Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 83. Aku Tidak Terima


__ADS_3

Meskipun Keluarga Thomson juga kaya raya, ini pertama kalinya mereka melihat begitu banyak emas batang.


Emas batang di dalam koper tersebut bersinar dengan sangat terang di bawah cahaya hingga membuat orang-orang dari Keluarga Thomson pun tercengang.


Ketika Tuan Besar Thomson tersadar dari lamunannya, dia tercengang sebentar dan berkata, "Tuan Tamin, apa maksud Anda?"


Eric menaikkan matanya dan melirik Tuan Besar Thomson sekilas. Lalu, dia berkata, "Tuan Besar Thomson, Keluarga Tamin tidak suka berutang budi pada orang lain. Aku merasa satu koper emas batang ini sudah cukup untuk membayar semua pengeluaran Sasa selama menikah ke Keluarga Thomson. Tentu saja, kalau tidak cukup, Tuan Besar Thomson bisa meminta orang untuk menghitungnya terlebih dahulu. Nanti, aku akan menyuruh orang untuk mengirim uang ke sini."


Ketika Eric berbicara, dia terdiam sebentar, baru lanjut berkata, "Utang Keluarga Tamin pada Keluarga Thomson sudah lunas. Sekarang, giliran aku yang membuat perhitungan dengan Anda. Ini adalah utang Keluarga Thomson pada Keluarga Tamin."


Eric sudah berkecimpung dalam dunia bisnis selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, dia sudah terlatih untuk bisa mengendalikan emosinya. Ketika berbicara, wajahnya tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Akan tetapi, semua orang yang mendengarnya tahu bahwa dibalik perkataannya tersebut dia sedang marah.

__ADS_1


Mendengar perkataan Eric, ekspresi Tuan Besar Thomson juga menjadi dingin dan berkata, "Tuan Tamin, aku tidak terlalu mengerti maksud Anda."


Eric justru sedang menunggu Tuan Besar Thomson mengatakan hal ini. Kemudian, dia berkata, "Tidak masalah kalau Tuan Besar Thomson tidak mengerti. Aku akan memberitahumu satu per satu dengan jelas."


"Hal pertama yang ingin aku minta pertanggungjawabannya dari Anda hari ini adalah Sharon selalu mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari adik ipar dan Tuan Muda Cruise selama dia menikah ke Keluarga Thomson tiga tahun ini. Hal kedua adalah setelah Sharon dan Tuan Muda Cruise bercerai, seharusnya mereka sudah tidak memiliki hubungan apa pun. Tapi, Nona Caroline malah membayar orang lain untuk meracuni Sharon. Dia menyuruh orang untuk menculik dan memberikan obat kepada Sharon. bahkan menyuruh mereka untuk memperkosa Sharon. Hal ketiga adalah Nona Carolin mengambil foto aku dan Sharon dari posisi yang berbeda, lalu membuat rumor bahwa Sharon menjadi simpanan orang."


Eric langsung mengatakan semua tiga hal ini sekaligus. Setelah itu, dia langsung menatap Tuan Besar Thomson dengan lekat-lekat dan berkata, "Tuan Besar Thomson, aku berharap kamu bisa memberikan aku penjelasan terhadap tiga hal ini! Sekalipun Keluarga Tamin tidak sebaik itu, kami juga tidak ingin ditindas seperti ini."


"Kalau memang kalian tidak menyukai Sharon, kenapa mengizinkan Cruise menikah dengannya? Lupakan saja kalau kalian menindas anakku, tapi kenapa orang luar juga berani menindas anakku? Kalian bahkan langsung menghukum Sharon dengan menyuruhnya berlutut semalaman di depan leluhir hanya karena anakku muncul bersamaan dengan menantu anak pertama yang berselingkuh itu."


"Atas dasar apa kalian menghukumnya? Atas dasar apa kalian terus-terusan mempersulit dia? Kalau hari ini kalian tidak bisa memberikan sebuah penjelasan pada kami, kami akan meminta semua orang di dunia ini untuk memberikan kami sebuah penjelasan."

__ADS_1


Orang tua Sharon yang tak henti berbicara membuat ekspresi Tuan Besar Thomson menjadi tidak enak.


Hari ini, Sharon dan keluarganya benar-benar datang untuk meminta pertanggungjawaban. Terlebih lagi, dari ketiga hal tersebut, Keluarga Thomson-lah yang mencari masalah duluan.


Jika Sharon adalah anak dari keluarga biasa, mereka hanya perlu memberikan uang. Akan tetapi, saat ini identitas Sharon adalah putri tunggal Eric. Ini pertama kalinya Fajar semarah ini, tetapi tidak bisa berkata apa-apa.


Menghadapi pertanyaan Eric dan istrinya, Fajar hanya berkata, "Tuan Tamin, Nyonya Tamin, ketika anak muda bersama, pasti akan ada kesalahpahaman di antara mereka. Aku tentu saja mengerti perasaan Sharon yang kesal karena pernikahan mereka yang berakhir dengan tidak baik. Tapi, aku tidak bisa menerima kalau kalian bilang keluarga kami memperlakukan Sharon dengan tidak baik."


"Sharon, bagaimanapun kita juga pernah menjadi keluarga karena kamu pernah menikah ke Keluarga Thomson. Meski pernikahanmu berakhir dengan tidak baik, aku juga tidak mempermasalahkan masalah yang ada sebelumnya. Tapi, kenapa kamu malah berbicara sembarangan kepada orang tuamu, hanya karena dendammu sendiri?"


Begitu Tuan Besar Thomson berkata seperti itu, Sharon pun tertawa. Dia mendongakkan kepala dan melihatĀ  Cruise yang ada di samping dengan sinis, lalu berkata, "Tuan Muda Cruise, tolong kamu beritahu keluargamu, kenapa selama tiga tahun kita menikah, kita masih tidak dikaruniai anak?"

__ADS_1


__ADS_2