Darah Daging Yang Di Benci

Darah Daging Yang Di Benci
Rencana pembebasan Nelam


__ADS_3

Bab 101


".. Darah Daging Yang Di Benci.."


"Oke jemput Nelam saat Bima tiba di tanah air..".


Antasari mematikan ponsel nya,, sudah hampir satu bulan keluarga Mahadewa berada di Australia.


Kesehatan kaki Bima pun berangsur pulih,,dan kembali normal,, mereka juga tahu jika keadaan Nelam dan kandungan nya baik-baik saja.


Mereka sengaja tidak bergerak cepat membebaskan Nelam,,karena tidak ingin Nelam tahu dan melihat keadaan kaki Bima,,takut jika Nelam mengetahui nya,,dia akan sedih dan itu akan mempengaruhi kesehatan Nelam dan janin nya.


Bima,,Antasari,,dan Sinta mengetahui jika Nelam baik-baik saja dari foto-foto dan video yang di dapatkan Antasari dari seseorang yang sangat di percayai nya.


Pagi ini mereka akan kembali ke tanah air,,tampak keadaan Bima jauh lebih baik,,bahkan lebih segar ,,gagah dan lebih kharismatik.


Wajah tampan nya lebih memancarkan aura ketampanan dan kepemimpinan nya,,diri nya begitu semangat,,dia sangat merindukan Nelam dan ingin segera bertemu dengan istri nya,, memeluk nya dan mencium perut nya,, karena dengan mencium perut Nelam,, Bima merasa seperti mencium bayi mereka.


Bima memandangi foto-foto Nelam dengan berbagai pose.


Ada beberapa foto dan video Nelam yang membuat Bima heran sampai tak percaya.


Video dan beberapa foto saat Nelam tertawa lepas sampai keluar air mata nya,,saat Nelam melihat adegan lucu di film yang di tonton nya,,atau sebaliknya Nelam akan menangis tersedu-sedu,,saat film yang di tonton nya ada adegan yang menyedihkan,,bahkan Nelam akan senyum-senyum dan malu sendiri saat adegan mesra sepasang kekasih di tayangkan.


Menurut Sinta mamah nya,,kalau yang sedang di tonton Nelam itu drama korea yang bisa bikin baper,,bahkan Sinta pun ikut membeli beberapa film dan menonton nya sendiri.


Karena penasaran ingin tahu seperti apa film yang di tonton istri nya dan merasakan apa yang istri nya rasakan,,dia ikut menonton film tersebut ,,pasti nya Sinta bahagia sekali ada teman nonton,, karena Antasari tidak perlu di jelaskan,,lelaki itu tidak hobi nonton apa lagi drama-drama seperti ini yang menurut nya membuang-buang waktu.


Bima merasa tidak ada yang menarik dari film


-film Korea ini, ,bahkan bagi nya sangat membosankan tapi karena melihat ekspresi mamah nya dia tetap ikut menonton walaupun berkali-kali menguap bahkan sampai tertidur.


Bagi Bima menemani mamah nya nonton drama Korea ,, adalah latihan nya saat nanti menemani Nelam,,karena dengan membuat Nelam bahagia dan tertawa,,itu sudah lebih cukup bagi Bima.


"Sebenarnya sejak kapan ya Nelam menyukai film seperti ini..??"Gumam Bima dalam hati.


Pasti Laras yang sudah menyebar kan virus ini ke Nelam.."Gumam Bima lagi dalam hati.


"Sakti,,tunggu aku di Jakarta ,, kejahatan mu akan segera terbongkar...."Geram Bima sambil mengepalkan tangannya.


************


Di kediaman Sakti.

__ADS_1


( keluarga Mahadewa akan segera sampai ke tanah air,,bawa Nelam segera.) isi pesan yang masuk ke ponsel Laras.


( Baiklah ) Balas Laras.


Laras menghela napas sambil menutup ponselnya,,sifat manis dan penurut nya pada Sakti,,membuat Sakti sangat mempercayai nya terutama soal Nelam.


Hari ini Sakti sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri,, Laras akan menggunakan kesempatan ini untuk pura-pura mengajak Nelam berjalan-jalan dan nonton.


Tentu saja Laras meminta Nelam untuk ijin pada Sakti,, karena dia yakin Sakti tidak pernah bisa untuk menolak permintaan Nelam,, kecuali Nelam meninggalkan nya pasti Sakti akan murka.


"Maafkan aku kak Sakti,,aku mengkhianatimu.."Ucap Laras kembali menarik napas dan memejamkan mata nya.


Laras pun menghampiri Nelam.


"Apa kamu sudah siap Nelam..?"Tanya Laras saat berdiri di samping Nelam yang sedang merias wajah nya.


"Wah,,kamu benar-benar cantik Nelam,,pantas saja seorang Bima Mahadewa tidak mau kehilangan mu dan kakak ku saja sampai tergila-gila pada mu,, padahal dia tahu jika kamu sudah bersuami dan mengandung..."Laras berkata dengan wajah frustasi karena dia tahu dengan siapa kakak nya sedang mencari masalah.


"Hai,, kenapa wajah mu sedih seperti ini..?"Nelam bertanya sambil memegang wajah Laras.


"Bagaimana aku tidak sedih dan takut Nelam,,kakak ku menculik anak dan istri Mahadewa.."Tampak ke khawatiran di wajah Laras.


"Dan aku juga ikut andil atas penculikan mu.."Ucap Laras lagi.


"Ya sudah biar itu nanti di pikirkan,,ayo kita berangkat sekarang.."Laras berkata sambil menggandeng tangan Nelam.


Nelam pun mengangguk dan tersenyum mengikuti langkah Laras.


Mereka pun langsung menaiki mobil di antar supir pribadi Sakti.


"Seperti sudah di rencanakan pak,,kita menuju ke perumahan XX.."Ucap Laras saat mobil sudah keluar dari gerbang rumah nya.


Nelam mengerutkan keningnya.


"Bukan kah itu rumah..."Ucapan Nelam terpotong saat Laras menempel kan telunjuk nya ke bibir Nelam.


"Kamu tenang saja,,ini pak Nyoto supir yang menggantikan supir kakak ku.."Ucap Laras tertawa kecil.


"Maksud kamu..???Tanya Nelam dengan kembali mengerutkan kening nya.


"Tadi aku minta di antar supir kakak ku keluar,,tapi dia sudah aku kasih obat bius,,mungkin 5-6 jam lagi dia baru sadar.."Jawab Laras santai.


"Pak Nyoto ini...??Tanya Nelam tak mengerti.

__ADS_1


"Pak Nyoto ini orang kepercayaan teman aku,, sebenarnya sie aku tidak menganggap dia teman,,,semoga saja dia mempunyai perasaan yang sama dengan ku.."Jawab Laras sambil membuang kasar napas nya.


Pak Nyoto tersenyum mendengar pengakuan jujur Laras.


Nelam semakin tidak mengerti,,tapi dia tidak mau bertanya lagi,, tiba-tiba dia tersenyum penuh bahagia,,sebentar lagi dia akan berjumpa dengan suami dan orang tua nya,,tak sabar rasanya ingin segera sampai dan memeluk mereka.


Laras dan pak Nyoto saling melempar pandang sambil tersenyum melihat wajah Nelam yang tersenyum bahagia.


Tiba-tiba ponsel pak Nyoto berbunyi.


"Hallo.."


"Baik Pak ,, saya akan segera putar balik.."


"Ke tujuan kedua,,oke..".


Pak Nyoto langsung memutar arah balik mobil dengan tiba-tiba disertai ketegangan di wajah nya setelah menutup ponselnya.


"Ada apa pak Nyoto..??"Tanya Laras dengan wajah tegang juga.


"Maaf non Laras seperti nya kakak anda mengetahui rencana kita,,ada dua mobil di belakang yang sedang mengikuti kita..."Ucap pak Nyoto yang fokus menyetir dengan menambah kecepatan mobil nya.


"Bagaimana ini Laras..?? Nelam berkata dengan wajah ketakutan sambil menggenggam tangan Laras.


"Tenang saja Nelam,,semua akan baik-baik saja,,dan kamu akan segera bertemu dengan suami dan orang tua mu.."Ucap Laras sambil memeluk tubuh Nelam.


Laras mengkhawatirkan keadaan Nelam yang sedang hamil,, karena mobil yang di Kendarai mereka melaju cepat,, untuk menghindari pengejaran.


***************


Bisakah Nelam dan Laras lolos dari pengejaran anak buah Sakti..??


Masih ada beberapa bab yang seru,,yang wajib kalian baca..he..he.


Tinggal kan jejak , dukungan Vote ,like dan komen buat mood booster author.


Terimakasih sebelumnya.


Tetap semangat dan sehat selalu.


Jangan lupa novel terbaru author


__ADS_1


__ADS_2