Bukan Cinderella

Bukan Cinderella
Perkataan Tuan Juanda


__ADS_3

Hal yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya jika perjalanan cinta mereka akan setragis ini. Dari mulai perbedaan status sosial yang tinggi, terhalang restu dari tuan Juanda, dan sekarang malah Zayden yang dipenjara.


Apa sebenarnya mereka memang tidak bisa ditakdirkan untuk bersama???


Kenapa perjalanan cinta mereka semenyedihkan ini?


Dua Minggu berlalu, dan sekarang Zayden memang sudah ditetapkan sebagai tersangka narapidana. Hancur luluh rasanya hati Alyssa mendengar ini.


Zayden dengan rela mengorbankan kebebasan nya hanya karena tidak ingin menikah dengan Anabella. Dia benar benar tidak ingin mengkhianati cinta Alyssa.


Dan oleh karena itu, meski sedih dan perih, Alyssa memang harus bertahan. Tujuh tahun memang bukan waktu yang sebentar, namun dia tahu, jika menjalani nya dengan ikhlas. Semua pasti akan baik baik saja.


Alyssa belum ada lagi menemui Zayden setelah terakhir kali dia menjenguk nya hari itu. Jimmy melarang Alyssa untuk bertemu dengan nya. Dengan alasan permintaan Zayden yang memperboleh kan mereka bertemu hanya sebulan sekali, dan itu adalah dua Minggu lagi.


Siang ini Alyssa masih bekerja direstauran. Sebenarnya dia benar benar tidak bersemangat untuk bekerja, tapi jika dirumah pun, Alyssa lebih sedih lagi.


Bayangan kebersamaan nya bersama Zayden selalu terbayang. Bahkan setiap malam, Alyssa selalu menangis mengenangkan nasib mereka yang begitu menyedihkan.


Bayangan kejadian malam dimana kesucian Alyssa terenggut masih selalu dia ingat. Bagaimana Zayden yang menangis karena dia begitu menyesal.


Semua nya masih Alyssa ingat, dan karena itu yang selalu membuat dia benar benar merasa sedih.


Kenapa nasib percintaan nya tidak seperti orang orang diluar sana.


Pacaran, menikah, punya anak, dan bahagia selama nya.


Ah... mungkin Alyssa yang terlalu banyak berharap.


"Hei... Sya" seruan Cici membuat Alyssa terkesiap kaget.


Dia yang sedang membersihkan meja makan restauran langsung memandang kearah Cici yang membawa sebuah brosur ditangan nya.


"Kamu suka banget ngejutin aku" ucap Alyssa.


Cici tertawa dan langsung duduk dihadapan Alyssa.


"Kamu yang suka banget ngelamun. Pasti lagi mikirin tuan bos kan" bisik Cici.


Alyssa memandang Cici dengan sendu dan dia segera mengangguk pelan. Semua orang sudah tahu jika pewaris tunggal perusahaan Zega ditangkap karena melakukan penganiayaan pada seorang model.


Dan itu sudah bukan lagi menjadi rahasia publik..


"Hubungan kalian terlalu rumit. Tapi kamu harus sabar, harus tetap bertahan disaat dia terpuruk begini" ujar Cici.


"Iya, mungkin ini lebih baik dari pada melihat dia nikah sama orang lain" jawab Alyssa dengan sendu, namun Cici malah tertawa mendengar itu.


"Itu kedengaran jahat Sya" sahut Cici.


Alyssa mencebikkan bibir nya dengan kesal. Restauran sudah agak sepi karena jam makan siang sudah lewat. Dan sekarang mereka bisa bersantai sedikit.


Alyssa langsung duduk dihadapan Cici dan menopang dagu nya.


"Kamu bawa apa itu?" tanya Alyssa seraya melirik brosur ditangan Cici.


"Oh ini, ini brosur perlombaan masak" jawab Cici.


"Lomba masak?" tanya Alyssa


Cici langsung mengangguk dengan cepat.

__ADS_1


"Dua Minggu lagi, ada salah satu acara di stasiun TV yang ingin ngadain perlombaan masak untuk umum, kalau gak salah dihotel Denue" jawab Cici seraya memberikan brosur itu pada Alyssa.


"Hadiah nya lumayan besar Sya. Selain dapat reward uang, siapa yang menang juga bakal dipekerjakan disalah satu restoran ternama di Jakarta Selatan" ungkap Cici.


Alyssa mengangguk seraya mata nya yang membaca isi brosur itu.


"Khas makanan dalam negeri" gumam Alyssa


Cici mengangguk


"Iya, sayang nya aku gak bisa masak. Kalau bisa enak kali ya ikut. Hadiah nya gede, 1 M Sya" ucap Cici.


Alyssa terdiam sejenak, seraya memikirkan sesuatu.


"Aku mau coba deh kayak nya" ucap Alyssa tiba tiba, Cici langsung terkejut mendengar itu.


"Kamu serius Sya? emang kamu bisa masak?" tanya Cici dengan cepat.


Alyssa mendengus dan kembali melipat brosur itu.


"Bisa dong, kamu sepele banget. Aku mau coba peruntungan Ci, meskipun gak menang, siapa tahu bisa masuk juara harapan, hadiah nya juga gede kan" sahut Alyssa


"Iya sih, tapi kamu buat apa coba, kan udah ada..."


"Ck, udah aku bilang aku gak mau pakai uang dia. Lagipula itu uang kakek nya. Aku itu kepengen banget punya restoran sendiri. Kamu kira aku kerja selama ini buat apa kalau gak ngumpulin untuk itu, siapa tahu nanti bisa menang, ya walaupun mustahil sih. Tapi aku mau coba" ungkap Alyssa yang langsung membuat Cici terdiam.


"Kamu mau gak anterin aku buat daftar nya, mumpung masih ada waktu" pinta Alyssa lagi.


Cici langsung mengangguk


"Boleh dong, besok pagi kita minta izin sama mbak Siska untuk daftar" jawab Cici akhirnya.


..


Sore hari nya...


Alyssa sudah pulang kerumah nya, dan hari sudah hampir senja saat dia tiba dirumah. Hari ini dia pulang dengan menggunakan ojek, karena motor Cici masuk bengkel.


Namun saat turun dari motor, Alyssa mengernyitkan dahinya ketika melihat sebuah mobil sudah terparkir rapi didepan rumah.


Mobil Jimmy kah???


Tapi kenapa dia tidak menjemput Alyssa. Bukan kah dia juga sibuk sekali diperusahaan saat ini.


Jadi ini mobil siapa.


Jantung Alyssa langsung berdebar tidak menentu membayangkan siapa yang datang.


Alyssa berjalan perlahan untuk masuk kedalam rumah. Dan saat tiba diambang pintu, dia langsung terkejut ketika melihat tuan Juanda sudah duduk dengan tenang disofa nya. Dia ditemani oleh pak Pong, asisten pribadinya.


"Tuan besar" gumam Alyssa.


Dengan cepat dia langsung masuk dan membungkukkan sedikit tubuhnya dihadapan tuan Juanda.


"Tuan sudah lama tiba, maaf saya ba..."


"Duduk" ujar tuan Juanda yang langsung membuat Alyssa terdiam.


Alyssa menghela nafasnya perlahan dan segera duduk dihadapan tuan Juanda.

__ADS_1


Jantung nya semakin berdenyut tidak terkendali dengan kehadiran tuan Juanda ini. Bahkan tatapan matanya seperti ingin membuat Alyssa tenggelam didasar bumi.


"Kau sudah tahu jika Zayden dipenjara?" tanya tuan Juanda langsung.


"Tahu tuan" jawab Alyssa dengan pandangan yang tertunduk. Dia sama sekali tidak berani memandang wajah tua yang terlihat menyeramkan itu.


"Dan kau tidak ingin membuat nya bebas dari penjara?" tanya tuan Juanda lagi.


Alyssa tertegun, dan dia langsung memberanikan diri untuk menatap wajah itu.


"Kenapa kau diam, kau bilang jika kau mencintai nya bukan" kata tuan Juanda lagi.


Alyssa mengangguk pelan dan kembali tertunduk.


"Saya memang mencintai tuan Zayden. Tapi bukan berarti saya rela membiarkan dia menikah dengan orang lain tuan" jawab Alyssa.


"Dan kau ingin melihat dia di penjara dalam waktu yang lama?" tanya tuan Juanda lagi.


"Bukan kah itu permintaan tuan Zayden sendiri. Dia tidak ingin menikah dan lebih memilih hidup dipenjara" jawab Alyssa dengan berani.


Tuan Juanda nampak tersenyum sinis mendengar itu.


"Dan itu karena mu kan" tuding nya.


Alyssa tertunduk dan tak mampu berkata apa apa lagi. Hanya helaan nafasnya saja yang mewakili tentang bagaimana berat hatinya saat ini.


"Sejak kedatangan mu ke hidupnya, kehidupan Zayden semakin berantakan. Dia yang menjadi pembangkang, dan sekarang dia yang menjadi narapidana. Dan itu karena siapa, karena kau" tuding tuan Juanda dengan begitu tega.


Alyssa hanya diam, dan mata nya saja yang mulai berair mendengar perkataan tuan Juanda.


"Sekarang kau membiarkan dia berada didalam penjara. Terpuruk dalam kesendirian nya. Apakah itu yang kau sebut dengan cinta?" tanya tuan Juanda.


Alyssa masih diam


"Tujuh tahun, bukan waktu yang sebentar. Dan jika pun kau menunggu dia selama itu. Apa kau kira aku akan tetap menerima mu untuk masuk kedalam kehidupan Zayden?" ucap tuan Juanda lagi.


Dan kali ini air mata Alyssa mulai jatuh diwajahnya.


"Betapa bodohnya cucu kesayangan ku itu. Rela berkorban dan melakukan apapun hanya untuk gadis yang tidak tahu diri seperti mu. Gadis yang tidak bisa berbuat apapun selain hanya menjalani hari sebagai pelayan. Apa kau tidak malu untuk bermimpi bersanding dengan nya?"


Sungguh, perkataan tuan Juanda membuat hati Alyssa semakin terpukul.


Tuan Juanda beranjak dari tempat duduk nya, memandang Alyssa dengan tajam namun penuh makna.


"Tujuh tahun dia bertahan untuk membuktikan jika dia mencintai mu. Dan selama itu kau juga harus membuktikan jika kau memang pantas untuk dia cintai" ucap tuan Juanda.


Alyssa langsung mendongak dan memandang tuan Juanda.


Namun tuan besar itu sudah tidak lagi mengatakan apapun, selain pergi meninggalkan Alyssa.


Alyssa terdiam ditempat nya. Perkataan tuan Juanda kenapa terdengar seperti.... sebuah dorongan?


Perkataan nya memang menyakitkan, tapi kenapa seperti ada sebuah makna yang tersirat didalam nya.


Sebenarnya apa yang dimaksud oleh tuan besar itu?


Apakah itu semacam Alyssa yang harus membuktikan diri jika dia memang pantas berada disamping Zayden. Begitukah???


Tapi....

__ADS_1


bagaimana caranya???


__ADS_2