Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 85. Jangan Muncul di Samping Anakku Lagi


__ADS_3

Belum sempat kata "tidak" ini terlontarkan, Carolin langsung terdiam melihat tatapan mata Cruise yang tertuju padanya. Oleh karena itu, dia pun berjalan dengan enggan ke hadapan Sharon dan Eric.


Sharon tidak berbicara apa-apa, dia hanya melihat Eric sekilas.


Eric langsung mengangkat tangan dan berkata, "Tidak perlu meminta maaf. Aku rasa kalaupun Nona Carolin mengatakan "Maaf", pasti juga tidak tulus merasa bahwa dirinya salah. Kalau bukan, karena Sharon pernah menikah Keluarga Thomson selama tiga tahun ini, aku dan istriku juga tidak akan datang sendiri ke sini hanya karena masalah yang dilakukan oleh Nona Carolin."


Cruise mengerutkan alis dan berkata, "Apa maksud Tuan Tamin?"


"Aku harap Nona Caroline bisa meminta maaf secara terbuka kepada keluarga kami dan mengakui bahwa dialah yang menyebarkan rumor tentang Sharon menjadi simpanan. Kalau Nona Carolin tidak bersedia untuk minta maaf, aku hanya bisa menyuruh pengacara untuk mengurus masalah ini."


Eric sudah berada di dunia bisnis sejak lama, tentu dia tidak akan semudah itu melepaskan mereka. Masalah seperti ini terlalu mudah dan tidak akan berperanguh apa pun terhadap Keluaraga Thomson jika hanya membiarkan keluarga mereka minta maaf dan berdamai secara kekeluargaan.


Akan tetapi, jika Carolin melakukan permintaan maaf secara terbuka, pasti akan berbeda. Selama beberapa tahun itu, bukankah dia sering bekerja sama dengan istri kakak ipar pertamanya itu untuk menindas Sharon?


Eric selalu mengingat semuanya dengan jelas. Sebelum datang, dia juga sudah membahasnya dengan istrinya.


Membicarakan hal ini, Eric pun lanjut berkata, "Oh ya, keluarga kalian juga tidak perlu mencoba untuk ganti rugi kepada kami. Karena bagaimanapun juga, reputasi keluarga kami menjadi jatuh karena rumor yang disebarkan Nona Carolin. Kalau ingin menghitungnya, aku takut kalian akan merasa bahwa keluarga kami ingin memeras."

__ADS_1


Orang terkaya di kota memeras. Perkataan Eric yang menghina keluarganya sendiri seperti ini membuat raut wajah Keluarga Thomson memucat.


Setelah diserang balik oleh Sharon, Tuan Besar Thomson pun tidak berani berbicara lagi. Dia juga tidak tahu harus bagaimana menjawabnya lagi.


Sejak dulu mereka sering mempersulit Sharon. Sekarang Sharon sudah "murka", jadi Tuan Besar Thomson juga tahu "semakin banyak berbicara semakin salah".


Selama ini Alfine selalu bersikap sebagai seorang "penengah". Oleh karena itu, dia juga tidak berkata apa-apa ketika Keluarga Tamin datang ke sini dengan penuh emosi dan mengajukan permintaan yang seperti ini. Menurutnya ini juga tidak kelewatan.


Hanya Carolin yang wajahnya memucat setelah mendengar perkataan Eric dan berkata, "Kak, aku tidak, aku benar-benar tidak ...."


Cruise menoleh ke samping untuk melihat Carolin. Tatapan mata yang dingin itu langsung membuat Carolin membeku dan berkata, "Aku, aku ...."


Cruise mengiyakan dan melihat Sharon sekilas.


Sharon juga menatap Cruise balik. Akan tetapi, wajahnya terlihat sangat dingin dan tidak ada ekspresi apa pun.


Lalu, Eric medengus dan berkata, "Mengenai masalah Nona Carolin memberikan obat pada Sharon."

__ADS_1


Membicarakan masalah memberikan obat, tatapan mata Cruise juga menjadi dingin, "Tuan Tamin, Sharon juga pernah memberikan obat pada adikku."


Selama ini Eric selalu melindungi Sharon, jadi dia tidak senang ketika mendengar perkataan Cruise dan berkata, "Kenapa? Adikmu boleh memberikan anakku obat, anakku tidak boleh memberikan adikmu obat?"


"Tuan Tamin salah paham. Maksudku, aku merasa masalah ini sudah impas."


Selesai berbicara, dia menatap Eric dengan lekat-lekat. Seandainya masalah ini semakin diperbesar, kedua keluarga pasti akan mengalami kerugian.


"Apa yang dikatakan Tuan Muda Cruise benar, masalah ini memang sudah impas."


Lalu, Sharon menyela dengan suara datar. Dia mmelihat Carolin dengan tatapan merendahkan dan berkata, "Hari ini cukup sampai di sini. Setelah Nona Carolin minta maaf, kita sudah tidak ada hubungan apa pun lagi. Tapi, ...."


Setelah terdiam sejenak, Sharon tersenyum dan berkata, "Kalau Nona Sharon kelak mencari masalah lagi denganku, aku tidak akan datang berdiskusi dengan baik-baik seperti ini lagi."


Selesai berbicara, dia menoleh melihat ke arah Eric dan Merlin, lalu berkata, "Ayah, Ibu, ayo pergi."


Sebelum pergi, Eric masih tidak tahan untuk berkata, "Kala itu, Sharon memutuskan hubungan dia denganku hanya karena ingin menikah denganmu. Melihat kondisi Keluarga Thomson hari ini, ternyata tak hanya Tuan Besar Thomson yang usianya sudah tua dan memiliki penglihatan tidak baik, tapi kalian semua juga tidak punya hati. Ingat! Kamu dan Sasa sudah bercerai, jangan pernah muncul lagi di samping anakku."

__ADS_1


Sharon menggandeng Merlin berjalan sampai di depan tangga, tetapi matanya pun menjadi panas ketika mendengar perkataan Eric dari belakang.


Sebenarnya orang yang buta tak hanya Keluarga Thomson. Kala itu, dia juga buta, untung sekarang sudah sadar.


__ADS_2