Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 37. Mantan Istrimu Debut?


__ADS_3

Di Kota Bionka ada dua bar yang sangat terkenal, yakni ONE dan Golder Bar. Kedua bar ini berada di Kota Namika dan di Kota Miami, jadi sama sekali tidak saling mengganggu dan hidup berdampingan dengan baik. Akan tetapi, Junifer malah membuka sebuah bar tepat di seberang ONE. Memang perlu diakui, Junifer sangat hebat karena bisa membuka bar ini di seberang ONE.


Awalnya tempat tersebut adalah sebuah restoran barat. Orang yang berlalu lalang di sana juga cukup banyak dan biaya sewa juga lumayan mahal. Akan tetapi, dengan keberadaan ONE, malah merebut banyak pelanggan. Tahun ini, kontrak kerja sama sudah habis. Pemiliki restoran tersebut pun memilih untuk tidak melanjutkan kontrak karena dia sudah membuka selama lima tahun dan biaya sewa yang juga semakin naik. Jadi, begitu mendengar kabar tersebut, Junifer pun langsung membelinya.


Biaya uang sewa satu tahun dua belas miliar lebih. Junifer pun tanpa basa-basi langsung menandatangani kontrak hingga lima tahun dan harus membayar enam puluh miliar lebih. Kalau nyali Junifer masih termasuk tidak besar, siapa lagi yang berani?


Ketika Sharon dan yang lainnya tiba, Junifer sedang menyapa temannya yang lain. Akan tetapi, begitu melihat kehadiran Sharon dan yang lainnya, matanya pun langsung berbinar-binar dan berkata, "Aku takut sekali kalau kalian tidak datang! Pembukaan bar aku malam ini bisa untung banyak atau tidak semua bergantung pada kalian!"


Sambil berbicara, Junifer berlari ke samping Sharon dan memeluknya dengan sangat gembira, "Terutama kamu! Wonder womennya aku!"


Video pendek Summer Band yang viral di internet terakhir kali, membuat Novi dan Lovis mendapatkan banyak penggemar karena mereka good looking dan auranya yang menarik.


Junifer sudah menghabiskan uang delapan puluh miliar di bar ini, jadi pembukaan bar ini tidak boleh gagal.


Sejak beberapa hari yang lalu, dia sudah membuat rumor bahwa Summer Band akan datang ke pembukaan bar malam ini.


Masalah ini juga sudah dia diskusikan dengan Novi. Dia tidak membicarakan hal ini pada Sharon karena dia mendengar dari Novi bahwa Sharon sedang dilanda banyak masalah.


Hari ini Junifer mengenakan pakaian yang seksi dan cukup menggoda orang. Ketika dia berlari dan memeluk Sharon, bagian depan dadanya terlihat sangat jelas. Sharon pun menaikkan alis dan berkata, "Kelihatan, bos!"


"Hah, kalau kamu suka, nanti aku bisa membiarkanmu lihat lebih lama lagi," ujar Junifer.


Sharon tertawa karena leluconnya, " ... aku tidak tertarik. Lepaskan tanganmu, aku naik untuk mencoba soundnya dulu."

__ADS_1


Mendengar hal ini, Junifer seketika langsung melepaskan tangannya dan berkata, "Baiklah, kamu hati-hati ya naik tangganya!"


Novi yang melihatnya dari samping pun merasa merinding dan berkata, "Aku mohon kembalilah bersikap normal, Junifer!"


"Memangnya aku tidak normal?" tanya Junifer.


"Kalau kamu seperti ini, orang akan mengira bahwa kamu menyukai Sasa!" ujar Novi.


Junifer melihat sekilas ke arah Sharon yang sudah sampai di atas panggung, "Lihatlah wajah dan postur tubuh Sharon. Kalau dia bersedia untuk belok, aku rasa aku sangat menerimanya."


"Pret! Kalau mau, juga harus aku duluan!" ujar Novi.


Mereka berdua sempat adu mulut sejenak. Setelah itu, Junifer pun mengalah karena bagaimanapun orang di sini semakin lama semakin banyak. Dia masih membutuhkan orang-orang di sini untuk mendapatkan keuntungan!


Novi mendengus dingin saat melihat Sharon dan yang lainnya sudah berada di atas panggung, "Mari tunggu sorakan!"


Orang yang datang hari ini tujuannya untuk melihat Summer Band. Apalagi hari ini kebetulan akhir pekan, ada banyak sekali mahasiswa yang datang untuk meramaikan suasana.


Orang-orang yang hadir di sana seketika menjadi penuh, padahal mereka baru saja bernyanyi beberapa menit.


Junifer yang berada di samping memperhatikan bir yang terus keluar. Seandainya dia bukan pemilik bar ini, mungkin dia sudah mengambil tongkat cahaya dan bersorak pada mereka.


Ini benar-benar sangat seru!

__ADS_1


Dibandingkan dengan keramaian yang ada di sini, ONE malam ini sedikit lebih sepi.


Lando duduk sebentar di kursi dan menyadari bahwa orang-orang yang datang setidaknya berkurang setengah dari biasanya.


Dia melihat sekilas ke arah Cruise yang diam tak bersuara di seberang, "Cruise, kamu sadar tidak orang yang datang hari ini sangat sedikit?"


Cruise menoleh dan melihatnya sekilas tanpa berbicara apapun.


Lando merasa bosan dan mengeluarkan ponsel untuk mengajak Hendro dan yang lainnya ke sini. Selesai mengirim pesan, dia membuka Facebook dan menyadari semua videonya sama.


Lando pun membukanya dan melihat Sharon yang sedang bermain drum.


Dia tertegun sejenak dan tanpa sadar melihat ke arah Cruise, "Cruise, mantan istrimu sudah debut?"






__ADS_1



__ADS_2