Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 74. Aku Tidak Akan


__ADS_3

Sharon melihat Eric sekilas dan berkata, "Untuk sementara ini aku juga masih tidak yakin."


Eric bagaimana mungkin tidak mengerti, apalagi kemarin malam dia dan Sharon bertemu dengan Carolin dan Nichole. Eric sudah berada di dunia bisnis selama beberapa tahun, jadi dia sudah sering bertemu dengan perbuatan seperti ini, "Benar-benar terlalu menyindir !"


Sharon khawatir Eric terlalu emosi, jadi buru-buru menenangkan dan berkata, "Ayah, Ayah tenang dulu. Aku akan menyuruh orang untuk menyelidiki hal ini."


"Selidiki dengan jelas! Apa yang ibumu katakan benar. Orang tua macam apa yang mengajarkan anaknya seperti ini. Kamu selidiki. Aku dan ibumu harus pergi untuk bertamu, aku mau lihat orang tua seperti apa yang mengajari anak-anaknya seperti ini."


Eric sejak awal sudah ingin meminta pertanggungjawaban dari Keluarga Thomson, tetapi Sharon selalu menahannya. Sekarang mereka yang mencari gara-gara sendiri, apa pun yang Sharon katakan, Eric tidak akan lengah begitu saja.


Sharon juga tahu bahwa Eric menyayangi dirinya. Masalah kali ini hanya bisa mengatakan bahwa Carolin bodoh dan jahat. Padahal Sharon sudah tidak ingin meminta pertanggungjawaban pada Keluarga Thomson, tetapi mereka yang tidak tahu diri. Kalau begitu, sudah saatnya harus meminta pertanggungjawaban pada mereka.


Sharon menuangkan teh pada Eric dan berkata, "Ayah, aku mengerti. Aku akan meminta sekretaris untuk pergi menyelidiki."


Eric benar-benar sangat marah. Sharon khawatir Eric kesal hingga merusak kesehatannya, jadi dia buru-buru menenangkannya.

__ADS_1


Setelah mengobrol sebentar, emosi Eric akhirnya lebih tenang. Lalu, dia berkata, "Kalau Keluarga Thomson yang melakukan hal ini, kali ini kamu tidak boleh menahan aku dan ibumu lagi."


Sharon tersenyum tak berdaya, "Kali ini tidak akan. Sungguhan!"


Melihat Sharon yang sudah berjanji, Eric pun mengangguk puas.


Eric sudah menahan kekesalan ini sejak lama. Apabila masalah ini benar-benar Keluarga Thomson yang melakukannya, dia pasti tidak akan tinggal diam.


Setelah Sharon dan Eric selesai makan dan keluar dari ruangan VIP, raut wajah Eric masih tampak dingin.


Eric menundukkan kepala untuk melihat sekilas putri kesayangannya dan memaksakan diri untuk tersenyum.


Sharon melihatnya sambil tertawa, "Anda tersenyumnya dengan sangat terpaksa."


Eric kali ini benar-benar tertawa dan berkata, "Kamu ya, ketika di sekolah ada orang yang menindasmu, kamu pasti menindas kembali. Kenapa sekarang sudah dewasa malah hidup seperti zaman dulu? Takut Ayah tidak bisa melindungi kamu?"

__ADS_1


Mendengar perkataan ini, senyum di wajah Sharon menjadi samar dan berkata, "Aku sudah dewasa, tentu saja tidak seperti dulu yang begitu impulsif."


Eric tiba-tiba bernostalgia membicarakan tentang Sharon yang menjadi anak berandalan ketika SMP dulu. Sambil berbicara, dia akhirnya pun lupa akan hal tadi.


Mereka berdua berbicara sambil tertawa. Sharon bahkan sambil menggandeng tangan Eric. Jika dilihat dari jauh, mereka memang terlihat sangat mesra.


Orang yang mengenal mereka pasti meratap hubungan ayah dan anak yang begitu dekat. Akan tetapi, orang yang tidak mengenal mereka pasti jadi berpikir sesuatu tentang mereka. Terlebih lagi, rumor yang tersebar hari ini tentang Sharon yang menjadi simpanan. Melihat gambaran ini, seperti sedang mengkonfirmasi bahwa rumor tersebut benar.


Cruise yang baru saja keluar dari lift melihat Sharon yang sedang menggandeng seorang pria paruh baya sambil tertawa. Raut wajahnya seketika menjadi dingin.


Kendy yang berada di belakang juga terkejut. Hari ini rumor tentang Sharon menjadi simpanan tersebar di mana-mana. Sejujurnya, ketika Kendy mendengar hal ini, dia juga tidak percaya. Akan tetapi, dia tidak menyangka akan melihat pemandangan ini begitu keluar dari lift.


Kendy pun tanpa sadar melihat ke arah Cruise dan memanggilnya dengan hati-hati, "Pak Cruise?"


Cruise seolah tidak mendengar dan kedua matanya menatap lekat pada Sharon yang sedang jalan mendekat.

__ADS_1


__ADS_2