Cinta Suci Zalila

Cinta Suci Zalila
Extra part.


__ADS_3

Malik menoleh kearah Vania setelah melakukan ijab qobul. Tak lupa Vania mencium tangan Malik dan dibalas Malik dengan mencium kening Vania.


Setelah selasai menjadi wali, Bram bangkit dari duduknya dan menghampiri Keinya. Bram langsung memeluk Keinya menumpahkan tangis haru karna telah melepaskan putrinya.


Keinya tersenyum sambil mengelus punggung suaminya.


"Cih, lebay banget si Bram," cibir Aska yang berdiri tak jauh dari anak dan menantunya yang sedang larut dalam tangisan haru.


"Auh, sakit, Yank," keluh Aska karna perutnya dicubit Aysel.


"Kebiasaan kalau ngomong ga pernah disaring. Waktu kamu abis ngelepas Keinya juga gitu, kan, kamu malah lebih lebay karna ga mau makan selama 3 hari," jawab Aysel yang menyadarkan suaminya.


,


Muka aska mendadak merah menahan malu, karna dulu pun dia begitu.


"Kau tak akan pernah menang Dad jika kau melawan Mommy," cibir Raffael yang berdiri sebelah Aska dan mendengar semua ucapan Aska.


"Kau ...."


Sebelum Aska menjawab Raffael, Raffael sudah merangkul pundak Lila dan mengajak Lila mengahmpiri pengantin.


"Yank!" panggil Aska sambil merangkul pundak Aysel.


"Hmm," jawab Aysel tanpa menoleh.


"Kamu waktu hamil cinta banget ya sama aku?"


Aysel mengernyit heran saat mendengar ucapan suaminya.

__ADS_1


"Kenapa emangnya?"


"Tuh, si Raffa, ko resenya kaya aku ya."


Aysel memutar bola matanya jengah, dia pun melepaskan tangan Aska dan meninggalkan suaminya untuk menghampiri Vania dan Malik.


Sedangkan Aska hanya mendekus dan mengikuti langkah Aysel.


•••


Setelah menyapa para tamu, kedua mempelai pun masuk kedalam kamar Vania untuk beristirahat.


Saat Vania mengganti pakaiannya didalam Walk in closet. Malik berdiri memandang jendela sambil menunggu Vania.


Ketika Vania sudah selesai berganti baju, Vania keluar dari walk in closet. Dia tersenyum saat melihat Malik sedang berdiri.


Vania pun, dengan perlahan mendekat kearah Malik. Lalu Vania memeluk Malik dari belakang.


Vania pun menangguk. Malik membalikan tubuhnya menghadap Vania. Aroma wangi tubuh Vania seketika membuat junior Malik menegak. Tak ingin di cap cabul, Malik mencium kening Vania dengan penuh kasih sayang agar Vania tak melihat kearah bawah, dimana junior Malik sudah berdiri tegak.


"Kau sudah siap memberikan hak ku?" tanya Malik menggoda.


Pipi Vania memerah mendengar ucapan suamimya. Namun, tak lama Vania mengangguk malu.


Malik pun berjongkok, dan menggendong Vania ala bridal style dan membawa Vania keranjang. Dengan perlahan Malik menurunkan Vania. Malik pun duduk didepan Vania.


Dengan lembut, Malik menarik tengkuk Vania, Dengan perlahan, malik mendekatkan wajahnya ke wajah istrinya. Cup, mereka pun berciuman. Awalnya hanya kecupa kecupan lembut. Namun, lama kelamaan Malik mencium Vania dengan sangat bersemangat.


Setelah dirasa Vania kehabisan napas, Malik pun melepaskan ciumannya. Dia mengelus bibir Vania dengan ibu jarinya.

__ADS_1


wajah Vania merona saat Malik menatapnya dengan begitu intim dan terlihat jelas bahwa Malik memandang Vania dengan tatapan penuh cinta.


"Kau tidak keberatan aku melakukannya sekarang?" tanya Malik memastikan.


Lagi-lagi Vania mengaguk malu.


Dengan perlahan Malik menarik keatas dres yang dipakai Vania. Setelah berhasil menarik dres Vania, Mata Malik berbinar sempurna saat melihat pemandangan didepannya.


Setelah Dres terlepas dari tubuhnya, reflek, Vania langsung menutupi payudaranya yanv hanya memakai bra dengan kedua tangannya.


Malik langsung melepas kaosnya dan melepas celananya.


Vania menelan ludah saat melihat tubub atletis Malik.


Setelah tubuh Malik polos, Malik mendorong tubuh Vania dengan lembut, lalu dia menindihnya.


"Cintaku, hentikan aku jika kau merasa tak nyaman," ucap Malik. Tanpa mendengar ucapan Vania, Malik langsung beraksi, dia kembali mencium bibir Vania. Tak lupa tangannya bermain kesana kemari.


Setelah membuat Vania berada diatas awan dengan permainan tangan dan lidahnya. Tibalah giliran Malik untuk mendapatkan haknya.


Setelah berusaha cukup lama, akhirnya junior Malik mendapat sangkarnya.


Malik menghapus air mata istrinya, dia kembali mencium bibir Vania agar Vania merasa santai setelah merasakan sakit dibawah sana.


Lama kelamaan Vania mulai merasa rileks, dia mulai terhanyut dalam permainan suaminya dan setelah berpacu sekian lama mereka pun mendapat puncaknya bersama


Haredang, haredang, haredang. Panas,


panas, panas 😂😂😂😂😂.

__ADS_1


Kalau masih mau extra part Vania Malik. Boleh dong aku minta Vote buat cerita "istri diatas kertas" Vote cerita buat judul istri diatas kertas ya. JANGAN VOTE DISINI. TAPi, Vote di lapak "Istri di atas kerta"


__ADS_2