Cinta Suci Zalila

Cinta Suci Zalila
73


__ADS_3

Tak terasa sudah satu minggu Lila dirawat dirumah sakit. Sebenarnya Lila sudah bisa pulang dua hari lalu. Namun, Raffael tak mengijinkan istrinya pulang sebelum kondisi Lila benar-benar pulih.


Saat ini mereka baru saja akan meninggalkan rumah sakit. Mereka memutuskan untuk tetap tinggal sementara dirumah Keinya, karna Keinya ingin mengurus Lila dan putra mereka yang baru saja lahir yang diberi nama Magika Zachary Abraham.


"Sayang, kau sungguh sudah merasa baikan?" tanya Raffael saat mereka akan meninggalkan rumah sakit.


"Daddy, bisakah berhenti khawatir. Jika mamih mendengar, mamih juga akan ikut panik," keluh Lila.


Raffael mengusap lembut rambut Lila. Dia mengulurkan tangannya pada Lila yang sedang duduk di brankar. Mereka pun keluar dari ruangan untuk menjemput putra mereka di ruanganan bayi.


Vania.


Wanita cantik yang sebentar lagi akan menginjak umur 24 tahun itu sedang sibuk melihat dompet kecil ditangannya.


Dia tidak melihat dompetnya. Namun, dia melihat isi didalamnya. Yang dia lihat adalh foto lelaki yang dicintainya, siapa lagi kalau bukan Malik Lesmana, yang sering dia sebut dengan sebutan Fucek Boy.


Malik adalah satu-satunya lelaki yang bisa membuat Vania terus memikirkannya. Entahlah apa yang terjadi dengan Vania dan hatinya, dia seolah tak bisa melupakan Malik.


Semejak dia menaruh hati pada Malik, dia sengaja menyimpan foto Malik di dompet kecilnya. Bahkan saat Malik mematahkan cintanya, dia masih tak bisa membuang foto Malik.


Vania tersenyum getir saat mengingat

__ADS_1


kejadian beberapa waktu setelah dirinya di jemput oleh Malik di kampusnya.


Flashback.


Saat Malik pergi, Vania kembali menengok kebelakang, dia berharap Malik akan mengejarnya dan meminta maaf. Namun, ternyata Malik malah berlalu pergi.


"Dasar fucekkkk boyyyyy!" umpat Vania dengan kesal.


"Siapa yang fucek boy?" tanya Tania yang baru saja tiba. Saat turun dari mobil dia mendengar teriakan kakanya.


"Bukan urusanmu!" seru Vania. Dia berlalu masuk kedalam rumah.


Saat masuk kekamarnya dia merebahkan tubuhnya diranjang, dia memegang bibirnya yang baru saja dicium Malik.


Vania berguling kesana kemari, disisi lain dia amat bahagia karna dekat dengan Malik. Namun, disisi lain dia juga bingung bagiamana perasaan Malik terhadapnya. Walaupun Malik berkata dia menyukai Vania. Namun, Vania tak ingin berharap lebih karna takut Malik bersikap seperti dulu.


"Kau, gila?" ucap Tania yang sedang berdiri di pintu. Saat Vania masuk kekamar, Tania pun masuk ke kamar kakanya. Dia mengernyit heran melihat tingkah kakanya. Dia memutuskan untuk menonton kegilaan kakanya.


Seketika Vania langsung terbangun dari tidurnya dan duduk dengan tegak.


"Sejak kapan kau disitu?" tanya Vania memandang tajam adiknya.

__ADS_1


Tanpa menghiraukan tatapan tajam Vania, Tania masuk kedalam kamar dan duduk di sofa sambil membalas tatapan tajam kakanya.


"Kau pasti baru saja berciuman, kan?" tanya Tania yang tadi melihat kakanya memegang bibir.


Vania langsung gelagapan mendengar ucapan Tania. Sedangkan Tania tersenyum penuh kemenangan. Kemudian Vania berteriak. "Mamih, Vania sudah berani berpacaran!" teriak Tania dengan keras.


Vania memejamkan matanya, dia pun tak mau kalah. "Mamih, sebenarnya Tania berpacaran dengan uncle Jul ...." teriakan Vania terpotong saat Tania membekap mulutnya.


"Kau mau bicara apa pada, mamih?" tanya Tania memandang sengit kakanya.


Vania melepaskan tangan Tania dengan kasar dari mulutnya. "Memangnya apa lagi? tentu aku akan mengadu bahwa kau sedang berpacaran dengan uncle Julia."


"Ka-kau ..." Tania tampak gugup, dia tak menyangka bahwa kakanya akan tau hubungan nya dengan Julian kim yang tak lain adalah adik dari joenathan kim. Julian Kim dua tahun lebih tua dari Keinya.


Tania menjalani hubungan dengan Julian satu tahun lalu. Mereka menjalani hubungan ldr antara Indonesia dam spanyol.


Cerita mereka cukup unik, hingga Tania terjatuh pada lelaki matang yang amat tampan.


Vania bangkit dari duduknya. Dia berdiri di depan Tania dengan berkacak pinggang. "Awas saja, jika kau mengadu bermacam-macam. Akan ku adukan kau tengah berpacaran pada mamih." Vania pun pergi


berjalan kearah kamar mandi. Meninggalkan Tania gugup. Dia bingung dari mana Vania tau bahwa dia tengah berhubungan dengan Julian. Padahal mereka hanya menjalani hubungan jarak jauh. Dan hanya bertemu sekali setelah mereka resmi berpacaran.

__ADS_1


Sementara Malik ....


Gays, jangan lupa baca Istri di atas kertas ya. Simpan Vote kalian dia cerita Istri diatas kertas.


__ADS_2