Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 96. Keposesifan Seorang Pria


__ADS_3

Ketika Cruise berjalan keluar, dia melihat pemandangan itu.


Cruise berdiri di sana dan pandangannya menatap dua orang yang ada di depan. Lalu, ketika dia melihat kalung yang ada di leher Dion, Cruise merasa matanya pedih seperti ditusuk sesuatu.


Dia ingat kalung itu. Itu adalah kalung dengan model yang sangat sederhana dan elegan. Dia sama sekali tidak sadar bahwa itu adalah sebuah kalung pria jika bukan karena dia melihat Sharon melepaskannya ketika dia kembali ke kamar untuk mengambil barang.


Cruise memiliki ingatan yang sangat baik. Selama tiga tahun Sharon menikah dengannya, dia tidak pernah melepaskan kalung itu dari tangannya.


Meskipun Cruise tahu bahwa itu adalah sebuah kalung pria, dia juga tidak merasakan apa pun.


Cruise sama sekali tidak peduli siapa pria yang ada di hati Sharon karena dia tidak mencintai Sharon.


Akan tetapi saat ini, Cruise malah ada keinginan untuk menarik kalung itu ketika melihat kalung itu ada di leher Dion.


Hanya saja, sebelum Cruise tersadar dari lamunannya yang ingin menarik kalung itu dengan gegabah, suara Dion sudah terdengar, "Apakah Tuan Muda Cruise ada urusan?"


Ketika Dion mengatakan hal tersebut, mata persiknya pun menunjukkan senyuman seperti sedang pamer kepada Cruise.

__ADS_1


Raut wajah Cruise tampak muram. Pandangannya melewati Dion dan melihat lurus ke arah Sharon yang berada di belakang Dion, "Sepertinya aku terlalu menyepelekan kamu."


Cruise justru terlihat seperti orang bodoh karena khawatir Sharon akan dipermainkan oleh Dion.


Suasana hati Sharon seharian ini hancur begitu saja karena Cruise. Perasaan tidak senang di hatinya semua karena perkataan Cruise. Oleh karena itu, perasaan nakal yang tidak pernah dia miliki sebelumnya tiba-tiba mencuat. Sharon berjalan maju ke depan, lalu dia mengulurkan tangan untuk menggandeng tangan Dion dari samping. Kemudian, dia menatap Cruise dengan tatapan mata mengejek dan terkekeh, "Aku malah tidak tahu kalau Tuan Muda Cruise pernah menganggap aku penting."


Raut wajah Cruise semakin tidak senang begitu disindir oleh Sharon.


Dion yang berada di samping juga menundukkan kepala dan melihat Sharon sekilas. Lalu, dia menggenggam erat tangan Sharon dan berkata, "Dia hanyalah orang yang tidak penting, jadi tidak perlu terlalu memedulikannya."


Sharon pun mengikutinya, dia menyampingkan tubuh dan masuk ke dalam mobil.


Dion segera masuk ke dalam mobil dari kursi pengemudi. Dalam waktu kurang dari dua detik, mobil pun melaju pergi dari depan Cruise.


Cruise menatap bayangan mobil hitam tersebut. Raut wajahnya berubah menjadi muram begitu memikirkan pemandangan Dion dan Sharon bergandengan tangan dan berciuman barusan.


Lando yang mengejar ke arah luar pun bertanya ketika melihat Cruise berdiri bengong di tempat, "Kenapa? Kamu tiba-tiba menjadi lapar dan berubah pikiran untuk tetap makan?"

__ADS_1


Cruise langsung masuk ke dalam mobil tanpa melihat Lando.


Dia membanting pintu dengan keras dan suaranya yang sangat keras sampai membuat orang gemetar.


Lando menatap mobil yang melaju pergi dan mendengus dingin, "Apa yang terjadi padanya?"


Dulu ketika masih menjadi suami istri, Cruise bahkan bisa memperlakukan Sharon seperti orang yang tak terlihat. Akan tetapi, kenapa setelah bercerai dan bertemu dengan Sharon, dia bersikap seolah Sharon sudah mencuri uang ratusan miliaran dari tabungannya?


Hendro mengerutkan kening dan berkata, "Keposesifan seorang pria."


Lando tidak mengerti dan berkata, "Apa hubungannya dengan ini?"


Hendro meliriknya sekilas dan berkata, "Aku akan bertanya sesuatu padamu, apa perasaan kamu kalau mantan istrimu sudah lebih dulu mendapatkan pasangan lagi setelah bercerai denganmu?"


Lando terkejut dan berkata, "Perasaan seperti apa? Tentu saja perasaan merestui. Bagaimanapun juga kan sudah bercerai. Apalagi, dia juga tidak berselingkuh di belakangku."


Hendro yang tiba-tiba tidak tahu harus bagaimana membantahnya, " ... anggap saja aku tidak mengatakan apa-apa."

__ADS_1


__ADS_2