Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 98. Sepertinya Dion Serius


__ADS_3

Ketika Sharon berjalan sampai di depan pintu, tanpa sadar dia menoleh sekilas dan menyadari bahwa Dion masih berdiri di sana menatapnya.


Sharon sedikit terkejut, lalu mengalihkan pandangannya untuk mendorong pintu dan masuk ke dalam apartemen.


Di dalam lift tidak ada siapapun. Sharon masuk ke dalam dan melihat dinding lift yang terang. Lalu, dia bengong.


Jika empat tahun lalu orang itu adalah Dion, itu berarti pengejaran Dion padanya bukan untuk membuat Cruise kesal.


Setelah mengetahui hal ini, Sharon merasa sakit kepala. Lebih baik Dion mengejarnya hanya untuk membuat Cruise kesal, setidaknya dengan begitu, dia masih bisa menolaknya tanpa perlu berat hati.


Tak lama, suara pintu lift terdengar dan pintu terbuka.


Sharon menarik kembali pemikirannya dan beranjak keluar.


Begitu kembali ke apartemen, Sharon pun menelepon Novi.


Saat ini, Novi sedang berada di bar Junifer. Suara musik yang menggelegar membuat suara ponselnya tidak terdengar dan kebetulan dia meletakkan ponselnya di samping.


Sharon lanjut meneleponnya dua kali, tetapi tidak dapat terhubung. Oleh karena itu, dia langsung menelepon ke telepon bar.


"Bu Junifer."


Resepsionis berjalan mendekat setelah menerima telepon. Lalu, berbicara di samping telinga Junifer dan berkata, "Nona Sharon ingin mencarii Nona Novi. Dia meminta Anda untuk menyuruh Nona Novi menelepon dia balik."

__ADS_1


"Aku tahu."


Junifer mengiyakan sambil menatap Novi yang sedang berdansa dengan orang di kejauahan. Lalu, dia langsung naik ke atas dan menarik Novi.


Ketika Novi sedang bersenang-senang, dia merasa tidak senang ditarik oleh Junifer. Lalu, dia berkata, "Kenapa? Pria tampan tadi sangat menarik."


"Sasa cari kamu, dia menyuruhmu untuk segera menelepon balik."


Teman baik tentu jauh lebih penting daripada pria tampan.


Novi terkejut sebentar, lalu setelah sadar dari lamunan, dia buru-buru berlari kembali ke tempat duduknya dan mengambil ponselnya. Melihat panggilan tidak terjawab dari sharon, jantungnya sedikit berdebar seperti ada firasat yang buruk.


Memang perlu dikatakan bahwa firasat Novi cukup tepat. Selesai mendengar perkataan dari Sharon, Novi pun terkejut dan berkata, "Sasa, aku yang salah dengar atau kamu yang salah dengar? Kamu bilang orang empat tahun lalu ternyata Dion bukan si anjing?"


Mendengar panggilan ini, Sharon sedikit mengernyitkan alis.


Novi tertawa dan berkata, "Cruise si anjing, kalau dipanggil singkat menjadi si anjing, 'kan? Ini bukan poin utamanya, poin utamanya adalah orang yang ada pada malam hari itu benar-benar Dion bukan Cruise si anjing?"


Mendengar Novi mengatakan Cruise si anjing, Sharon merasa suasana hati yang tadinya buruk menjadi lebih baik.


Sharon mendengus pelan, "Kalung itu milik Dion."


Novi menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Sial, apakah malam itu benar-benar Dion?"

__ADS_1


Ketika berbicara Novi terdiam sebentar, lalu lanjut berkata, "Tapi, jujur saja, aku merasa cukup senang."


" ... kamu jangan merasa senang dulu. Aku ingin memintamu untuk bantu aku selidiki hal ini."


Sebenarnya meminta Delvina adalah cara tercepat untuk menyelidiki hal ini. Akan tetapi, Delvina adalah orang suruhan Eric. Sementara Eric tidak tahu masalah empat tahun yang lalu dan Sharon juga tidak berencana untuk membiarkan Eric tahu. Oleh karena itu, dia hanya bisa meminta tolong pada Novi.


Tentu saja, Novi yang setiap hari hanya tahu berfoya-foya pun tidak memiliki kemampuan ituu. Akan tetapi, kakak sepupunya, Juhri memiliki kemampuan ini. Jadi, Sharon pun hanya bisa mencari Novi.


"Ckckck, kamu tunggu saja! Aku akan meminta kakak sepupuku untuk menyelidiki! Hahaha, kalau pria pada kejadian empat tahun lalu bukan Cruise si anjing itu, itu malah lebih bagus, Sasa!"


Sejak dulu Novi memang tidak menyukaii Cruise. Sebelumnya Sharon masih akan membela Cruise, tetapi saat ini, dia hanya merasa risih setiap kali mendengarnya.


Sharon menatap pemandangan malam di luar jendela dan berkata, "Bagus ya bagus, tetapi belum tentu sebuah hal bagus."


Bagaimanapun, Dion jauh lebih sulit untuk dihadapi daripada Cruise.


Novi seketika tidak tersadar dan malah berkata, "Jangan-jangan, kamu masih tidak bisa melupakan cinta lama Cruise?"


Perkataan ini memang sanga menusuk hati. Sharon mengerutkan bibir dan berkata, "Cepat atau lambat juga akan lupa cinta lama."


" ... Tunggu! Kenapa malam ini kamu tiba-tiba mengatakan hal ini padaku?"


Jarang-jarang Novi bisa pintar. Sharon juga tidak ingin menutup-nutupi darinya. Jadi, dia menceritakan kembali kejadian hari ini dan berkata, " ... sepertinya Dion benar-benar serius."

__ADS_1


__ADS_2