Become A Hero

Become A Hero
Penyelidikan Tempat Kejadian!


__ADS_3

Di pertengahan kota, kerajaan dwarf....


Beberapa tempat hancur tidak tersisa, banyak berbagai mayat berserakan di berbagai tempat ia lewati saat ini.


Mereka yang masih selamat, mencoba bertahan hidup dengan bersembunyi di balik puing-puing atau pun di tempat yang tidak di ketahui oleh pasukan iblis tersebut.


Selalu saja ada seseorang yang berlari menghindari pasukan iblis yang sedang mengejar mereka.


Kanzaki Rito memukulnya dengan keras ke seluruh pasukan iblis yang terlihat oleh nya, perjalanan masih sangat jauh dari pusat pemimpin iblis saat ini.


"Ternyata masih banyak warga yang melarikan diri dari tempat ini!" Kanzaki Rito yang sedang berlari melewati sekumpulan orang berpakaian lusuh yang sedang menangis ketakutan.


Beberapa wanita muda berambut pirang itu terlihat sedang kesakitan karena rambut miliknya di tarik oleh salah satu pasukan iblis dan menyeretnya ke arah sebuah bangunan yang masih utuh.


"Tolong!!" teriak wanita muda itu yang sedang berusaha melepaskan diri dari cengkeraman pasukan iblis.


"Lepaskan dia!" Kanzaki Rito menambah kecepatan lari nya ke tingkat yang lebih tinggi sampai lawan tidak bisa melihat dengan kedua matanya.


"Siapa kau? beraninya...." salah satu pasukan itu terpental sangat jauh saat tekanan gelombang dari pukulan keras dengan kecepatan tinggi menghantam bagian dada nya.


"Sial, siapa kau sebenar nya?" pasukan iblis panik melihat salah satu teman nya tewas sekali pukul.


Kanzaki Rito hanya diam tanpa membalas ucapan dari para pasukan iblis itu, ia tetap melanjutkan pukulan cepat miliknya ke semua pasukan iblis yang tersisa.


Terlalu cepat dari serangan Kanzaki Rito, para pasukan iblis menggunakan formasi bertahan mereka untuk membatasi pergerakan serangan Kanzaki Rito.


Tetap saja itu tidak membuat Kanzaki Rito kesulitan sedikit pun, ia menambah daya pukulan miliknya saat sebelum menyentuh lawan nya.


Iblis yang menggunakan perisai dengan armor kuat di tubuhnya hancur terpecah menjadi beberapa bagian perisai dan armor miliknya yang rusak.

__ADS_1


Terlihat situasi semakin tidak terkendali saat pertahanan miliknya hancur seketika, mereka membunyikan terompet pemanggil bala bantuan yang terbuat dari makhluk di benua iblis.


Monster datang dari atas langit menghantam atas tanah tepat Kanzaki Rito beserta lain nya merasakan guncangan kuat saat menyentuh tanah.


"Haha, sekarang kau tidak bisa lari lagi sekarang," ucap pasukan iblis yang masih bertahan, mulai mengintimidasi Kanzaki Rito saat bala bantuan datang di depan mata nya.


"Dia adalah red ogre yang memiliki kemampuan regenerasi tinggi, kau tidak akan bisa membunuhnya dengan serangan lemah mu itu," ucap pasukan iblis lain menjelaskan sosok bantuan tersebut kepada nya.


"Apa? red ogre kau bilang!" Kanzaki Rito terkejut melihat bala bantuan datang di depan matanya.


"Haha, apa kau takut sekarang? menyerah lah selagi kau masih ingin hidup sekarang!" pasukan iblis itu yang sikap angkuhnya menunjuk jari nya ke arah Kanzaki Rito.


"Tidak masalah, itu mudah aku habisi sekarang," ucap santai Kanzaki Rito melihat red ogre yang melebihi tinggi badan nya.


"Bagus-bagus, kau memilih untuk menyerah....! apa kau bilang mudah untuk menghabisi red ogre ini? kau bercanda nya, banyak orang yang mencoba melawan nya, mereka semua mati mengenaskan tahu!" tegas pasukan iblis yang memberikan intimidasi kuat kepada Kanzaki Rito.


"Apa kau sudah selesai berbicara nya?" tanya Kanzaki Rito dengan wajah polosnya menunggu jawaban dari musuh.


Kanzaki Rito mengeluarkan pedang Zig miliknya, sebelum red ogre menyerang nya. Gerakan dasar menebas yang sering di lakukan oleh kebanyakan orang bagi kalangan pengguna pedang.


Serangan dasar itu sudah cukup untuk menghabisi nya dengan statistik miliknya saat ini, di tambah dengan kemampuan khusus dari pedang Zig yang di pegang oleh Kanzaki Rito.


Ia dengan tenang menunggu waktu untuk menyerang nya, iblis yang memerintahkan red ogre itu tertawa yang sudah yakin akan kemenangan nya.


Red ogre yang sudah sangat dekat dengan memegang Kampak di tangannya, dia mengangkat Kampak keatas di belakang punggung nya, mulai menghantamkan dengan keras kearah depan sampai menghancurkan tanah tersebut.


Kanzaki Rito yang melihat gerakan yang Lambat dari serangan red ogre dapat menghindar dengan menggeser sedikit posisi nya ke arah samping, dan hanya menghempaskan angin kuat saat Kampak menghantam ke tanah dengan kuat.


"Sudah kubilang itu sangat mudah," Kanzaki Rito menggerakkan pergelangan tangan kanan nya yang sedang memegang sebuah Zig, mulai mengayunkan 3 kali serangan ke dada red ogre.

__ADS_1


"Dasar bodoh, sudah aku bilang kalau red ogre itu meregenerasi dengan cepat...!" ucap iblis itu yang yakin dengan kemampuan milik red ogre.


Red ogre yang sudah terkena 3 tebasan ringan dari Kanzaki Rito hanya membuka beberapa luka di bagian tubuh nya.


"Apa kemana tidak bagian tubuh red ogre yang terluka tidak pulih lagi?" iblis itu terkejut dengan kondisi red ogre setelah terkena serangan Kanzaki Rito.


Kanzaki Rito lelah dengan perkataan iblis itu yang selalu membanggakan kemampuan red ogre miliknya, dirinya mulai ketakutan dan meninggalkan red ogre yang siap di habisi oleh Kanzaki Rito.


Melihat iblis yang sombong itu kabur secara terburu-buru, Kanzaki Rito langsung menghabisi red ogre dengan sedikit menambahkan daya serang nya.


Serangan yang sudah di perkuat dari tebasan Kanzaki Rito itu, membuat sebuah lengkungan udara dari tebasan nya.


Tebasan seperti bilah angin terbang dengan cepat mengarah red ogre dan tembus menyusul iblis sombong yang melarikan diri.


Iblis sombong itu mari seketika dengan tubuh terpotong menjadi 2, darah mengalir di bagian tubuh yang terbelah tersebut, sampai mengalir di sekitar tubuhnya.


Sisa-sisa iblis yang ketakutan hingga tidak bisa menggerakkan tubuh mereka, di bunuh dari arah belakang dengan senjata iblis yang terjatuh saat Kanzaki Rito menghabisinya.


Beberapa orang yang menjadi korban dari pasukan iblis, melakukan serangan kejutan dengan mengambil senjata milik pasukan iblis yang tergeletak di atas tanah.


"Rasakan itu dasar iblis!" ucap pria lusuh dengan emosi memuncak dari dendam miliknya saat menusuk senjata nya ke tubuh iblis tersebut.


"Seperti nya aku tidak perlu tangan untuk mengurus sisa nya," Kanzaki Rito hanya melihat sisa iblis di bunuh oleh para korban.


Tangan dari pria lusuh itu terlumuri darah iblis setelah berhasil menusuknya, membuat mereka puas akan balas dendam akan penyiksaan terhadap dirinya saat tertangkap oleh pasukan iblis.


Pembalasan dendam dari teman yang sudah terbunuh oleh tindakan keji oleh iblis yang menangkap seluruh orang yang berada di wilayah kerajaan dwarf.


Mereka yang masih tidak puas setelah membunuh iblis itu, mereka tetap menancapkan beberapa kali bahkan puluhan kali serangan di bagian tubuh mayat iblis tersebut sampai mereka merasa puas.

__ADS_1


Kanzaki Rito yang takut memanggil mereka yang sedang menjadi gila secara mendadak, menunggu waktu saat mereka merasa tenang.


Bersambung....


__ADS_2