
Sharon tidak keluar bersama mereka. Saat bubar, dia dan Delvina pergi ke toilet.
Melihat Sharon pergi begitu saja, Cruise pun menarik kembali pandangannya, lalu mengambil langkah ke luar.
Kendy yang mengikutinya di belakang bahkan tidak berani mengembuskan napas.
Mereka telah mati-matian mencari Sharon. Tak disangka, malam ini Sharon tiba-tiba muncul dengan identitas sebagai manajer Perusahaan Wins. Dia bahkan menyapa Cruise dengan spontan, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa di antara mereka.
Kenapa sebelumnya dia tidak menyadari bahwa ternyata Sharon begitu berani.
"Nona Sharon."
Begitu Sharon keluar dari toilet, Delvina menatapnya dengan khawatir.
Delvina adalah orang yang diutus Eric untuk membantu Sharon. Tentu saja Delvina tahu masalah antara Sharon dan Cruise. Malam ini mereka tiba-tiba bertemu. Tentu saja Delvina akan mengkhawatirkan Sharon.
Sharon mematikan keran. Sehabis menyeka air di tangan, dia mengangkat tangan untuk menyisir rambut panjangnya, "Kamu mengkhawatirkan aku?"
Kemudian dia tersenyum sendiri, "Tidak perlu."
Sekarang dia tidak bodohlagi.
__ADS_1
Delvina membeku sesaat, lalu menghela napas lega dan mengikutinya keluar.
Supir sudah lama menunggu di pintu masuk hotel. Sharon keluar dari lift. Dia mengira Cruise dan rombongannya seharusnya sudah pergi duluan. Tak disangka, mereka malah bertemu di tempat istirahat di lobi.
Sharon melihat ke sana. Hendiko sudah pergi, tersisa Cruise dan Kendy.
Kalau begitu, tidak ada keperluan untuk menyapa.
Sharon membuang muka, lalu berjalan lurus ke depan.
Baru saja berjalan sampai pintu, suara wanita yang tajam tiba-tiba datang dari belakang, "Kenapa kamu ada di sini?"
Sharon tidak asing dengan suara itu. Selama tiga tahun di Keluarga Thomson, setiap hari dia selalu dapat mendengar suara itu.
Selama beberapa bulan terakhir, Keluarga Thomson terus ditertawakan oleh orang-orang karena video dan audio yang dipublikasikan oleh Sharon. Kalau bukan karena Keluarga Thomson telah mengumpulkan kekuatan untuk waktu yang lama sehingga tidak ada yang berani berbicara secara terang-terangan di depan Keluarga Thomson, Keluarga Thomson pasti sudah dimarahi habis-habisan.
Namun, Carolin harus pergi ke sekolah. Orang-orang di sekolah tidak peduli identitasnya yang merupakan nona dari Keluarga Thomson. Dulu Carolin sering bergosip dengan temannya bahwa Sharon yang berstatus rendah selalu berharap menjadi anggota Keluarga Thomson. Kini setelah skandal pasangan adik dan kakak ipar terungkap, Carolin terus ditertawakan oleh teman-teman sekolahnya.
Semua ini gara-gara Sharon. Kalau Sharon tidak mengunggah video dan audio itu ke media sosial, Keluarga Thomson tidak akan ditertawakan orang!
Begitu melihat Sharon, kemarahan Carolin yang telah menumpuk selama beberapa bulan sontak meledak. Dia dengan cepat berjalan ke arah Sharon, lalu mengangkat tangan untuk menampar wajah Sharon.
__ADS_1
Namun, tangannya telah ditahan sebelum berhasil mengenai Sharon.
Begitu Carolin mendongak, dia bertemu dengan wajah dingin Sharon, "Kamu mau memukulku? Kamu tidak pantas, Carolin!"
Usai berkata, Sharon langsung memberi tamparan keras pada Carolin, "Kamu mengingatkanku bahwa kamu masih berutang satu tamparan padaku."
Suara tamparan ini sangat nyaring. Jelas sekali, Sharon menamparnya tanpa ampun.
Mendengar itu, Kendy diam-diam melirik Cruise.
Ekspresi pria itu mendingin. Dia mematikan telepon, lalu mengangkat kaki dan berjalan ke arah Sharon dan Carolin.
Carolin tercengang oleh tamparan Sharon. Ketika dia melihat Cruise datang, dia menutupi wajahnya sambil menangis, "Kak, dia memukulku! Dia baru saja memukulku!"
Sharon memandang Cruise, lalu mengangkat alis sambil mencibir, "Ya, aku baru saja memukulinya. Kenapa, Direktur Cruise mau pukul kembali?"
Cruise belum pernah diprovokasi seperti ini. Dia menatap Sharon di depannya lekat-lekat. Ini baru tiga bulan, dari mana asal keberanian Sharon untuk berlagak lancang di depannya?
Dengan wajah muram, dia hendak berbicara. Akan tetapi, Sharon mendahuluinya, "Aku tidak mengganggu kalian, jadi aku harapan kalian juga tidak menggangguku. Kalau aku kehilangan kesabaran, biar kalian tahu, aku memiliki banyak bukti skandal Keluarga Thomson."
Sharon berhenti tersenyum. Dia memandang Cruise dengan dingin, "Mantan yang baik seharusnya diam seperti orang mati. Awasi orang-orang di sekitarmu."
__ADS_1
Kemudian Sharon berbalik dan pergi. Lobi tersisa Cruise yang berekspresi datar dan Carolin yang gemetaran karena terlalu marah.