Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 34. Kamu Bisa Apa?


__ADS_3

Lando menyimpan kembali ponselnya dan beranjak pergi ke sana. Dia menatap Sharon yang dicegat dan mengangkat alisnya, "Mohonlah padaku, aku akan membantu kalian untuk menghajar mereka."


Mendengar hal tersebut, Novi langsung tertawa terbahak-bahak.


Sharon juga membengkokkan bibirnya dan tersenyum. Kemudian, dia menoleh untuk melihat Lando dan merasa ada yang salah dengan otak orang-orang yang berada di samping Cruise.


Sharon sudah lama tidak pernah dicegat orang, terakhir kali dirinya dicegat pada saat SMP. Dia sama sekali tak menyangka akan bertemu dengan hal seperti ini setelah belasan tahun.


Suasana hati Sharon malam ini sangat buruk karena Carolin dibawa lebih cepat oleh Cruise.


Sekarang beberapa orang ini malah mencegatnya. Sharon melirik sekilas pria yang mencegatnya, dia tidak marah dan malah tertawa, "Kalau aku tidak mau memohon padamu, kamu bisa apa?"


Lando yang mendengarnya dari samping merasa Sharon malah mempersulit keadaan.


Beberapa preman tersebut sepertinya sudah menjajah lama di daerah sana, tetapi Sharon masih berani menantang mereka.


Tatapan mata Sharon barusan seperti sedang mengejek Lando. Oleh karena itu, Lando pun mulai tidak senang dan berencana untuk membiarkan kedua wanita tersebut mendapatkan pelajaran terlebih dahulu, baru dia menolong mereka.


Wah, Lando merasa dirinya sangat baik, meski Sharon bersikap seperti itu padanya, dia tetap tidak pergi dan masih tetap tinggal di sana untuk menolong mereka pada saat penting.


"Tidak mau memberi muka? Kalau begitu, jangan salahkan kami kalau tidak memberi muka pada kalian juga!"


Sharon menarik kembali senyumannya. Ketika pria tersebut mengulurkan tangan, Sharon langsung mengangkat tangan dan menarik pergelangan tangan pria tersebut hingga berteriak kesakitan.

__ADS_1


Melihat bos mereka yang terluka, beberapa anak buah preman tersebut langsung bergegas maju.


Sharon sudah lama tidak pernah main tangan. Jadi, hari ini dia sama sekali tidak ragu-ragu untuk menghajarnya karena suasana hatinya sangat buruk.


Hanya dalam waktu empat sampai lima menit, empat atau lima orang preman tersebut sudah tersungkur di lantai oleh Sharon.


Sharon menarik kakinya, lalu menoleh dan melihat sekilas ke arah Lando yang berdiri di samping dengan terkejut. Kemudian, dia melihat ke arah Novi dan berkata, "Novi."


"Ayo, pergi!" ujar Novi.


Novi yang berdiri di samping karena tidak ingin terlibat dalam perkelahian tersebut pun berjalan baju dan menepuk bahu Sharon, "Anda sudah berusaha!"


Sharon menghempaskan tangan Novi dan berkata, "Ini tidak ada apa-apanya, membosankan."


Lalu, Lando yang memikirkan perkataannya tadi tiba-tiba merasa bodoh.


Ketika Lando tersadar dari lamunannya, Sharon sudah pergi. Lalu, dia buru-buru mengirim sebuah video pendek yang barusan dia videokan ke Facebook dengan caption, "Wonder woman! Wonder woman sejati!"


Setelah menghajar beberapa orang yang berniat jahat, suasana hati Sharon menjadi jauh lebih baik. Lalu, dia pun kembali ke apartemen untuk mandi dan bersiap-siap tidur.


Sebelum tidur, dia membuka sebotol wine dan minum segelas untuk membantunya tidur nyenyak.


Malam itu, Sharon tidur dengan sangat nyenyak.

__ADS_1


Hari ini adalah hari minggu, dia janjian dengan Novi pergi ke showroom untuk membeli mobil.


Pukul delapan pagi, Novi membawa sarapan pergi mencari Sharon. Begitu masuk ke dalam, dia mengeluarkan ponsel sambil terus berbicara, "Sasa, perkelahian kamu kemarin malam viral!"


Sharon menepuk pelan wajahnya dan terdiam sejenak, "Video pendek yang kamu buat?"


Novi menggelengkan kepala dan berkata, "Bukan aku, tapi Lando si bodoh itu."


Sharon tertawa, "Oh."


Terlalu membesar-besarkan.


Novi mendengus dingin, "Lando benar-benar sangat bodoh. Kemarin malam dia beraninya meminta kita memohon padanya! Hahahahaha!"


Novi juga tidak sungkan, dia langsung mengomentari postingan Lando tersebut dan berkata, "Apakah masih perlu memohon padamu, Tuan Muda Lando?"


Lando yang baru bangun dan melihat postingannya tersebut, " ... "




__ADS_1



__ADS_2