Darah Daging Yang Di Benci

Darah Daging Yang Di Benci
Rencana Licik Sakti


__ADS_3

Bab 98


".. Darah Daging Yang Di Benci.."


Mereka pun sampai di tempat makan betawi,,yang terkenal dengan soto nya yang enak.


Dengan penuh semangat dan bahagia Bima dan Nelam turun dari mobil sambil bergandengan tangan,, tanpa mereka sadari sepasang mata di dalam mobil, tampak menatap tajam mereka penuh kebencian dan kecemburuan,, senyum licik pun tergambar di bibir nya.


Seseorang itu menunggu Bima dan Nelam keluar dari rumah makan.


Hampir satu jam,, akhirnya Bima dan Nelam keluar dari rumah makan,,dan mereka segera memasuki mobil,,Bima segera melajukan mobilnya membelah jalan raya,,saat beberapa meter mobil di melaju,, tiba-tiba rem mobil Bima blong,,mobil pun oleng.


Nelam begitu panik,,Bima berusaha tenang untuk mengendalikan mobil.


"Nelam,,cepat lompat lah,,aku takut mobil ini akan menabrak pembatas jalan.."Teriak Bima.


"Aku tidak mau mas,, kalau aku lompat ,, kamu juga harus lompat,.."Teriak Nelam.


"Oke.."Ucap Bima melihat kanan kiri takut jika ada kendaraan tiba-tiba di belakang mereka.


"Sekarang Nelam..!!"Teriak Bima.


Mereka pun melompat bersamaan bertepatan mobil Bima dengan kencang nya menabrak pembatas jalan dan langsung terbakar.


Tubuh mereka terguling,,Nelam membentur trotoar,, kepala nya terasa nyeri,, samar-samar dia mencari keberadaan Bima tapi tiba-tiba semua gelap.


**********


Nelam tersadar,,dia merasakan sakit di kepala dan kening nya,,saat dia meraba keningnya ternyata sudah terpasang perban ,, tubuhnya pun terasa sakit dan nyeri.


"Syukurlah Nelam,,kamu sadar.."Tiba-tiba muncul seorang wanita cantik yang wajahnya tidak asing bagi Nelam,,dia tersenyum ramah ke arah Nelam.


Nelam mengerutkan keningnya dan memperhatikan keadaan sekitar nya,,dia berada di sebuah kamar dengan nuansa maskulin dan sangat asing bagi nya.


"S..saya di mana..??Dan kamu siapa..??"Tanya Nelam bingung.


"Kamu sedang berada di rumah saya,, tepat nya di kamar Abang saya.."Ucap wanita tersenyum.


Nelam semakin mengerutkan keningnya.


"Ternyata kamu sudah lupa ya sama saya..??Biar sekalian saya perkenalkan diri saya lagi,,saya Laras dari perusahaan Antariksa.."Ucap wanita yang bernama Laras itu sambil mengulurkan tangannya ke arah Nelam.


Dengan ragu Nelam membalas uluran tangan Laras.


"Laras..??"Tanya Nelam seperti tidak asing dengan nama itu.


"Kita pernah bertemu waktu acara pernikahan mu dengan Bima Mahadewa.."Jawab Laras.


"Ya saya ingat kamu datang bersama tunangan mu.."Ucap Nelam mulai mengingat,,tapi kemudian wajah nya menatap dalam wajah Laras.


"Kamu tunangan nya Sakti Khan..??"Tanya Nelam penuh selidik.


"Tunangan..??"Laras tiba-tiba tertawa.


Nelam kembali mengerutkan keningnya menatap tajam Laras yang sedang tertawa,, Nelam langsung melepaskan tangan nya dari Laras.

__ADS_1


"Tapi Sakti bilang jika kalian sudah putus...??Tanya Nelam dengan suara sedikit tinggi karena kesal dengan tingkah laku Laras.


"Apa boleh saudara sekandung itu pacaran apa lagi sampai tunangan..??Tanya Laras dengan mimik serius.


"Maksud kamu..??Tanya Nelam masih tak mengerti.


"Nelam,, Nelam,,apa benar kamu tidak mengingat Sakti sama sekali..??Tanya Laras sambil mendekat kan wajah nya ke wajah Nelam.


"Sebenarnya kalian itu siapa..??Tanya Nelam sambil berteriak.


"Dan apa hubungan kalian dengan ku..??Tanya Nelam lagi dengan berteriak dan sedikit mendorong tubuh Laras dari tubuh nya.


Bertepatan dengan itu muncul lah Sakti,,sambil menatap Nelam penuh cinta.


"Sayang,,kamu baru sadar,, jangan teriak-teriak dong.."Sakti berkata sambil meraih wajah Nelam.


Nelam menepis kasar tangan Sakti,,sambil mundur menjauhi Sakti.


"Jangan kurang ajar kamu.."Ucap menatap tajam wajah Sakti.


"Nelam,,kamu semakin cantik kalau marah.."Ucap Sakti lembut dengan senyum penuh cinta.


"Sebenarnya kalian itu siapa dan mau apa..??"Teriak Nelam.


"Kamu benar-benar tidak mengingat aku Nelam..??"Sakti berkata sambil menatap sedih ke arah Nelam.


Nelam menggelengkan kepalanya,,dia merasakan sakit di kepala nya.


"Nelam,,kamu tidak apa-apa sayang..??"Sakti bertanya dan langsung memegang tubuh Nelam.


"Jangan sentuh aku..!!"Teriak Nelam mencoba melepaskan diri dari tangan Sakti.


Sakti membawa tubuh Nelam ke ranjang dan membaringkan tubuh Nelam pelan dengan penuh hati-hati di kasur empuk nya.


"Laras cepat telepon Dokter.."Ucap Sakti cemas.


"Iya bucin.."Ucap Laras menggelengkan kepalanya sambil meraih ponselnya.


Tak lama Dokter pun datang dan langsung menuju kamar Sakti,, kemudian langsung memeriksa Nelam.


"Sudah saya bilang kalau benturan di kepala pasien cukup keras,,jadi jangan sampai pasien syok,,apa lagi dia sedang mengandung.."Ucap Dokter selesai memeriksa Nelam kemudian menatap bergantian Sakti dan Laras.


"Ini saya berikan resep untuk ibu hamil,,dan pastikan kalau pasien meminum vitaminnya,, karena usia kandungan nya masih trimester pertama,,jadi harus hati-hati jangan sampai pasien stress,,nanti takut terjadi sesuatu pada ibu dan janin nya.."Dokter menjelaskan sambil menyerahkan resep kepada Sakti.


"Baik Dok,, terimakasih,,saya akan menjaga nya.."Ucap Sakti sambil menerima resep dari Dokter.


Dokter mengangguk dan tersenyum,, kemudian pamit pulang.


"Ras,,kamu tolong jaga Nelam,,Abang akan menebus resep dulu untuk Nelam.."Ucap Sakti.


"Iya bang,,Laras akan menjaga permata Abang ini dengan penuh perhatian,,dan Laras jamin tidak akan ada yang berani menyentuh nya.."Ucap Laras kesal karena tatapan mata Sakti seolah-olah ragu untuk menitipkan Nelam kepadanya.


"Iya,,Abang percaya.."Ucap Sakti sambil mengacak rambut Laras.


Laras berontak dari tangan Sakti yang sedang mengacak rambut nya

__ADS_1


Sakti tertawa kecil,, kemudian menatap wajah Nelam yang masih dalam keadaan pingsan,, Sakti mendekatkan wajahnya ke wajah Nelam.


Kemudian mencium kening Nelam penuh sayang.


"Hmm.. kesempatan nie..""Ucap Laras dengan sinis.


"Cuma kening,,titip dia buat Abang.."Bisik Sakti di telinga Laras,, kemudian berlalu meninggalkan kamar nya.


Laras hanya menggerutu,,merasa kesal dengan tingkah laku Sakti akhir-akhir ini,,Sering terlihat aneh,,apa lagi bila berhubungan dengan Nelam,, terpaksa dia harus ikut berperan dengan ambisi kakak nya untuk mendapatkan Nelam.


Padahal Laras sudah berusaha menjodohkan abang nya pada banyak wanita,,tapi tetap saja hati Abang nya hanya untuk Nelam.


"Kenapa harus Nelam sie bang..??Gerutu Laras.


Sejenak Laras memperhatikan wajah Nelam yang sedang pingsan.


"Wajah yang teduh dan nyaris sempurna.."Gumam Laras


Pantas saja pak Bima dan Abangnya yang aneh itu tidak bisa move on dari Nelam.


*************


Sementara di sebuah rumah sakit,, Tampak Bima baru tersadar.


Bima memperhatikan keadaan sekitar ruangan ini putih semua dan Bima sudah menebak kalau ini rumah sakit.


Bima teringat dengan Nelam dan bayi yang di kandung nya.


"Nelam,,Nelam..!!"Panggil Bima yang sedang berteriak.


"Bima kamu sudah sadar nak..??"Tanya Sinta.


"Nelam,, dimana Nelam mah,,pah..?-Ucap Bima dengan wajah cemas.


Antasari dan Sinta langsung saling pandang.


"Kamu istirahat saja Bim.."Ucap Antasari menghampiri Bima.


"Tidak pah,,Bima harus mencari Nelam.."Ucap Bima berontak.


"Nelam sedang mengandung anak Bima.."Ucap Bima bangkit dari ranjang pasien.


Tapi tiba-tiba kaki Bima tidak bisa di gerakkan.


*************


Sebenarnya siapa Sakti dan Laras??


Bisakah Nelam selamat dari cengkeraman Sakti dan Laras??


Apa yang terjadi dengan kaki Bima,, setelah kecelakaan itu??


Ikuti terus cerita seru.


Seperti biasa tinggal kan jejak, dukungan Vote , like dan komen.

__ADS_1


Jangan lupa novel author yang kedua masih baru ga kalah seru nya.



__ADS_2