
Tadi malam Sharon minum sedikit alkohol. Saat pulang, dia menyewa supir.
Esok paginya, Novi menelepon sebelum jam weker berdering.
"Ada apa?"
Ini belum jam delapan! Sepertinya Novi memang sangat mencintai kehidupannya!
"Sasa! Kamu viral! Video pertunjukkan kita tadi malam diunggah orang ke media sosial. Sekarang semua media penuh dengan berita tentang cewek idaman pemain drum! Para netizen bersorak agar kamu bisa debut! Kamu akhirnya viral"
Sharon berjalan ke jendela, lalu mengangkat tangan untuk membuka tirai. Saat mendengar kata-kata Novi, dia agak mengernyit. Dia tidak setuju dengan perkataannya, "Sepertinya kata akhirnya kurang tepat?"
Novi yang bersemangat di ujung lain telepon terdiam sesaat, "Oh, maaf, aku lupa bahwa kamu pernah viral."
Kata-kata Sharon memang terkesan narsis. Namun, dia memiliki modal untuk narsis. Ketika dia masih mahasiswa baru, dia pernah viral hanya karena sebuah foto. Saat itu, ada banyak agensi artis yang mendatangi Sharon. Namun, Sharon menolak semuanya tanpa menemui satu pun dari mereka.
Setelah bertahun-tahun, dia lagi-lagi viral di seluruh Internet. Kata "akhirnya" memang kurang tepat.
"Jangan sombong."
Sharon tersenyum, lalu membuka pintu dan berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka.
__ADS_1
Novi mendengus, "Jangan sombong? Karena terlalu rendah hati, makanya kamu digertak oleh Keluarga Thomson!"
Padahal dia adalah putri dari Keluarga Tamin, dia malah bersikeras menikah ke Keluarga Thomson dengan menggunakan identitas orang biasa. Hasilnya pun sesuai dugaan.
Gerakan Sharon meremas pasta gigi terhenti sejenak, "Sudah, aku mau gosok gigi dan cuci muka. Bagaimanapun juga, sekarang aku adalah Manajer Sharon yang mengurus case dalam jumlah ratusan miliar."
"Ya ya ya! Aku tidak akan mengganggu Manajer Sharon untuk menghasilkan uang. Sebagai rakyat biasa, hamba mohon pamit dulu."
"Silakan."
Setelah mematikan telepon, Sharon mulai menyikat gigi.
Dia memandangi dirinya di cermin sambil melamun.
Kemudian dia berkali-kali mencoba untuk mengungkapkan identitasnya. Namun, Cruise selalu berkata bahwa dia tidak peduli dengan identitasnya, kemudian langsung mengakhiri percakapan dan lanjut bekerja.
Tak lama kemudian, dia tidak sengaja mendengar Carolin mengeluh pada Alfina bahwa kakak iparnya berasal dari keluarga biasa yang sebenarnya tidak cocok dengan Cruise. Saat dia mendengar hinaan dari para wanita bangsawan di pesta ulang tahun Carolin, dia tiba-tiba tidak ingin mengungkapkan identitas aslinya.
Dia ingin melihat apakah Cruise benar-benar tidak peduli dengan identitasnya sebagai orang biasa.
Pada akhirnya, dia mendapati bahwa Cruise memang tidak peduli. Cruise tidak peduli dengan latar belakangnya, juga tidak peduli dengan kebahagiaannya.
__ADS_1
Cruise tidak peduli tentang segala sesuatu tentangnya.
Konyol sekali.
Sikat gigi elektrik di tangan tiba-tiba berhenti, Sharon pun kembali sadar. Dia berhenti melamun dan lanjut membasuh wajahnya.
Bubur ayam jamur yang dimasak tadi malam sudah siap. Seluruh dapur penuh dengan aroma jamur yang kuat.
Dulu dia adalah nona bangsawan yang tidak pernah melakukan pekerjaan rumah. Setelah menikah dengan Cruise, dia seketika berubah menjadi pengasuh serba bisa.
Namun, hal ini bukan bukan hal yang buruk. Lagi pula, dia bisa menikmati masakannya sendiri.
Alangkah senangnya bisa menikmati bubur yang dimasak sendiri pada pagi hari.
Pagi ini, Carolin nyaris meledak.
Sharon yang menghilang selama beberapa bulan tiba-tiba muncul kembali. Tidak hanya itu, kini dia juga viral dengan pujian sebagai wanita idaman?
Lebih tepatnya, dia adalah wanita gila!
Mengingat betapa tercekiknya dia akibat masalah Sharon dalam beberapa bulan terakhir, Carolin langsung mengambil ponsel dan melakukan panggilan telepon.
__ADS_1
Wanita idaman?
Dia sungguh ingin melihat apakah beberapa saat lagi orang-orang masih akan menganggapnya sebagai wanita idaman atau tidak!