Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga

Bercerai Demi Mewarisi Harta Keluarga
Bab 16 Cruise Juga Datang?


__ADS_3

Penampilan selama lima menit sepenuhnya menghebohkan suasana. Saat berakhir, para penonton bahkan bersorak agar mereka menampilkan satu lagu lagi!


Beberapa orang yang hendak turun saling pandang. Pada akhirnya, pandangan mereka tertuju pada Sharon.


Sharon mendecakkan lidahnya, "Kenapa tidak?"


Usai berkata, dia mengentakkan kaki dan memicu kehebohan lagi.


Keempatnya baru turun dari panggung 20 menit kemudian. Sudah hampir sepuluh tahun mereka tidak pernah begitu bersemangat.


Novi bahkan berpikir jauh, "Astaga, kurasa kita bisa langsung debut saja!"


Sharon mengambil air hangat dari Lovis, lalu melirik Novi semata, "Kalau kita benar-benar debut, aku yakin kamu tidak akan berkata seperti ini lagi."


Novi memang suka semuanya. Dia suka bermain musik dan bass.


Akan tetapi, kalau mereka benar-benar debut dan dibatasi sekian banyak aturan, nantinya Novi pasti orang pertama yang ingin membubarkan band.


Mereka bukan lagi remaja sepuluh tahun yang lalu. Sekarang Lovis telah menyelesaikan studinya dan kembali ke rumah. Kini dia menjadi seorang ahli bedah yang dapat menentukan hidup dan mati segelintir orang. Gelvin yang memiliki penampilan baby face juga mengenakan sepatu kulit dan mulai mewarisi bisnis keluarga.


Sudah beruntung sekali karena sampai saat ini pun mereka masih memiliki semangat muda.

__ADS_1


Novi tersenyum mendengar kata-kata Sharon, "Sasa, malam ini menyenangkan, bukan?"


Sharon menundukkan kepalanya untuk minum air, lalu tersenyum, "Menyenangkan."


Dia terjebak oleh Cruise selama tiga tahun dan hampir lupa bahwa dulu dia pernah begitu liar dan bahagia.


Saat mereka sedang berbicara, Junifer berlari mendekat. Dia tidak sengaja menabrak Sharon sehingga air tumpah dan membasahi Sharon. Lovis segera menarik tisu untuknya.


Junifer merasa bersalah, "Maaf, aku terlalu terburu-buru. Malam ini keren banget! Aku terlalu senang!"


Sharon mengatupkan bibirnya, "Tidak apa-apa."


Dia juga merasa bahwa pertunjukkan malam ini sangat luar biasa. Sampai sekarang pun jantungnya masih berdetak kencang.


Senyum Sharon memudar begitu melihat Lando, "Tuan Lando, lama tidak bertemu."


"Ya, lama tidak bertemu. Begitu bertemu, kamu langsung memberi kami kejutan segitu besar!"


Lando masih tenggelam dalam kesenangan barusan. Dia sepenuhnya lupa bahwa dulu dia sangat memandang rendah Sharon.


Novi menangkap kata kunci dalam perkataannya, "Kami? Siapa lagi selain kamu? Jangan-jangan, Cruise juga datang?"

__ADS_1


Sharon sudah menemukan Cruise. Kebetulan Cruise juga sedang berjalan mendekat.


Alis Sharon terangkat, "Kapan kalian datang?"


Kini Lando sudah agak tenang. Dia merasa sedikit canggung, "Aku sudah lama di sini, Cruise datang belasan menit yang lalu."


"Oh, maaf telah menodai telinga Tuan Cruise."


Begitu Sharon selesai berbicara, Cruise telah sampai di hadapannya.


Suara Sharon tidak terlalu keras, tapi juga tidak terlalu kecil. Cruise bisa mendengarnya dengan jelas.


"Memang."


Novi kesal mendengar jawaban Cruise. Tepat ketika dia ingin membantah, Sharon langsung menghentikannya. Sharon memandang Cruise sambil mencibir, "Bagaimanapun, Tuan Cruise lebih suka mendengar suara manja dari kakak ipar."


Wajah Cruise sontak memuram mendengar kata-kata Sharon.


Daya serang dari kalimatnya itu sungguh tinggi. Tiga bulan lalu, dia berhasil membalikkan situasi Nichole. Pada saat bersamaan, skandal antara Cruise dan Nichole terungkap.


Semua orang di tempat dapat memahami maksud ironi dari Sharon. Bahkan Lando sekalipun ingin mengacungkan jempol pada Sharon.

__ADS_1


Mantap! Beraninya Sharon berbicara seperti ini pada Cruise!


__ADS_2