Cinta Gadis Biasa "Alya"

Cinta Gadis Biasa "Alya"
Surprise Untuk Alya


__ADS_3

"Rif..., makasih ya.."


"Makasih untuk apa Al..?"


"Makasih sudah ngajakin ke rumah Rudy, ke rumah besar Tuan Muda.., dan trimakasih juga sudah nganter pulang..."


"Owhhh..., sama2 Al... Oiya, aku boleh mampir ke rumahmu Al...?"


"Boleh sich.. Ayo kita ke rumahku, motornya diparkir di tempat biasa aja Rif...!"


"Okay Al.."


Setelah menaruh motor di parkiran, kami berjalan menuju rumah. Sesampai di depan rumah, nampak Asti dan Hana sedang bercengkrama.


"Assalammu'allaikum...." Arif mengucap salam, dengan tersenyum ke arah kedua adikku.


"Wa'allaikumsalam... Mas Arif ya?" tanya Asti dengan mata berbinar.


"Iya betul.. Kamu Asti kan? apa kabar Asti.., Hana..."


"Iya mas... Aku Asti dan ini Hana.. Alhamdulillah kabar kami baik mas..."


"Syukurlah.."


"Rif.., aku masuk ke dalam dulu ya.. Mau duduk di ruang tamu atau di teras..?"


"Aku duduk di teras aja Al.. Mau ngobrol sama dua gadis cantikk..., hhhehe.."


"Okay.., aku buatin teh atau kopi Rif..?"


"Teh aja Al.."


"Siap boss... Tunggu bentar ya...! Aku sekalian ganti baju dulu..."


"Santai aja Al..! Aku kan sudah ada yang menemani.., hhhehe..."


"Hmmm.., baiklah.." Aku melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah. Di ruang tamu terlihat ibu sedang asik menonton acara TV kesukaan beliau.


"Bu.., Alya pulang.." Ucapku sambil mencium tangan beliau.


"Alhamdulillah Ndhukk... Nak Arif nggak mampir?"


"Mampir Bu.., itu baru ngobrol sama Asti dan Hana di teras.."


"Kamu buatkan minuman dulu Al.."


"Iya bu.., tapi Alya mau ganti baju dulu.., sudah kecut..., hhhhehe.."


"Ya sudah sana, buruan ganti bajunya Ndhuk..!"


"Nggih Bu.., Alya ke kamar dulu ya.."


Aku melangkahkan kaki menuju kamar untuk berganti baju. Setelah selesai, aku ke dapur membuatkah teh untuk Arif dan menyiapkan camilan..


Aku berjalan ke teras dengan membawa nampan yang berisi empat gelas teh hangat dan camilan.


Ternyata ibu juga sudah berada di sana, berbaur dengan mereka bertiga.


"Rif..., diminum dulu teh.nya..! Nich camilannya juga ada..."


"Trimakasih Alya..."


"Sama2 Rif...."

__ADS_1


"Kalian ngobrolin apa sama Mas Arif...?"


Tanyaku pada Asti dan Hana.


"Ada dech mbak.., mau tau aja atau mau tau banget...?? Hhhehe.." Jawab Asti menggodaku.


"Hmm.., mau tau banget lah...."


"Surprise kog mbak.."


"Buat siapa..?"


"Tanya aja mas Arif..., hhhehe."


"Tuch kan nggak mau ngasih tau..."


"Dah dech Al.. Nggak usah bertanya lagi apa aja yang kami obrolin...! Besok kita dinner bersama Asti, Hana, ibu...., dan semua sahabat kita.. Besok aku jemput pakai mobil... Okay..." ucap Arif sambil menyesap teh hangat.


"Hhhmmm, okay.. But ada acara apa Rif...?"


"Syukuran Al...., hhhhehe... Pokoknya besok habis Isya', aku tunggu di depan gang ya...?"


"Baiklah Rif..."


"Bu Arif pamit dulu ya..." Ucap Arif sambil mencium punggunh tangan ibu.


"Iya Nak Arif, hati2 di jalan ya...!"


"Iya bu....., Al aku pulang dulu Assalammu'allaikum..."


"Wa'allaikumsalam..., aku antar sampai parkiran Rif...?"


"Tidak usah Al.. Dah ya... Hana, Asti..."


šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–


"Bu, jadi mau ikut dinner?" Tanyaku pada ibu. Aku, Asti dan Hana sudah bersiap menunggu jemputan Arif.


"Ibu nggak usah ikut ndhuk.., sudah tua.. Sana kalian saja yang masih muda..! Ibu mau istirahat di rumah sambil nonton sinetron Al.."


"Ibu tidak apa2 di rumah sendiri..?"


"Iya, ibu tidak apa2 Ndhuk.. Sana buruan, nak Arif pasti sudah menunggu..!"


"Ya bu, kami pamit dulu ya.. Assalammu'allaikum.." Kami bertiga mencium tangan ibu secara bergantian.


"Wa'allaikumsalam.... Iya hati2...!"


Aku, Asti dan Hana melangkah menuju gang.. Di seberang gang sudah nampak Arif berada di dalam mobil. Arif melambaikan tangan kepada kami, memberi tanda agar segera menuju ke mobil. Arif mempersilahkan kami masuk kemudian melajukan mobilnya.....


Setengah jam kemudian, Arif menghentikan mobilnya di depan restoran mewah bernuansa alam.


"Al.., tunggu di sini ya...! Aku mau parkir mobil dulu..."


"Okay Rif.." Ucapku sambil mengajak Asti dan Hana untuk turun dari mobil.


Hanya sekitar lima menit menunggunya, Arif sudah nampak berjalan ke arah kami. Dia mengajak kami untuk masuk ke restoran itu.


Kami berjalan melewati rerumputan yang terhampar luas, terlihat beberapa meja kursi berwarna klasik di sana. Cantiknya bunga yang ditaruh di dalam vas juga nampak menghiasi setiap meja.... Restoran itu menampilkan view yang sangat menakjubkan, seolah kami berada di alam bebas...


Seorang pelayan mengantarkan kami ke tempat duduk yang sudah di booking oleh Big Boss, Arif...


Ternyata di sana sudah ada semua sahabatku. Aku memeluk Dara dan Vita bergantian, dan menjabat tangan Aldi, Ale, Ardhy, Rudy beserta pasangan mereka.

__ADS_1


"Yuk duduk Al..! Asti, Hana..., kalian juga duduk di sini...!"


"Ok Rif, terimakasih..." Ucapku dengan tersenyum.


Beberapa pelayan datang dengan membawa berbagai makanan dan minuman yang special, menurutku. Mereka menatanya di atas meja. Kemudian mempersilahkan kami untuk menikmatinya...


"Rif.., kita kan tadi belum pesan apa2.. Kog sudah diantar langsung makanannya..?" Tanyaku polos...


"Hhhaha..., Alya.... Aku sudah memesannya sebelum kita sampai di sini.."


"Owhh....., gitu ya?? Memangnya ada acara apa ini Rif..?"


"Mmm..... Ini surprise Al... Kata Asti, hari ini ada yang bertambah umur lho, hhhehe..."


"Hhhaah...., siapa Rif?"


"Ya kamu donk Al..., memang siapa lagi...??"


Aku terkejut mendengar perkataan Arif, begitu juga dengan semua sahabatku, nampak raut wajah mereka berubah... Ach aku lupa jika hari ini usiaku bertambah, mungkin mereka juga lupa karena kesibukkan masing2...


Aku merasa terharu, Arif mempersiapkan surprise special untuk gadis ini....


"Selamat bertambah umur Alya....." Ucap Arif dengan mengembangkan senyuman, diikuti oleh semua sahabat kami.. Mereka memberikan ucapan, doa dan memohon maaf karena tidak menyiapkan kado untukku...


Tentu saja, aku membalas mereka dengan ucapan terimakasih yang teramat sangat, kusisipkan senyum kebahagiaan..


"Say.., maaf kami nggak bawa kado.." Ucap Dara dengan nada menyesal, ia meraih tanganku dan memegangnya erat..


"Iya Alya sayang..., maafkan kami ya.., Arif sich..., nggak ngasih tau kalau dinner ini special untuk merayakan ultahmu. Maaf....., banget ya Al.." Vita beranjak dari duduknya dan memelukku.., aku membalas pelukkannya..


"Iya nggak papa.., Sob... Sebenarnya aku juga tidak ingat kalau hari ini..., hari lahirku. Btw makasih ya Rif... Makasih Dara, makasih Vita... Makasihhhh...., untuk kalian semua..." Balasku dengan menebarkan senyum..


"Iya Al...., sama-sama..." Ucap mereka hampir bersamaan.


"Ehmmm.., romantisnya.." Suara Aldi melancarkan aksi usilnya...


"Hmmm..., Aldi mulai lagikan..." Ucapku sambil meliriknya..


Seperti biasa, semua sahabatku selalu tertawa bila melihat wajah gadis ini yang tampak sebal dengan keusilan Aldi...


"Sudah Di..., jangan menggoda Alya..! Yukk kita makan dulu......okay..!"


"Baiklah.., kalau Big Boss sudah bertitah..., hhhehe...." Jawab Aldi disertai tawa...


Kami mulai melahap makanan yang sudah dipesan Arif...


Sebelumnya aku dan kedua adikku tidak pernah menikmati makanan semewah ini...


"Gimana Al.., surprisenya...?" Arif menatapku dengan senyuman yang menghiasi bibirnya...


"Sangat mengejutkan.., dan sangatttt.., special. Aku terharu Rif.... Makasih ya Sob..." Ucapku dengan mata berkaca2 dan tersenyum kepadanya...


"Iya Al..., semoga malam ini kamu bahagia ya.., dan segala doamu diijabah oleh Nya..., aamiin.." Ucap Arif mendoakanku dengan tulus..


"Aamiin.., makasih Rif..."


Arif membalas ucapan terimakasihku dengan anggukan dan senyum manis....


Sungguh perlakuannya membuat aku terharu.., dan terbuai dalam kehaluan.. Aku merasa ini bukan hanya sebatas perhatian seorang sahabat....


Hatiku malah semakin terusik, dan sakit.. Karena sadar kami hidup dalam hierarki yang berbeda..


Aku harus berusaha menekan perasaanku ini....., harus....

__ADS_1


šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–šŸ’–


__ADS_2