
Seumur hidupnya, ini pertama kalinya Tuan Besar Thomson diusir orang. Raut wajahnya masih tidak enak ketika kembali ke rumah.
Selama tiga tahun ini, Sharon adalah anak yang penurut. Karena dia anak yang penurut, makanya sekalipun latar belakang keluarganya tidak baik, dia juga terpaksa menerimanya.
Akan tetapi, hari ini Sharon malah melawannya. Tuan Besar Thomson menahan kesal sampai pulang ke rumah, lalu dia langsung menelepon Cruise.
Melihat panggilan telepon dari Tuan Besar Thomson, Cruise pun sedikit mengenyitkan kening dan berkata, "Kakek?"
"Cruise, aku ingatkan ya! Tidak masalah kalau kamu mau menikah lagi, asalkan bukan Sharon!" ujar Tuan Besar Thomson.
Cruise berdiri dan berjalan ke jendela yang ada di samping melihat pejalan kaki yang seperti semut di luar sana dengan sedikit kesal, "Anda pergi mencari Sharon?"
"Belakangan ini berita di internet terlalu banyak, semua ini karena ulah Sharon. Awalnya karena melihat dia telah menjadi menantu selama tiga tahun ini, aku ingin membicarakan ini baik-baik dengannya. Tak disangka, dia tidak ingin mendengar ucapanku dan malah sarkas. Dia bahkan mengatakan aku buta! Wanita seperti ini, siapa pun yang menginginkannya ya ambil saja! Selama aku masih hidup, Keluarga Thomson tidak akan mungkin membiarkannya masuk kembali."
Tuan Besar Thomson sudah hidup setua ini, tidak pernah yang namanya dimaki orang, bahkan diusir orang. Hal ini lebih sulit diterima dibandingkan ketika Sharon mengunggah masalah Nichole ke internet.
Cruise justru malah merasa kesal dan berkata, "Kakek, aku dan dia sudah bercerai. Lagi pula, dia yang mau bercerai."
"Kamu ...," ujar Tuan Besar Thomson.
__ADS_1
Tuan Besar Thomson kesal hingga memutuskan telepon. Jadi, maksud Cruise tadi adalah Sharon yang tidak menyukai Keluarga Thomson, makanya minta bercerai?
Tuan Besar Thomson merasa otak Cruise ada masalah.
Ketika panggilan terputus, Cruise menundukkan kepala melihat sekilas ke layar ponsel. Setelah itu, dia melempar ponselnya ke meja yang ada di sampingnya.
Kemarin malam pukul sepuluh lebih, Dion mengirim pesan padanya yang berisi, 'Cruise, aku ingin mengejar Sharon. Aku benar-benar tulus ingin mengejarnya.'
Cruise dan Dion selama beberapa tahun ini adalah musuh berbuyutan dalam dunia bisnis. Akan tetapi, secara pribadi dia sangat kagum pada kemampuan Dion.
Terlepas dari kepentingan keduanya, hubungan Cruise dan Dion sebenarnya tidak seburuk itu.
Pesan teks yang dikirim Dion kemarin malam lebih mirip pengancaman dari pada pemberitahuan.
Lagi pula, bagi Cruise, Sharon masih tidak se-worth it itu untuk membuat dirinya berperang dengan Dion.
Akan tetapi, dia tetap merasa gundah.
Dibandingkan dengan Cruise yang sedang gundah. Suasana hati Sharon hari ini sangat baik. Ini pertama kalinya dia melawan Tuan Besar Thomson. Dulu semua peraturan di Keluarga Thomson yang harus menghormati orang tua dan menyayangi yang lebih muda menghambatnya. Ketika si tua bangka itu memberinya pelajaran, dia hanya bisa menurut dan menahan diri.
__ADS_1
Hari ini berbeda dengan sebelumnya karena dia dan Cruise sudah bercerai. Sharon sudah bukan bagian dari Keluarga Thomson, jadi apabila si tua bangka itu ingin mencoba mengaturnya, semua itu hanya mimpi!
Mendengar perkataan dari Delvina, ketika si tua bangka itu diusir pergi, ekspresi wajahnya sangat masam hingga terlihat bergetar.
Ckckck, hanya memikirkannya saja sudah merasa puas!
Sharon menandatangani berkas, lalu memberikannya kepada Delvina dan berkata, "Oh iya, ada kabar dari Pak Polisi Juna tidak?"
Delvina menggelengkan kepala dan berkata, "Sementara tidak ada."
Sharon menganggukkan kepala dan tidak terlihat sedih, "Oke, kalau memang tidak bisa membuat janji dengannya, ya sudah biarkan saja."
Yang menginginkan tanah itu tak hanya Perusahaan Wins saja. Apalagi, dia hanya seorang manajer yang latar belakangnya tidak jelas, jadi wajar saja apabila Juna tidak ingin bertemu dengannya.
Setelah Sharon menjelaskan semuanya, dia mengambil tas dan berkata, "Ayo pulang. Kamu juga jangan lupa makan."
Jarang-jarang Sharon tidak lembur hari ini, jadi dia mengajak Novi untuk pergi makan.
Akan tetapi, sepertinya konfliki sedikit sulit untuk dihindari. Pergi makan saja dia juga bisa bertemu dengan Carolin. Tepat ketika dia sedang bercerita tentang bagaimana dia membuat Tuan Besar Thomson pergi dengan kelas kepada Novi, mereka malah bertemu dengan Carolin.
__ADS_1