sedang memakan kue di tangan nya.
Walau hanya sedikit, dengan tekstur dari bentuk kue tersebut setara dengan cita rasa lembut saat di memakan nya.
Sang pelayan datang kembali sambil membawa tagihan dalam bentuk kertas.
Rito melihat, kemudian ia sangat terkejut melihat jumlah harga kue yang di makan oleh Lina.
Satu piring kue di hargai dengan 5 koin emas, dan piring yang di makan Lina saat ini berjumlah 10 piring.
Itu berarti total uang yang harus di keluarkan adalah 50 koin emas, atau setara dengan biaya tinggal selama beberapa tahun.
"Yang benar saja, bukan kah satu piring kue dengan ukuran yang tidak terlalu besar itu bisa di hargai dengan 5 koin emas. Yang benar saja!" kritik Rito kepada pelayan di depan nya.
"Maaf tuan, itu karena bahan yang kita gunakan untuk membuat kue tersebut adalah bahan berkualitas tinggi. Tentu saja harganya sebesar itu tuan," ucap pelayan yang sedang menjelaskan.
"Hmm, sayang. Sebenar nya aku mengambil kue yang paling enak di sini. Saat aku mencicipi kue pertama, itu membuat ku ingin menambah jumlah kue yang di makan." Lina menjelaskan masalah awal kepadanya.
"Huh, mau bagaimana lagi. Baiklah akan ku bayar nanti saat kita akan pergi." ucap dengan nada rendah kepada pelayan.
__ADS_1
Mau tidak mau Rito harus mengeluarkan uang miliknya dari dalam bayangan, uang yang di dapat sebelumnya sangat berlimpah, jadi saat ini Rito tidak terlalu mengkhawatirkan kehabisan uang saat dalam perjalanan di kota kekaisaran.
Bersambung....