Bukan Cinderella

Bukan Cinderella
Kekesalan Jimmy


__ADS_3

Sementara dirumah Alyssa...


Entah kenapa Alyssa begitu gelisah malam ini. Bahkan dia berjalan kesana dan kemari sejak tadi didepan teras rumah. Menantikan Zayden yang juga tidak kunjung datang. Hari sudah mulai larut, dan Alyssa sendirian dirumah. Bu Imah hari ini izin tidak masuk kerja karena anak nya sedang sakit, dan Alyssa semakin bertambah was was karena Zayden yang tidak kunjung datang.


Bukan hanya karena Zayden yang tidak datang, tapi entah kenapa perasaan nya benar benar tidak enak. Dia seperti merasa ada sesuatu yang sedang terjadi pada lelaki itu.


Sudah berulang kali Alyssa mengubungi ponsel Zayden, tapi sama sekali tidak diangkat. Bahkan nomor Jimmy juga begitu.


Sungguh Alyssa benar benar takut terjadi sesuatu pada mereka.


"Kemana mereka? Gak mungkin mas Zayden lupa kan" gumam Alyssa seraya terus memandangi ponsel nya. Berharap ada kabar dari Zayden.


Alyssa tidak apa apa jika Zayden tidak bisa pergi malam ini, tapi dia sungguh benar benar berharap jika lelaki itu akan baik baik saja.


Hingga tiba tiba dia mematung saat melihat sebuah mobil mewah memasuki halaman rumah nya.


Senyum Alyssa langsung mengembang, saat tahu jika itu adalah mobil yang biasa dibawa oleh Jimmy.


Alyssa langsung mendekat kearah mobil yang berhenti tepat didepan teras rumah. Namun dia kembali terdiam saat Jimmy dengan cepat turun dari mobil bahkan terkesan tergesa gesa untuk membuka pintu belakang.


Mata Alyssa langsung melebar saat Zayden keluar dalam keadaan yang begitu berantakan. Wajahnya memerah bahkan nafasnya terlihat bergemuruh hebat.


"Mas Zayden kenapa kak?" tanya Alyssa yang langsung mendekat kearah Zayden yang seperti orang mabuk saja.


"Pinjamkan aku kamar mandi Sya, cepat" seru Jimmy yang sudah panik. Dan tentu saja itu membuat Alyssa juga ikut panik, meski bingung, tapi dia tetap berlari kedalam dengan Jimmy yang membawa Zayden yang sudah benar benar tidak bisa dijelaskan lagi bagaimana penampilan nya.


Kemeja nya sudah terbuka separuh, bahkan rambut nya sudah acak acakan. Wajahnya yang memerah dengan nafas yang bergemuruh membuat Alyssa panik dan takut.


Alyssa membuka pintu kamar nya lebar lebar dan membiarkan Jimmy membawa Zayden masuk.


"Mas Zayden kenapa kak?" tanya Alyssa lagi.


Dia ingin mendekat, namun Zayden langsung membentak nya dengan kuat.


"Pergi Sya" bentak Zayden


Alyssa terkesiap kaget mendengar itu. Dia bahkan mematung diambang pintu kamar mandi dan melihat Jimmy yang membantu Zayden melepaskan kemeja nya.


Zayden terlihat begitu menderita, bahkan dia sudah kesulitan bernafas. Tubuhnya gemetaran memegang kran air yang kini sudah membasahi kepala nya.


"Mas" lirih Alyssa yang benar benar panik dan takut.

__ADS_1


"Keluar" teriak Zayden dengan nafas yang tersengal hebat.


"Tapi mas,.mas kenapa" tanya Alyssa lagi.


"Keluar Alyssa!!!" teriak Zayden seraya mencengkram selang air itu dengan begitu kuat bahkan tangan dan tubuhnya bergetar hebat.


aaargghhhh


Teriakan Zayden membuat Alyssa ketakutan. Dia memandang Jimmy yang keluar dari dalam kamar mandi dengan wajah panik nya.


Bahkan Jimmy langsung menutup pintu kamar mandi itu dengan cepat.


"Kak, mas Zayden kenapa?" tanya Alyssa


"Dia dijebak Anabella dengan obat perangsang" jawab Jimmy, wajahnya juga sudah terlihat begitu frustasi sekarang. Dia benar benar mengkhawatirkan keadaan Zayden.


"Obat perangsang" tanya Alyssa, dan Jimmy langsung mengangguk dengan cepat seraya mengusap wajah nya dengan kasar.


"Terus itu gimana dong" tanya Alyssa yang sudah cemas sekarang.


"Sya, Zayden bisa kena gagal jantung kalau ini gak segera diobati. Tapi untuk cari obat nya juga gak mungkin, udah terlambat, dosis yang diminum nya cukup kuat" jawab Jimmy


"Jadi gimana, aku gak mau mas Zayden kenapa kenapa" ucap Alyssa yang mulai menangis takut.


Jimmy kembali meringis dan menarik rambut nya dengan kesal. Dia juga bingung harus apa, hanya ada satu cara, tapi itu tidak mungkin dilakukan.


"Kak Jimmy" panggil Alyssa lagi


"Cuma ada dua cara Sya. Cuma ini gak ada yang baik" ujar Jimmy.


"Cepet bilang, aku takut mas Zayden kenapa kenapa kak" kata Alyssa begitu panik.


"Kita cuma berharap tubuhnya kuat nahan reaksi obat itu dengan berendam diair dingin, tapi itu cukup mustahil " ucap Jimmy.


Alyssa semakin terisak lirih mendengar nya. Sungguh, Alyssa tidak ingin Zayden celaka.


"Yang kedua" perkataan Jimmy terhenti. Karena dia tidak sanggup harus mengatakan ini


"Apa?" seru Alyssa yang sudah tidak bisa diam saja, apalagi ketika mendengar suara sesuatu yang terhantuk didalam sana. Entah apa yang sudah dilakukan oleh Zayden.


"Tuan Zayden harus menyalurkan hasrat nya Sya, cuma itu cara yang bisa buat dia selamat" jawab Jimmy

__ADS_1


Alyssa tertegun memandang Jimmy.


Menyalurkan hasrat, bukan kah itu dengan melakukan hubungan badan itu???


"Tuan Zayden sudah berusaha nahan hasrat nya sekuat mungkin untuk gak menyentuh Anabella tadi. Bahkan dia sampai membuat Anabella celaka. Tapi aku takut tuan Zayden gak akan bisa bertahan lama kalau gini terus. Aku takut jantung nya tidak kuat Sya" ungkap Jimmy


Alyssa terisak dan menoleh kedalam kamar mandi.


"Sya, gak punya cara lain, aku harus cari perempuan diluar untuk bantu tuan Zayden. Dia bisa mati lama lama seperti ini" kata Jimmy lagi. Yang dia sebenarnya meminta persetujuan Alyssa, karena bagaimana pun Alyssa adalah kekasih Zayden. Karena meminta Alyssa yang melakukan itu tidak mungkin kan. Mereka belum....


"Jangan mas, aku gak rela" sahut Alyssa dengan cepat.


"Tapi Sya"


"Biar aku yang ngelakuin nya. Mas Zayden begini karena aku" kata Alyssa lagi.


Jimmy langsung tertegun mendengar ini.


"Sya... tapi kalian" Jimmy bahkan tidak bisa berkata apa apa lagi.


"Aku tahu ini dosa, tapi aku gak mau mas Zayden kenapa kenapa. Kak Jimmy bisa keluar sekarang" pinta Alyssa dengan air mata yang semakin deras.


Ini memang terdengar gila. Tapi apa boleh buat, melihat Zayden melakukan itu dengan wanita lain, sungguh Alyssa tidak akan sanggup.


Biar dia kehilangan semua nya, asal jangan melihat Zayden melakukan itu dengan orang lain. Alyssa tidak rela. Lagi pula dia menyerahkan harta yang paling berharga juga pada orang yang dia cintai. Tidak masalah, anggap saja ini pengorbanan cinta nya.


Memang bodoh, tapi Alyssa hanya punya ini.


"Sya" Jimmy sungguh tidak tega dan tidak terima. Meski mereka sepasang kekasih, tapi mereka belum menikah. Dan bagaimana jika mereka tidak berjodoh nanti???


"Keluar mas" pinta Alyssa yang langsung berlari kedalam kamar mandi.


Jimmy menggeram frustasi, bahkan dia langsung meninju dinding kamar Alyssa seraya berjalan keluar dengan perasaan yang begitu kesal.


Dia benar benar menyesali perbuatannya yang malah membawa Zayden kerumah ini. Tapi hanya rumah ini yang terfikir kan oleh Jimmy. Apalagi melihat Anabella yang terluka, sudah pasti tuan Alex akan melibatkan polisi dan mencari Zayden.


Dan rumah ini, adalah tempat yang tepat untuk Zayden menetralkan obat perangsang itu.


Tapi nyatanya, semua malah menjadi rumit. Dan Alyssa, dia harus kehilangan semua nya untuk Zayden dengan cara yang seperti ini.


Jimmy benar benar kesal!

__ADS_1


__ADS_2