Bukan Cinderella

Bukan Cinderella
Menjadi Tahanan


__ADS_3

Seminggu berlalu...


Dan sampai hari ini Alyssa sama sekali belum bertemu dengan Zayden. Bahkan Jimmy juga tidak ada menemui nya.


Ponsel mereka berdua tidak bisa dihubungi. Ponsel Jimmy memang aktif, tapi dia tidak pernah mau menjawab panggilan dari Alyssa. Entah apa yang sudah terjadi hingga mereka menghilang bagai ditelan bumi seperti ini.


Alyssa benar benar cemas, karena terakhir kali bertemu Zayden adalah dimalam itu. Malam dimana dia kehilangan semua nya. Tidak mungkin Zayden pergi setelah mendapatkan harta berharga Alyssa kan?


Tidak...


Alyssa percaya Zayden. Zayden bukan lelaki brengsek yang akan pergi begitu saja setelah dia mendapatkan apa yang dia mau.


Meski Zayden memiliki segala nya, tapi Alyssa percaya, jika cinta Zayden memang tidak main main.


Alyssa hanya cemas, terakhir kali bertemu, Zayden dibawa oleh polisi. Bahkan dia sudah seperti seorang tahanan saja waktu itu. Dan apakah karena itu yang membuat dia tidak ada datang lagi menemui Alyssa. Apa karena itu Zayden belum sempat mengabari nya.


Sungguh, Alyssa benar benar ingin tahu apa yang telah terjadi pada Zayden sebenarnya.


Tapi bagaimana mencari nya? Dimana dia berada? Apa Alyssa harus kerumah utama untuk mencari nya.


Tidak..


Tidak mungkin. Itu hanya akan menambah masalah saja.


...


Sementara dikantor polisi...


Ya, masih dikantor polisi. Zayden sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus yang menjerat nya karena telah terbukti mencelakai Anabella. Gadis itu kini masih berada dirumah sakit karena benturan dikepala nya yang cukup serius.


Zayden akui, dia memang bersalah dan pantas mendapatkan hukuman. Tapi sayang nya, rekaman cctv itu sudah banyak yang dipotong, dan hanya menampakkan ketika dia sudah hanya tinggal berdua saja bersama Anabella.


Hukuman Zayden sudah ditetapkan dipengadilan. Tujuh tahun penjara, dan itu yang harus dijalani nya.


Zayden lebih memilih mendekam dipenjara dari pada harus menikahi Anabella. Gadis licik yang pasti hanya akan merugikan keluarga Zega nantinya.

__ADS_1


Dan lagi, Zayden tidak ingin mengkhianati cinta Alyssa. Biarlah dia yang terpuruk dan mendekam dibalik jeruji, dari pada dia yang harus menikah dengan orang lain.


Tidak,


Zayden bahkan lebih memilih mati jika dia tidak menikah dengan Alyssa.


Dia sudah mengambil harta yang paling berharga dari gadis yang di cintai nya itu. Dan tidak mungkin hanya demi kebebasan Zayden mengorbankan cinta nya.


Tidak, dia bukan lelaki bajingan.


Saat ini Zayden sudah duduk dihadapan tuan Juanda yang datang lagi menemui nya. Dia datang bersama pak Pong dan juga Jimmy. Terakhir kali dia bertemu dengan kakek nya adalah saat pertama Zayden dibawa ketempat ini. Wajah kakek nya ini nampak begitu kusut dan penuh beban. Tapi apa mau dikata, jika semua sudah terjadi.


"Apa kau memang masih memilih untuk mendekam dipenjara dari pada menikah dengan nya" tanya tuan Juanda.


"Menikah dengan nya memang tidak akan merusak nama baik keluarga Zega. Tapi menikahi nya sudah pasti akan membuat keluarga Zega hancur perlahan" ungkap Zayden.


Tuan Juanda memandang Zayden dengan lekat.


"Kakek, sedikit saja kakek buka mata untuk tahu siapa mereka. Bukan hanya demi cintaku aku menolak pernikahan ini, tapi juga demi keluarga Zega" ucap Zayden akhirnya. Setelah lama dia ingin mengungkapkan hal ini.


"Anabella bukanlah se..."


Zayden terdiam memandang kakek nya.


"Jimmy sudah memberi tahukan padaku semua nya" jawab tuan Juanda.


Zayden langsung melirik kearah Jimmy yang hanya tertunduk sejak tadi.


"Tapi jika kau tidak ingin menikahi nya, maka kau akan mendekam dipenjara untuk waktu yang lama Emanuel " ujar tuan Juanda.


Zayden tersenyum tipis dan menggeleng.


"Bahkan untuk seumur hidup pun aku rela, dari pada harus menikah dengan nya" sahut Zayden


Jimmy yang mendengar itu langsung tertegun dan memandang Zayden dengan lekat.

__ADS_1


"Tujuh tahun... bukan waktu yang sebentar " gumam tuan Juanda.


"Aku sudah memeriksa rekaman cctv itu. Dan kau memang terbukti telah melukai Anabella " tambah nya lagi.


"Ya, memang, aku tidak akan berdalih jika aku yang telah mencelakainya. Tapi itu memang pantas dia dapatkan. Aku tidak Sudi menyentuhnya, apalagi dia yang sudah bekas orang lain" jawab Zayden.


"Kakek... untuk yang terakhir kali. Aku bilang padamu, jika aku hanya akan menikah dengan Alyssa. Aku lebih memilih dipenjara seumur hidup dari pada harus menikah dengan orang lain. Apalagi dengan gadis seperti Anabella." ucap Zayden dengan begitu yakin.


Tuan Juanda bahkan sudah tidak bisa lagi berkata apapun. Apalagi ketika Jimmy sudah mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi. Dia mungkin bisa membalaskan kejahatan dan kelicikan Alexander, tapi tentang hukuman Zayden. Tentu dia tidak bisa, apalagi Zayden memang terbukti bersalah.


Keluarga Zega, sejak dulu adalah keluarga yang terpandang, terkenal dengan nama baik dan sama sekali tidak pernah terlibat dengan hukum. Tapi sekarang, Zayden malah terlibat dengan hukum. Dan tentu saja tuan Juanda tidak bisa memakai wewenang nya sesuka hati untuk membebaskan Zayden. Apalagi tuan Alex yang juga tidak akan mungkin berbelas kasih untuk melepaskan Zayden jika Zayden tidak ingin menikah dengan putrinya.


Tuan Juanda cukup terkejut sebenarnya dengan kenyataan yang dia ketahui, tapi apa lagi yang bisa dikata. Zayden sudah membatalkan pertunangan ini. Dan juga membuat Anabella masuk rumah sakit karena terluka cukup parah. Jelas keluarga Alexander tidak akan terima.


Tuan Juanda menghela nafas nya dengan pelan. Dia langsung beranjak dari duduk nya setelah lama terdiam.


"Kakek" panggil Zayden.


"Maafkan aku, tapi biarkan aku disini. Aku sungguh tidak ingin mengkhianati cintaku hanya demi kebebasan" ucap Zayden.


Tuan Juanda hanya diam dan langsung beranjak dari ruangan itu. Meninggalkan Zayden yang mematung dan memandang nanar kepergian nya.


Jimmy yang masih tinggal disana memandang Zayden dengan perasaan yang berkecamuk.


"Tuan, sebisa mungkin saya akan mencari pengacara terbaik untuk meringankan hukuman anda" ucap Jimmy


Zayden menoleh pada Jimmy dan mengangguk pelan.


"Selama aku tidak ada, tolong jaga kakek dengan baik. Perusahaan aku serahkan padamu" ucap Zayden


Jimmy mengangguk.


"Semua masih bisa saya atasi tuan, bahkan media yang mencari kabar tentang anda dan nona Anabella juga masih bisa diatasi meski kabar ini sudah menyebar. Hanya saja...." perkataan Jimmy langsung terhenti. Dia memandang Zayden dengan ragu.


"Hanya saja, bagaimana dengan nona Alyssa?" tanya Jimmy.

__ADS_1


Zayden menghela nafas nya kembali. Sangat berat dan terasa sesak. Tidak ada yang dia fikirkan saat ini selain Alyssa nya. Zayden benar benar merasa bersalah pada cinta nya itu.


"Bawa dia padaku. Semoga dia bisa mengerti dan menunggu" ucap Zayden.


__ADS_2