
Lila keluar dari ruangan Raffael dengan berlinang air mata. Awalnya dia hanya ingin membalas semua tipuan Raffael. Tapi entah kenapa air matanya luruh saat Raffael mengungkit tentang pernikahan. Dia duduk sebentar di kursi tunggu untuk menetralkan napasnya.
Siapa yang tidak ingin menikah dan tidak ingin mempunyai keluarga yang utuh. Tentu saja dia ingin menikah dan hidup berbahagia dengan suami dan putranya. Namun, Lila tetaplah Lila dia terbisa hidup dalam ketakutan. Dia selalu takut bahwa Lyo akan diperlakukan buruk oleh suaminya kelak dan termasuk oleh Raffael. Ya, walau Lila sudah percaya pada Raffael tentu saja masih ada sedikit ketakutan apalagi setiap Lila mengingat perkataan Raffael dulu yang akan membunuh Lyo.
Dia selalu takut jika Raffael hanya memberi Lyo kasih sayang palsu dan dia tak ingin putranya hidup dalam ketakutan sama seperti dirinya.
Lama dia duduk termenung dia pun memutuskan untuk pulang. Dia berjalan kearah parkiran mobil. Namun, saat dia merogoh saku untuk mengambil kunci mobil dia menepuk jidatnya karna ternyata dia menaruh kunci mobilnya diatas nakas ruang rawat Raffael.
Mau tak mau dia harus kembali keruang rawat Raffael, tentu saja dia akan menyuruh perawat yang mengambilkannya.
"Maaf, apa saya boleh meminta tolong?" tanya Lila saat menghampiri perawat.
"Ya, ada apa?" tanya perawat tersebut.
"Sus, bolehkah saya minta tolong untuk mengambilkan kunci mobil saya diruang rawat Vip lantai 3?"
"Apa ruang rawat tuan Raffael?" tanya suster tersebut.
Lila pun mengangguk.
__ADS_1
"Tadi saya bertemu dengan tuan Raffael, sepertinya dia akan naik ke atap rumah sakit."
"Untuk apa dia kesana?" tanya Lila kaget.
"Ketika saya tanyakan, beliaw hanya ingin mencari angin."
"Oh, baiklah, biar saya yang mengambilnya sendiri." Lila pun pergi menuju kamar Raffael, dan benar saja tidak ada siapa-siapa dikamar Raffael. Lila pun dengan segera mengambil kunci mobil dan berbalik untuk keluar.
Namun, saat dia akan berbalik, dia mendengar suara ponsel. Lila berbalik untuk mencari suara ponsel tersebut dan dia menemukan ponsel Raffael dibawah bantal.
Lila pun melihat siapa yang menelpon Raffael. Namun, tak lama telepon itu terputus dengan sendirinya dan saat Lila akan menaruh kembali ponsel Raffael, dia tak sengaja melihat foto dirinya dan Lyo yang dijadikan Raffael sebagai walpaper.
Lila takut bahwa Raffael berbuat nekad. Namun, Lila berusaha untuk tidak perduli lagi dan kembali meneruskan langkahnya. Baru beberapa langkah dia berhenti kembali.
Dia benar-benar tak bisa berhenti memikirkan Raffael. Dia takut jika Raffael benar-benar akan berbuat nekad.
Lila pun langsung berbalik dan berlari kearah Lift. saat sampai diatas atap matanya membulat sempurna saat melihat Raffael akan terjun.
"Apa kau akan menyerah memperjuangkan ku dan juga putra mu!" teriak Lila dengan napas yang tidak beraturan karna berlari.
__ADS_1
Seketika Raffael berbalik, dia tersenyum ke arah Lila. "Lila, maafkan aku semoga kematian ku bisa menjadi penebus dosa ku pada mu," ucap Raffael dengan menahan sesak di dada.
Lila mengepalkan tangganya dia bingung harus bagimana membujuk Raffael.
"Baiklah, jika kau ingin mati, mati saja. Dan aku akan mendoakan supaya arwahmu gentayangan agar kau lebih tersiksa ketika melihat ku dan putramu bahagia dengan lelaki lain!" teriak Lila dengan emosi. Lalu dia berbalik. Tapi percaya lah, walau pun Lila sudah berbalik, Lila sendiri pun merasa takut bahwa Raffael akan benar-benar melompat.
Tapi tak lama setelah Lila berbalik, langkahnya terhenti saat Raffael memeluknya dari belakang.
"Tolong, jangan bicara tentang lelaki lain di hadapan ku lagi!" pintaa Raffael. Dia lebih mengeratkan pelukannya pada Lila dan tentunya mereka ber dua sama-sama menangis. Raffael membalikan tubuh Lila hingga mereka kini berhadap-hadapan.
Raffael menangkup pipi Lila. mengelus air mata Lila dengan ibu jarinya. "Bisakah kau memberi ku kesempatan lagi?"
Lila pun menangguk dan Raffael tersenyum.
Cup. Raffael mencium kening Lila dengan penuh kasih sayang. Lalu mereka berpelukan dan kali ini Lila membalas pelukan Raffael.
Nanti malam up lagi kalau rank naik ya.
jadi jangan lupa vote ya
__ADS_1