
Malam hari di kamar Hayato...
"Dasar bajingan, berani sekali dia mempermainkan dan mempermalukan diriku ini, awas saja kau Kanzaki Rito," Hayato menendang kursi tidurnya dengan kaki miliknya.
Sebuah jendela di kamar miliknya tiba-tiba terbuka, hayato tidak menyadari adanya keanehan di tempat itu.
Suara menjadi hening beserta pencahayaan di kamar dirinya redup, sesosok berjubah hitam datang menghampiri Hayato.
"Hei nak, apa kau ingin menjadi kuat sampai bisa mengalahkan dirinya, aku bisa menawarkan dengan satu syarat, makanlah buah hitam ini, maka kekuatan di dalam dirimu akan semakin meluap," tertawa jahat dari sesosok jubah hitam mengulurkan tangan yang berisi nih Hitam tersebut.
Glup!....
Sedikit ragu mengambil buah hitam dari tangan sesosok jubah hitam itu, dia langsung memberikannya dengan cepat sehingga Hayato tidak bisa menolak pemberiannya.
"Makanlah sekarang!!" sesosok jubah hitam itu menyuruh Hayato segera memakannya.
"Demi kekuatan yang berlimpah!" Hayato memakannya seperti orang kelaparan.
Perubahan perlahan terlihat di dalam diri Hayato, dia dipenuhi oleh aura hitam yang menakutkan, sepasang tanduk dan sayap di tubuhnya, beserta tubuh sedikit lebih besar.
"Kekuatanku berlimpah... terima kasih tuan sudah memberikan kekuatan untukku," Hayato bersujud sambil berterima kasih kepada sesosok jubah hitam itu.
"Aku akan memberikan beberapa buah hitam ini untukmu, kumpulkan pasukan ku sendiri dan laporkan kepadaku bila buah yang kuberikan sudah habis mengerti!" sesosok jubah hitam itu memerintahkan dengan tegas kepada Hayato.
Sesosok jubah hitam itu menghilang saat dirinya keluar dari jendela tersebut. Hayato tertawa setelah kepergian sesosok jubah hitam beserta kekuatan yang di berikan olehnya.
Tok... tok... tok...
Hayato langsung merubah wujudnya ke dalam bentuk manusia sesaat pintu itu terbuka.
"Boss, kenapa kau selalu berisik di dalam situ," teman Hayato penasaran dari sumber suara.
"Tidak ada, aku hanya mengigau saat tidur tadi," Hayato membalas perkataan temannya.
"Syukurlah boss, kukira kau syok setelah kekalahan sebelumnya, kalau begitu aku akan menutup pintu ini sekarang," teman Hayato perlahan menutup pintu tersebut tanpa bersuara.
_____________
Di atas langit akademi kerajaan vellenia...
Hahaha....
"Langkah pertama sudah selesai, sekarang lanjut ke tahap kedua. Tunggu saja kau Kanzaki Rito, atau aku sebut mantan calon raja iblis, kau sudah mencuri pedang milik raja iblis terdahulu," sesosok jubah hitam itu tertawa dengan rencana liciknya.
__ADS_1
Kedamaian semata yang sudah bertahan lama, mungkin tidak lama lagi akan mengalami kehancuran, entah itu kapan terjadi tergantung keputusan Kanzaki Rito untuk bertindak.
Keesokan harinya....
Kanzaki Rito tidak mengikuti pelajarannya hari ini, ia pergi ke sebuah sungai di belakang akademi kerajaan vellenia.
Ia berbaring menikmati hembusan angin yang melewati tubuhnya. Seorang wanita datang menghampiri Kanzaki Rito yang sedang sendirian di tepi sungai.
"Hai Kanzaki, kenapa kamu tidak masuk pelajaran hari ini!!" wanita itu berbicara pada Kanzaki Rito yang sedang berbaring di tepi sungai.
Zzz... zz... z....
"Sialan dia tertidur, percuma saja aku memasang wajah ramah padanya," seketika wanita itu mengulurkan tangannya ke tubuh Kanzaki Rito.
"Akan aku curi semua skill milikmu dengan skill unik milikku ini!" rencana licik wanita itu terlihat di saat dia mulai mengambil skill milik Kanzaki Rito*.
Tapi sayangnya, semua skill Kanzaki Rito berada di tingkatan yang lebih tinggi di bandingan dengan si wanita tersebut.
Dia hanya bisa mengambil sebuah skill mana ball di dalam diri Kanzaki Rito. Raut wajah kesal yang ingin meludah padanya, seketika ia bangun dari tidurnya.
Wanita itu bergegas lari meninggalkan Kanzaki Rito yang hendak akan terbangun, ia hanya setengah tidur di saat wanita itu hendak mencuri sesuatu yang di miliki Kanzaki Rito.
"Hahh, dasar wanita murahan, apa kau hanya memanfaatkan semua pria hanya untuk kepentingan mu sendiri," Kanzaki Rito menggaruk kepala dengan tangan kanannya.
Ketika Kanzaki Rito mencoba melihat kembali status window miliknya, ia hanya kehilangan satu skill mana ball, sebuah skill uji coba pertamanya di tempat pulau misterius tersebut.
Kapanpun dan di manapun ia bisa membuat skill ataupun item hanya dengan skill God Creafting miliknya, ia hanya perlu membayangkan suatu gambaran untuk bisa menggunakan skill tersebut.
Peraturan pertama ketika di dunia lain, tidak boleh percaya siapapun baik itu teman kelasnya sendiri maupun orang yang baru ia kenal.
"Terlalu banyak skill membuatku malas untuk mengingat semua, apa aku gabungkan saja mungkin... sepertinya bisa ku coba sekarang," Kanzaki Rito memulai menggunakan skill God creafting miliknya untuk memodifikasi skill miliknya.
Kanzaki Rito mencoba menghilangkan skill shadow movement miliknya dan mencoba membuat skill shadow control untuk menggantikan skill sebelumnya.
Ia berfikir bahwa skill shadow control bisa mewakili semua skill yang berhubungan dengan bayangan.
Sayangnya, ketika Kanzaki Rito menggunakan skill God Creafting miliknya, ia hanya bisa menggunakan sekali sehari karena kapasitas mananya yang terlalu sedikit.
Chaos dragon yang bersembunyi di dalam bayangan Kanzaki Rito tidak menampakkan dirinya, ini aneh bagi Kanzaki Rito yang biasanya dia sering keluar untuk berbicara ataupun memberikan saran.
Mungkin saja dirinya sedang memulihkan kemampuan miliknya yang sudah lama hilang dalam jangka waktu yang lama.
Karena bosan menunggu waktu yang lama di tepi sungai, ia sesekali mencoba mengambil beberapa ikan tersebut menggunakan pedang kayu kutukan miliknya.
__ADS_1
Sedikit hempasan dari pedang kayu kutukan membuat jalur tebasan dari arah sungai tiba-tiba mengering, ia mengambil ikan yang tergeletak di sana dengan cepat.
Tidak di sangka ikan yang di dapatkan sedikit lebih banyak dari perkiraan dirinya. ia mengikat ikan itu dengan seutas tali dari kulit pohon tersebut untuk memudahkan membawa sua ikan ke dalam akademi kerajaan vellenia.
Di saat Kanzaki Rito sampai di akademi kerajaan vellenia, semua siswa yang sedang mengikuti pelatihan sihir di halaman akademi.
Roxy alsen marah dan memarahi Kanzaki Rito yang telat mengikuti sesi pelatihan sihirnya.
Semua siswa mentertawakan Kanzaki Rito yang pemalas itu, dia menyuruh Kanzaki Rito untuk mendemonstrasikan sihir dasarnya pada mereka semua.
Ia terpaksa melayani permintaan Roxy alsen yang sedang mengajar, menaruh semua ikan hasil tangkapan dirinya ke tanah.
Memunculkan api biasanya ke semua siswa dan guru Roxy alsen, kemudian ia memanggang ikan tersebut dengan apinya secara perlahan.
Mereka terkejut dengan sikap tidak sopan nya, ketika Kanzaki Rito sedang menikmati makanan ikannya, tiba-tiba bunyi perut mereka terdengar di telinga Kanzaki Rito.
Ia menawarkan sisa ikan miliknya untuk di bagikan semua siswa dan guru tersebut. Kanzaki Rito pergi meninggalkan mereka yang sedang menikmati makanan, ia pergi kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
Di sisi lain, Hayato sedang mengumpulkan pasukan dirinya atas perintah tuan jubah hitam tersebut.
Bersambung....
Informasi status window Kanzaki Rito saat ini...
Nama: Kanzaki Rito.
Ras: Chaos Human.
Class: Chaos Hero
Statistik:
STRENGTH: B / DEXTERITY: B / VITALITY: D / MANA: C / MAGIC: C / REFLEX: A /ENDURANCE: C
Afinity element: - Kegelapan/bayangan
Ice Resistensi: level 10
Poison resistensi: level 10
Skill: Shadow control, Summon chaos dragon, God Creafting, Blood poison, Summon Flesh-eating insects, Immortal.
Sihir: Black fire.
__ADS_1
Blessing: Chaos dragon ability.
Cursed: