Become A Hero

Become A Hero
Upacara Pemakaman


__ADS_3

Di ruang kepala akademi kerajaan vellenia...


Kasim veder adalah kepala akademi kerajaan vellenia, dia menjalankan tugas dirinya untuk membantu kerajaan vellenia untuk meningkatkan jumlah pengguna sihir dan ilmu pedang di kerajaannya.


Kehidupannya saat ini hanya mengurus dokumen-dokumen di meja miliknya tanpa henti.


Kadang dirinya beristirahat untuk menenangkan pikirannya setelah selesai melakukan pengecekan dokumen.


Dulu pada masa kejayaannya, dia pergi bersama para pahlawan untuk mengalahkan raja iblis di suatu tempat yang sangat jauh, tapi itu hanyalah sebuah kenangan masa lalunya.


Tok... tok... tok...


"Permisi, bolehkah aku masuk kedalam, aku membawakan sebuah kabar buruk untuk tuan Kasim," pria itu tetap menunggu sampai Kasim mengizinkan dirinya masuk.


"Ok, masuklah kedalam, dan tolong jelaskan secara singkat," Kasim veder tetap bekerja dokumen akademi.


Pria itu masuk kedalam dan langsung menjelaskan kepada Kasim veder soal korban siswa yang mati di dalam dungeon tingkat rendah.


Dia terkejut dan segera memerintahkan pria itu untuk menyelidiki tempat kejadian tersebut, terpaksa menunda pekerjaan dirinya dan pergi ke tempat acara pemakaman.


Para wali dan orang tua korban berkumpul di tempat area pemakaman, mereka menangis melihat mayat saudara ataupun anggota keluarganya.


Kasim veder berjanji akan bertindak tegas dalam menyelidiki penyebab terjadinya peristiwa ini.


Kanzaki Rito berbaring di atas pohon sambil melihat sesi pemakaman itu, ia memakan makanan ringan yang di dapatkannya sebelum datang di acara tersebut.


"Sungguh kasian sekali!" Kanzaki Rito hanya mengucapkan beberapa kata sebelum dirinya tidur.


Di luar sesi pemakaman, tepatnya di dalam kamar Hayato...


Hahaha...


"Bagus, lanjutkan sesuai arahan ku, dan kumpulkan semua pasukan mu! tidak lama lagi rencana kita akan segera di mulai," pria berjubah hitam itu memuji Hayato atas prestasinya.


"Baik tuan, dan aku membawa seseorang yang ingin bergabung dengan kita, sepertinya wanita ini memiliki sebuah informasi yang sangat berguna untuk kita," Hayato mengarahkan tangannya ke wanita itu.


"Panggil saja aku Yumi," memperkenalkan dirinya kepada pria berjubah hitam.


Mereka bertiga mulai berkolusi menyusun rencana sesuai informasi yang di berikan oleh Yumi.


Tak lama kemudian...


Hayato memberikan buah hitam kepada Yumi, dia hanya mengambil dan memakannya sesuai perintah pria berjubah hitam.


Yumi mengalami perubahan mendadak seperti Hayato sebelumnya, tetapi dirinya bisa beradaptasi dengan cepat dalam wujud tersebut.


Keesokan paginya...


Separuh dari siswa baik itu dari teman kelasnya Kanzaki Rito ataupun rakyat kerajaan vellenia perlahan menghilang tanpa jejak setelah insiden sebelumnya.

__ADS_1


Hanya setengah dari jumlah siswa yang hadir di akademi kerajaan vellenia. Mereka tampak bingung beserta cepat melihat teman-temannya menghilang.


Kanzaki Rito tetap menjalani kehidupannya di akademi dengan santai, ia hanya berbaring di kursi tanpa melakukan kegiatan apapun.


Ruang pelajaran tetap berjalan meski terasa sedikit sepi, Daigo alsen dan Roxy alsen tetap menjelaskan materi mereka dengan singkat.


Mereka berdua menjelas kelebihan dan kekurangan dalam menguasai sihir ataupun ilmu pedang.


Tak berlangsung lama setelah penjelasan tersebut, kepala akademi 'kasim veder' datang dan menghampiri seluruh siswa yang sedang duduk di kursi mereka.


Dia mengatakan sepatah kata kepada seluruh siswa yang berada di tempat untuk tidak menyerah ataupun takut dalam pelatihan selanjutnya.


Mereka yang tidak ingin melanjutkan pergi meninggalkan tempat tersebut, beberapa siswa saja yang pergi, sedangkan sisanya tetap mengikuti arahan akademi.


Kasim veder memanggil Kanzaki Rito untuk datang ke ruangan pribadinya, dia hanya ingin mendengar langsung pada dirinya soal kejadian sebelumnya.


Beberapa jam kemudian...


"Begitu ya, ternyata ini karena keegoisan siswa tersebut, tapi apa kamu tahu siapa siswa itu?" Kasim veder bertanya pada Kanzaki Rito.


"Entahlah, aku saja tidak tahu siapa mereka!!" ucap Kanzaki Rito yang tidak tahu pasti siapa siswa itu.


Kasim veder sedikit mencurigai Kanzaki Rito saat berbicara padanya, dia masih belum mengerti siapa siswa egois tersebut yang sampai membuat insiden itu terjadi.


Kanzaki Rito meninggalkan ruangan pribadi Kasim veder, dia memerintahkan seseorang untuk mengikuti dirinya.


Dia melapor kembali ke ruangan pribadi kepala akademi dalam keadaan marah dan kesal.


"Apa-apaan anak itu, kerjaannya hanya tidur terus!!" dia berbicara tegas kepada Kasim veder.


"Maaf merepotkan dirimu sekali lagi, sekarang kamu boleh pergi dari sini," Kasim veder memiringkan kepalanya karena terkejut dari informasi yang di dapatkan.


Pusing mengolah informasi tersebut, Kasim veder pergi meninggalkan tempat kerjanya untuk tidur.


Keesokan harinya... 


Sesuatu yang mengejutkan terjadi di akademi, kesatria-kesatria dari kerajaan berkumpul di sekitar halaman akademi.


Mereka datang untuk menangkap Kanzaki Rito atas tuduhan menyerang penyelidik saat pemeriksaan bukti di tempat kejadian.


"Haa... apa maksudnya, aku dari tadi hanya tidur di sekitar akademi kamu tahu!!" Kanzaki Rito dengan tegas membela dirinya atas tuduhan palsu.


Usaha pembelaan dirinya gagal karena kesatria itu membawa bukti berupa pedang kayu yang tergeletak di tempat penyerangan.


"Hei, sudah aku bilang, itu tuduhan palsu!!" Kanzaki Rito melawan para kesatria itu.


Kesatria itu langsung mencenkeraman tangannya dengan kuat, kedua tangan Kanzaki Rito di beri sebuah sihir pengunci sebelum meninggalkan akademi.


Kasim veder berlari dengan cepat mencegah Kanzaki Rito di bawa oleh kesatria tersebut, dia membawa saksi penting di sebelah kanannya.

__ADS_1


"Maaf tuan kesatria, perkenalkan aku Nike sebagai pengawas bayangan akademi ini. Aku sudah mengkonfirmasi bahwa siswa itu hanya tertidur di akademi, karena aku selalu mengawasinya selama 7 hari," dengan tegas Nike itu membela penuh Kanzaki Rito.


"Tapi tetap saja ada bukti di tangan kami, ini sudah perintah raja untuk bertindak. Maaf!!" para kesatria tetap membawa Kanzaki Rito ke penjara kerajaan.


"Sial, siapa yang membuat tuduhan palsu itu!" mereka berdua marah dengan menutup wajahnya dengan tangannya.


"Sial! kalau begini, terpaksa aku harus menggunakan skill 'God Creafting' untuk bisa kabur dari sini," Kanzaki Rito bergegas memikirkan ide untuk kabur dari masalah ini.


Hal pertama Kanzaki Rito adalah membuat tubuh palsunya yang bisa bergerak dan bernafas setidaknya 30 menit.


Ia sesegera membuat skill Confused untuk bertukar tempat dengan tubuh palsu tersebut dan di akhiri dengan melempar pedang tajam ke arah tubuh palsu itu.


Tubuh Kanzaki Rito palsu itu mengeluarkan darah di perutnya tanpa henti, pada kesatria itu terkejut dan menjatuhkan tubuh itu ke bawah.


Seketika para kesatria membuka pedangnya dan membentuk formasi bertahan di tempat. Kanzaki Rito pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Tidak mungkin, siapa yang berani terang-terangan membunuh siswaku ini, keluarlah kau sekarang!!" Kasim veder itu marah entah ke siapa.


Mereka segera melakukan pemakaman pada tubuh palsu Kanzaki Rito, beberapa teman yang selalu memperhatikan Kanzaki Rito dari belakang luput dengan kesedihannya.


Lagi-lagi kejadian seperti ini terulang lagi 'kata mereka' sambil mengucapkan doa padanya.


Bersambung....


Informasi status window Kanzaki Rito saat ini...


Nama: Kanzaki Rito.


Ras: Chaos Human.


Class: Chaos Hero


Statistik:


STRENGTH: B / DEXTERITY: B / VITALITY: D / MANA: C / MAGIC: C / REFLEX: A /ENDURANCE: C


Afinity element: - Kegelapan/bayangan


Ice Resistensi: level 10


Poison resistensi: level 10


Skill:  Shadow control, Summon chaos dragon, God Creafting, Blood poison, Summon Flesh-eating insects, Immortal, Confused.


Sihir: Black fire.


Blessing: Chaos dragon ability.


Cursed:

__ADS_1


__ADS_2