Bukan Cinderella

Bukan Cinderella
Robby Dan Susan Berkencan?


__ADS_3

Malam itu Robby pulang larut malam dan hanya memberi sapaan selamat malam pada Elle sebelum kembali ke rumah depan.


Elle diam-diam sepakat dengan pendapat Bob tentang perubahan Robby. Elle juga tidak terlalu memikirkannya, kalau Robby berubah acuh seperti ini, mungkin karena/ karakter aslinya memang seperti ini. Robby yang mereka kenal dulu adalah pribadi palsu karena amnesia. Mungkin hidup harus kembali ke jalur yang seharusnya. Dia dan Robby akan menjadi orang asing atau mungkin Robby itu tidak akan ada lagi berganti dengan aslinya dan tidak akan saling mengenal di masa depan.


Elle tertidur dengan pemikiran kacau itu.


Pagi hari saat membeli sarapan.


"Hai Elle! beli sarapan juga?" Susan menyapa yang dibalas anggukan halus oleh Elle.


Bolehkah kita pulang bersama?" Susan menghampiri Elle yang selesai memesan makanan.


" Kamu memesan banyak. Apa ini untuk Robby juga?"


"Tidak. Aku sarapan bersama Bob"


"Bagaimana dengan Robby?"


" Kamu harus bertanya padanya sendiri" Ujar Elle.a


" Elle, kamu pasti tahu layar belakang Robby tidak sederhana?" Susan dengan susah payah mensejajarkan langkahnya dengan Elle.


"Susan, katakan saja apa yang ingin kamu katakan" Elle menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Susan.


" Sebenarnya aku dan Ricky hanyalah perjodohan keluarga, kami hanya bersandiwara untuk kepentingan keluarga Masing-masing "


" Itu bukan hal yang berkaitan denganku, tidak ada gunanya membicarakannya" Ujar Elle.


" Lalu, bagaimana dengan Robby? apa berkaitan denganmu?" Susan menukas cepat.


Elle memandang Susan sesaat.


" Kenapa kamu ingin tahu, pria mana yang berkaitan denganku? Seingatku, kita tidak cukup dekat untuk terlibat dalam urusan pribadiku" Elle memutar matanya.

__ADS_1


"Elle!" Susan memanggil dengan wajah serius.


" Sejujurnya, aku menyukai Robby dan aku yakin, Robby juga sama. Bagaimanapun, cowok kota pada umumnya menyukai cewek yang sama dengannya "


Elle tersenyum dengan di sengaja.


" Kalau kamu menyukainya, kamu bisa mengatakan itu padanya. Tidak ada hubungannya denganku"


" Aku hanya mengatakannya agar kamu bisa memahami situasinya dan juga lebih tahu diri"


" Susan, hubunganku dengan Ricky dan Robby tidak seperti yang kamu pikirkan"


" Baguslah kalau begitu" Elle memutar bola matanya kemudian berjalan pergi. Susan masih membuntuti nya di belakang.


" Elle, kamu sudah kembali?" di tengah jalan pulang, Bob dan Robby juga datang.


" Kamu mau membeli sarapan juga? aku sudah membeli banyak loh " Kata Elle mengangkat kantong makanan di depan wajah Bob.


" Terlalu males jalan ke sana lagi"


Di belakang Elle, Susan menyapa Robby yang patuh berhenti di depannya.


" Rob, kamu mau cari sarapan juga?" Susan bertanya, terdengar penuh perhatian.


Elle melirik dan melihat mereka berhadapan untuk mengobrol.


Ia mengajak Bob segera kembali.


" Yuk, pulang! "Dengusnya.


" Oh... Elle dan Bob sudah pergi. Jangan sampai dia salah paham tentang kita" Ucap Susan terdengar merasa bersalah. Namun hatinya sedang bersorak.


" Aku.... "

__ADS_1


" Entah apa yang coba kamu mainkan dan apa yang sedang kamu pikirkan. aku hanya memintamu menjauh dari Elle, dia terlalu baik untuk bercampur denganmu" Robby cepat memotong pembicaraan Susan.


Susan agak panik mendengar ucapan Robby.


" Aku... "


" Kamu bukan orang baik." Robby mendengus kasar meni ggalkan Susan.


" Nih! " supir berbadan tegap datang memberi sarapan.


" Bukankah kata- katamu tadi agak berlebihan " Katanya pada Robby saat mereka berjalan pulang.


Di meja makan rumah belakang, Elle dan Bob menikmati sarapan mereka.


" Aku sudah penuh, nih" Ujar Elle mendengar gerakan datang dari pintu. Benar saja, Robby muncul dengan mangkok sarapan yang sama dengan yang dibeli.


" Kamu habiskan" Bisik Elle pada Bob yang konsentrasi penuh menikmati makanan di depannya.


" Bagaimana dengan Robby?"


" Mulai sekarang, tidak perlu memikirkan dia".


" kenapa"


" Sudah ada yang mengurusnya "


" Siapa? "


" Susan"


" Kok bisa susan? Apa mereka dekat?"


" Mungkin mereka berkencan"

__ADS_1


__ADS_2