Become A Hero

Become A Hero
Aku Telah Kembali!


__ADS_3

Beberapa menit sebelum iblis di habisi dengan tombak hitam...


"Dasar manusia bodoh, karena kau bersedia mengorbankan dirimu untuk mereka yang melarikan diri. Akan aku berikan kau kesempatan untuk hidup dengan syarat bila kau bersedia menjadi pasukan iblis untuk ku bagaimana," ucap iblis yang memberikan penawaran dari nya sebelum rat di habisi oleh nya.


"Maaf saja, karena kalian sudah membunuh beberapa ras lain yang tinggal di sini, terlebih lagi mereka hanyalah orang biasa yang tidak memiliki kemampuan bertempur, bahkan mereka menyerah hanya untuk bertahan hidup, tapi kalian malah membunuh nya tanpa belas kasih kepada nya," balas rat yang kesal sambil menggigit gigi nya dengan keras.


'Sangat di sayangkan bila orang berbakat sepertimu mati di sini sekarang, tapi kaya itu yang kau ingin kan maka, aku akan mengabulkan nya sekarang juga!" iblis itu menerjang ke Sepang dengan pedang miliknya yang siap menusuk lawan.


"Sinar hitam apa yang ada di atas langit itu!" ucap rat yang secara tidak sengaja melihat sebuah kilatan hitam yang terlihat di malam yang sedang gelap dengan kedua mata nya secara langsung.


"Trik murahan itu tidak akan bisa menipu ku manusia rendahan," iblis itu tetap menerjang kedepan tanpa melihat situasi di atas kepalanya.


Sinar hitam yang berada di atas langit mulai membagi menjadi beberapa ratus cahaya hitam sebelum jatuh ke atas tanah dengan cepat.


Menyebar dengan cepat turun di berbagai tempat lokasi termasuk tempat rat berada saat ini.


Seluruh pasukan iblis yang terdiam tanpa melihat adanya cahaya hitam di atas langit itu membuat titik pertahanan mereka rendah, hingga mereka mati tanpa ada nya perlawanan.


Iblis yang menyerang rat sedikit menyadari ada nya keanehan dengan situasi di sekitarnya sampai dirinya menggunakan sihir miknya untuk membuat pelindung mana di tubuh nya.


Tetap saja serangan tersebut menembus bagian pelindung mana yang di ciptakan oleh iblis itu seakan-akan serangan hitam yang datang ke dirinya bisa mengabaikan serangan sihir yang berada di tubuhnya.


Iblis itu terluka sangat parah di bagian dadanya tepat pada jantung miliknya yang tergores oleh serangan sebelumnya, membuat dirinya tidak memiliki waktu untuk bertahan hidup.


"Apa yang sedang terjadi? kenapa hanya mereka saja yang terluka oleh serangan tadi? apa itu bala bantuan yang menyerang dari jarak yang jauh?" rat yang kelelahan setelah berhasil menahan seluruh pasukan iblis yang ia hadang, Mata milik nya perlahan menutup sampai terjatuh membanting di atas tanah dalam keadaan pingsan bersama para mayat iblis yang terbunuh secara bersamaan.


Bala bantuan yang di pimpin oleh G datang ke tempat rat yang sedang dalam kondisi pingsan, mereka yang datang terlambat melihat seluruh tempat menjadi tenang yang di isi oleh tumpukan mayat iblis yang berserakan di mana-mana.


Mereka mulai mengumpulkan dan memisahkan mayat pasukan yang di pimpin oleh rat dengan pasukan iblis di tempat tersebut.

__ADS_1


Menumpuk mayat iblis menjadi satu hingga membentuk gunung mayat yang di kumpulkan selama beberapa menit saat mereka datang.


Pertempuran di kerajaan dwarf berakhir dengan cepat, walau pihak berlawanan menjadi korban dari pertempuran setelah nya.


Mereka membawa mayat teman seperjuangan nya untuk di makamkan sesegera mungkin, sedangkan yang masih selamat di beri pertolongan secepat mungkin menggunakan peralatan medis yang di miliki saat ini.


Untuk yang mereka yang terluka parah di bawa langsung menuju Priest yang di tempatkan bagian belakang.


Setelah peperangan melawan invansi pasukan iblis di kerajaan dwarf telah di selesaikan dengan cepat.


Kanzaki Rito yang masih berada di persembunyian Aegis, ia sesegera menggunakan Warp milik nya untuk kembali ke kerajaan delona untuk mengecek kondisi Lina saat ini setelah satu tahun lebih berlalu.


Di kerajaan delona, ruangan kediaman Kanzaki Rito dan Lina....


"Sudah lama aku tidak di sini, tempat juga masih tidak berubah sedikit pun," Kanzaki Rito yang sedang melihat-lihat sekeliling ruangan tersebut.


Ketika hendak menyalakan alat penerangan, tiba-tiba sosok hitam di balik kegelapan datang menghampiri Lina.


Setelah di nyalakan, sosok yang berada di depan nya adalah kanzaki Rito yang selama ini menghilang selama 1 tahun lebih.


Lina sangat terkejut melihat Kanzaki Rito yang berdiri di samping tempat tidur itu dengan kondisi tubuh yang tidak berubah sedikit pun selama ia menghilang.


"Sayang! kemana saja kamu selama ini," Lina yang menangis berlari melompat sekaligus memeluk tubuh Kanzaki Rito yang tepat di depan mata nya.


"Maaf jika sudah menunggu terlalu lama, Lina."


Kanzaki Rito mengelus kepala dan pundak Lina yang sedang menangis melepas rindunya selama satu tahun lebih.


"Selama kamu pergi, aku mengalami masa-masa yang sangat sulit saat mencari mu, sekaligus membantu ayah di kerajaan pada saat invansi iblis berlangsung. Beruntung aku beserta yang lain berhasil selamat berkat paman G yang bersedia menahan pasukan iblis," Lina dalam kondisi menangis menjelaskan situasi 1 tahun yang lalu kepada Kanzaki Rito.

__ADS_1


"Kamu tenang saja, paman G di sana masih selamat, beruntung dirinya hanya di jadikan sebagai budak pekerja selama satu tahun penuh, dan baru saja tadi aku membebaskan mereka semua yang menjadi budak iblis," balas Kanzaki Rito yang menjelaskan kondisi paman G kepada Lina.


"Benar kah! bagus lah kalau begitu," ucap Lina yang tetap menggenggam erat tubuh Kanzaki Rito.


"Tetsuya, Ichiro, Ken, Akira, koyuki, dan Yui, bagaimana dengan nasib mereka?" tanya Kanzaki Rito tentang keberadaan teman nya kepada Lina.


"Kalau mereka....." balas Lina.


Suara obrolan satu sama lain yang terdengar di luar ruangan datang menghampiri pintu yang sedang terbuka lebar.


"Putri Lina, kamu dimana?" koyuki memanggil di beberapa arah sambil mengulangi perkataan nya.


"Lihat! ada pintu yang terbuka, apa Lina berada di dalam sana?" Ken menunjuk jari nya ke arah pintu yang terbuka.


"Sebaiknya kita mencoba melihat di dalan ruangan itu sekarang," Tetsuya menerima usulan Ken dan bergerak maju ke arah pintu yang terbuka.


Mereka bergerak secara perlahan memasuki ruangan tersebut dan melihat Lina yang sedang memeluk seseorang di dekat nya.


Tetsuya, Akira dan Ken mengambil posisi siaga sambil mengeluarkan pedang mereka ke arah depan.


"Tunggu, kalian salah paham tentang....!" ucap Lina yang sedang menjelaskan situasinya kepada mereka, tapi ken secara tidak sengaja berlari dengan cepat kearah Lina yang sedang memeluk Kanzaki Rito.


"Dasar bodoh, apa kalian lupa dengan suara ku ini kah?" Kanzaki Rito menghilang dalam sekejap dan membelakangi tubuh Lina sambil menahan serangan Ken yang sedang menyerang nya.


"Kanzaki Rito!!"


Mereka terkejut setelah melihat Kanzaki Rito keluar dari tempat gelap dan memperlihatkan dirinya kepada mereka.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2