
Bisa dikatakan "Sky Bar" milik Junifer sangat ramai hari ini. Orang-orang yang datang untuk melihat Sharon dan yang lainnya sampai memenuhi bar. Usaha malam ini bisa melebihi omset satu minggu.
Lando menarik Cruise masuk ke dalam Sky Bar dan langsung melihat Sharon yang berada di atas panggung.
Sharon sangat mempesona. Meskipun dia hanya mengenakan sweter putih dan celana jins hitam santai hari ini, melihat Sharon di atas panggung sambil memegang tongkat drum di tangannya, kakinya di genta, kepalanya berdetak kencang, aura sekujur tubuhnya sangat menawan dan sangat sulit untuk tidak memperhatikannya.
Bar yang baru dibuka ini penuh dengan orang. Lando bahkan kesulitan menemukan tempat untuk duduk. Akan tetapi musik di sini benar-benar sangat luar biasa dan suasananya sangat meledak hingga Tuan Muda Lando tidak ingin beranjak pergi.
Ini bukan pertama kalinya Cruise melihat Sharon di atas panggung. Hanya saja, dibandingkan dengan rasa terkejut dan sindiran yang terjadi pada saat pertama kali, suasana hati Cruise hari ini pada saat melihat Sharon di atas panggung lebih rumit.
Lando yang berdiri disampingnya tampak seperti orang gila. Cruise ingin pergi dari sini karena musik di sekitar dan sorakan di mana-mana yang terlalu memekakkan telinga. Akan tetapi, baru saja hendak melangkah pergi, tiba-tiba dia berhenti.
Dia melihat Sharon yang berada di bawah cahaya lampu. Seharusnya dibalik balutan sweter putih itu Sharon tampak lembut, tapi pada saat ini, dia malah seperti ratu panggung yang mampu mengendalikan penonton. Bahkan, dari kerutan alisnya pun tampak terlihat sangat santai dan tidak memedulikan orang sekitar.
Cruise menyadari Sharon yang saat ini lebih membuat orang tergoda.
Setelah menyadari hal ini, raut wajah Cruise seketika menjadi murung.
__ADS_1
Dia sangat sadar bahwa dia dan Sharon sudah bercerai.
Meskipun sudah bercerai, tidak peduli Sharon baik atau jahat, mereka sudah tidak memiliki hubungan apapun.
Benar! Tidak memiliki hubungan apapun!
Selama jeda di atas panggung, Lando tetap sangat bersemangat. Lalu, dia menoleh dan melihat Cruise masih berada di sana. Dia pun sedikit terkejut dan berkata, "Eh, Cruise? Kamu masih di sini? Aku mengira kamu sudah pergi. Sharon sekarang sangat keren, kamu pasti sedikit menyesal karena sudah bercerai dengannya, 'kan?"
Cruise merasa seperti dirinya mendengar sebuah lelucon, "Apa itu menyesal?"
Lando tertegun dan berkata, "Oh, benar juga. Kamu tidak suka yang sudah janda. Kamu suka Nichole yang masih gadis."
Pertanyaan ini cukup mempersulit Lando, "Semua orang merasa seperti itu."
Raut wajah Cruise berubah muram dan berkata, "Aku tidak suka dia."
Meskipun dulu dia tidak menyukai Sharon, tapi jika bisa berkata jujur, Sharon sebagai istri dari Cruise sebenarnya cukup baik.
__ADS_1
Pertanyaan ini membuat Cruise merasa tidak senang, "Dia yang minta bercerai."
Lando mendengus dingin, "Kalau begitu, maksudmu Sharon merasa menderita?"
Cruise merasa mulut Lando sangat julid seperti mulut netizen yang berbicara tidak benar.
Sejak kapan menikah dengannya menjadi menderita?
Panggung mulai heboh lagi, Lando memesan segelas sampanye. Lalu, di sudut matanya seperti melihat sosok orang yang dia kenal.
Dia menaikkan alis, lalu buru-buru berjalan ke samping Cruise, "Cruise, kamu lihat deh orang yang dibawah panggung sambil membawa sebuket bunga mawar itu, bukankah itu Dion?"
Tanpa menunggu Cruise menjawabnya, Lando sudah bergumam sendiri, "Iya! Itu Dion! Dia ingin mengejar siapa dengan membawa sebuket bunga yang begitu mencolok di malam hari begini?"
Cruise sama sekali tidak peduli dengan hal ini. Dibandingkan hal ini, dia lebih ingin meninggalkan tempat ini.
Kemudian, tepat ketika dia membalikkann badan, tiba-tiba terdengar sebuah suara, "Wah! Ya ampun! Kakak cantik itu sudah punya pacar? Romantis sekali memberi mawar di atas panggung di tempat umum!"
__ADS_1
Lando yang berdiri di samping juga terkejut dan berkata, "Gila! Dion si playboy itu ternyata menyukai Sharon!"