Cinta Gadis Biasa "Alya"

Cinta Gadis Biasa "Alya"
[POV.AUTHOR] Senja di Puncak Becici


__ADS_3

To Readers


Jangan lupa setelah membaca, tinggalkan like πŸ‘, rate 5, silahkan untuk memberikan komentar, berikan vote jika berkenan mendukung author... dan klik ❀ untuk favorit 😍


Trimakasih, Happy reading... πŸ’•


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Selepas menjalankan sholat Ashar, Raikhan kembali mengajak sang istri untuk menikmati keindahan wisata yang berada tidak jauh dari Hutan Pinus Pengger.


Tempat wisata itu dikenal dengan sebutan Puncak Becici..., wisata alam yang masih menyuguhkan pemandangan hutan pinus.


Raikhan sengaja memilih tempat wisata yang dipenuhi oleh pohon pinus, karena dalam budaya Korea, pohon pinus melambangkan cinta abadi atau disebutΒ everlasting love.Β Pohon yang tumbuh menjulang tinggi melambangkan cinta sejati dan tidak bercabang-cabang, lurus, sekaligus kokoh.


Puncak Becici dikenal dengan panoramanya yang indah. Terlihat deretan pepohonan hijau yang tumbuh rapat-rapat dari ketinggian dengan latar belakang Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.


Raikhan dan Alya kini tengah duduk di kursi panjang yang terbuat dari kayu, sembari menikmati keindahan alam ciptaanNya dari atas gardu pandang.


Mereka menunggu datangnya senja.....


"Yank...., akan aku tunjukan pemandangan alam yang sangat menakjubkan ketika senja tiba...."


"Benarkah Mas..? Menurutku.., saat ini pun pemandangan yang tersuguh sudah sangat menakjubkan...."


"Nanti kamu akan semakin terpesona Yank.., dengan keindahan alam yang dilukisNya..."


"Hmmm..., aku jadi penasaran Mas...."


"Bersabarlah menunggu saat senja menyapa, seperti sabarku menunggu balasan cinta dari seorang Alya..." Ucap Raikhan sembari tersenyum dan melirik sang istri yang nampak sangat menikmati pemandangan di sekitar gardu pandang.


Alya mulai menoleh, dan menatap suaminya...


"Trimakasih Mas atas sabarmu... Semoga hati ini segera terbuka lebar untuk menerima seorang Raikhan yang teramat perhatian, cinta, sayang, romantis, hangat..., soleh dan tentu saja tampan...."


"Aamiin Sayang..., semoga ribuan pohon pinus pun ikut mengamini...." Ucap Raikhan dengan disertai seulas senyum dan membalas tatapan sang istri.


"Tahu ngga Yank?? Pohon pinus sebenarnya melambangkan cinta sejati, yang tidak bercabang-cabang, lurus, sekaligus kokoh... Itulah gambaran cintaku padamu Al..." Raikhan semakin dalam menatap istrinya. Nampak tatapan penuh cinta dari sinar matanya. Jantung Alya mulai berdesir seketika mendengar ucapan sang suami.


Dengan bagaimana lagi ia harus mensyukuri anugerah cinta terindah yang kini tengah menyapa, sebagai hadiah Tuhan atas sabarnya dalam menempuh ujian lika-liku cinta yang selama ini terasa rumit.


"Mas..., aku merasa teramat bersyukur..., dicintai pria sepertimu. Entah bagaimana lagi tuk ungkapkan bahagiaku...." Mata Alya nampak berkaca-kaca. Ia menyandarkan kepalanya, di bahu sang suami. Dengan penuh kemesraan, Raikhan merangkul pundak sang istri erat-erat.


"Lihat Sayang..., senja mulai menampakan kehadirannya....."


"Iya Mas...., nampak warna jingga dari pancaran matahari yang akan tenggelam...."


"Begitu indah kan Sayang...?"


"Sangat indah Mas..."


"Yank..., di sana terlihat goresan air yang memanjang lurus..."


"Huum, apa itu Mas...?"


"Itu Pantai selatan Yank..."


"Masya Allah, sungguh ciptaanNya tiada yang mampu menandingi...."

__ADS_1


"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah, yang kamu dustakan...."


"Iya Mas..., aku semakin terpesona dengan keindahan ciptaanNya..."


"Semoga..., sebentar lagi Sayang juga terpesona dengan makhluk Tuhan yang satu ini ya..."


"Hhhaha..., Mas bisa saja... Aku sudah terpesona dengan ketulusan cinta dan kasih sayangmu Mas... Juga lantunan kalam cinta yang selalu terdengar dengan sangat merdu.."


"Benarkah Sayang....?"


"Iya Mas......"


Raikhan mencium puncak kepala Alya dengan penuh cinta.


"Yank..., kita pulang yukkk...!! Sekalian nanti mampir ke mushola untuk menjalankan sholat Maghrib, lalu lanjut ke restoran... Malam ini kita makan di luar..."


"Baiklah Mas...."


Raikhan dan Alya beranjak dari duduk, dan berjalan menuruni anak tangga dengan perlahan.


******************


Raikhan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menembus keramaian kota Jogja di malam hari.


Di dalam mobil sepasang kekasih itu saling bercengkrama.....


"Sayang..."


"Ya Mas....."


"Jangan tertidur dulu lho...!!"


"Kali ini..., tidak boleh..! Awas saja kalau tertidur...."


"Hhhaha..., ya Allah..., kamu mengancam istrimu Mas..."


"Iya donk..., Sayang kan belum mandi, badannya masih bau kecut.... Ngga mungkin kan, sebelum membaringkan di ranjang, suami mu ini harus memandikan sang istri terlebih dahulu..."


"Apaan sich.., Mas..." Raut wajah Alya nampak memerah karena malu.


"Atau Sayang maunya begitu...?" Ucap Raikhan semakin menggoda Alya, karena melihat wajah sang istri yang memerah.


"Jangan menggodaku terus Mas...!! Aku cubit lho...." Alya mulai mencubit perut sang suami.


"Awww..., sakit Yank... Ampun2 permaisuri..."


"Makanya jangan nakal....!"


"Iya..., iya...., Sayang...." Raikhan menahan tawa karena ulah sang istri.


Tanpa terasa mereka sudah sampai di depan rumah kedua orang tua Raikhan. Security bergegas membuka pintu gerbang.


Dengan perlahan Raikhan melajukan mobilnya memasuki garasi. Kemudian ia pun mengajak sang istri untuk segera keluar dari mobil.


Terlihat Mama Shela dan Papa Abraham sedang duduk santai di teras. Raikhan dan Alya berjalan mendekati.


"Asalamu'alaikum Pa..., Ma...." Ucap Alya sambil mencium punggung tangan kedua mertuanya. Diikuti oleh Raikhan, ia juga melakukan hal yang sama.

__ADS_1


"Wa'alaikumsalam...." Balas mereka hampir bersamaan.


"Putra dan Putri Mama dari mana saja...?? Kog baru pulang...?" Tanya Mama Shela.


"Kencan Ma..." Jawab Raikhan dengan tertawa kecil.


"Hmmm..., pastinya di tempat yang romantiskan...?" Mama Shela mengerlingkan mata.


"Pastinya donk Ma..."


"Kalian sudah makan belum...?"


"Sudah Ma, tadi kami mampir makan di restoran...." Jawab Alya disertai senyuman.


"Pa..., Ma..., kami masuk ke kamar dulu ya.. Mau langsung mandi.." Raikhan berucap.


"What...? Kalian mau mandi berdua...?" Mama Shela memasang wajah yang lucu. Seketika muka Alya berubah seperti kepiting rebus mendengar pertanyaan konyol yang dilontarkan oleh si Mama mertua. Papa Abraham pun seolah tak bisa menahan tawa, mendengar celoteh sang istri.


"Apa-apaan sich Mama..." Raikhan menampakan mukanya yang juga memerah.


"Loh..., ngga ada salahnya donk... Kalian kan sudah halal.. Mau mandi bareng, mau tidur bareng.., tetap sah-sah saja... Iya kan Pa...?" Mama Shela meminta dukungan Papa Abraham.


"Iya betul kata Mama...." Balas Papa Abraham sembari menahan tawa.


Karena tak kuasa lagi menahan malu, Alya memutuskan untuk segera meninggalkan kedua mertuanya...


"Pa.., Ma... Alya permisi dulu..."


"Iya Sayang, cepat beri kami cucu ya...!!"


Alya hanya tersenyum membalas ucapan Mama Shela. Kemudian ia berjalan melangkahkan kaki ke kamar, dengan diikuti sang suami yang berjalan di belakang.


Di dalam kamar.....


"Mas sana mandi duluan....!"


"Sayang dulu..."


"Hmmm..., baiklah..." Setelah mengambil baju ganti, Alya segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Tiba2 Alya terngiang ucapan Mama Shela.


"Duhhh Mama..., aku jadi kepikiran..." Alya mengguyur kepala seolah ingin menghilangkan bayangan nakalnya.


"Yank..., jangan kelamaan mandinya...!!" Terdengar suara Raikhan dari luar kamar mandi.


"Iya.., iya Mas... Sebentar...!"


Alya segera menyudahi ritual mandinya, dan memakai baju ganti berupa piyama berlengan pendek, dan bawahan celana panjang. Rambut panjangnya yang basah ia bungkus dengan handuk.


KLEK....


Pintu kamar mandi pun terbuka. Nampak Raikhan sudah menunggu di depannya.....


"Sudah Yank..?"


"Iya, sudah Mas..."


"Aku gantian mandi dulu ya..." Raikhan mencuri ciuman di bibir mungil sang istri...., sebelum masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Alya seolah terkejut dengan ciuman yang diberikan oleh sang suami secara tiba2. Ia menyentuh bibirnya, seakan tak percaya dengan adegan yang terjadi begitu cepat.


Karena baru pertama kali, Alya mendapatkannya.....kiss....


__ADS_2