Darah Daging Yang Di Benci

Darah Daging Yang Di Benci
Proses hukum Bima


__ADS_3

Bab 113


"Darah Daging Yang Di Benci"


Akhirnya Bima kembali ke apartemen nya dengan penjagaan polisi yang sangat ketat,,sambil menunggu proses hukum dari penyelidikan.


Setelah di lakukan penyelidikan dan pengakuan dari Sakti,,bahwa dia dan anak buah almarhum Robert yang telah merencanakan kecelakaan yang menimpa Bima,, sehingga rem Bima blong dan mengakibatkan nyawa Yusuf melayang.


Sakti juga mengatakan jika kecelakaan yang terjadi pada Bima dan Nelam dua bulan yang lalu adalah sabotase dari nya juga,, karena dengan kecelakaan itu,,dia bertujuan ingin mengambil Nelam dari tangan Bima.


Dan Bayu bersaksi,bahwa kasus p*rkosa*n yang di lakukan Bima terhadap Nelam,,itu terjadi karena pengaruh obat perangsang yang di berikan klien bisnis Bima yang merupakan salah satu anak buah Robert juga,, bertujuan ingin menjebak Bima agar bisa tidur dengan putri nya.


Tapi beruntung rencana itu di gagalkan oleh Bayu,,dia langsung membawa Bima pergi jauh dari tempat itu.


Saat menemukan tempat yang aman,,Bayu meninggalkan Bima sebentar karena ada sesuatu yang ingin di urus nya.


Saat Bima sudah tidak bisa menahan h*s*at nya yang menggebu,,Nelam yang saat itu sekolah sambil bekerja,, kebetulan malam itu pulang agak larut,,karena ada kerja tambahan yang mengharuskan nya untuk lembur.


Nelam yang sudah merasa lelah,, memutuskan untuk melewati jalan yang lebih cepat menuju rumah nya.


Naas bagi Nelam,, tujuan ingin melewati jalan pintas yang lebih dekat menuju rumah nya,, ternyata jalan yang di lalui nya adalah tempat di mana Bayu menyembunyikan Bima.


Bima yang sedang di kuasai hawa nafsu,,tentu saja sangat tergoda dengan kehadiran Nelam.


Akhirnya malam p*rkos*an itu pun terjadi.


Saat Bayu kembali,,dia tersentak kaget melihat Bima yang sudah tertidur pulas,dengan wanita yang sedang menangis terisak di sebelah nya.


Dan yang lebih membuat Bayu kaget,,wanita yang sedang menangis itu adalah wanita yang sudah membuat nya jatuh cinta pada pandangan pertama,,yang sempat di temui nya beberapa hari sebelum malam naas itu.


Setelah kejadian malam itu,Bima di kirim Antasari ke luar negeri untuk lebih mendalami bidang bisnis.


Bayu yang terus memantau keadaan Nelam, yang bahkan mengetahui jika dari hasil p*rkos*an itu,,Nelam mengandung anak Bima.


Secara diam-diam Bayu membantu secara finansial segala kebutuhan Nelam,,tentu saja tanpa sepengetahuan Nelam dan bi Nur.


Yusuf pun mengenal Bayu, karena Bayu pernah beberapa kali menemui nya dan mengajak nya bermain.


Sampai akhirnya kecelakaan di pagi hari yang merenggut nyawa Yusuf terjadi,,sampai Nelam harus mengalami depresi.


Tapi karena Antasari dan Beni sudah menemui Nelam dan membantu pengobatan nya,,Bayu pun sudah tidak memberikan bantuan finansial lagi.


Ternyata dari musibah,takdir mempertemukan seorang anak dengan ayah kandung nya.


********

__ADS_1


Akhirnya hari persidangan Bima pun tiba.


Menimbang dari hasil penyelidikan dan saksi-saksinya akhirnya Bima di jatuhkan lima tahun penjara di potong masa tahanan.


Saat hakim mengetuk palu,,air mata Sinta dan Nelam berlinang.


"Maaf kan Nelam mah.."bisik Nelam lirih.


"Ini bukan kesalahan mu sayang.."Jawab Sinta dengan suara parau menggenggam jemari Nelam.


Bima pun bangkit dari kursi pesakitan nya,, Antasari,,Nelam,,Sinta,,Bayu serta Laras langsung menghampiri Bima sebelum di bawa ke penjara oleh petugas polisi.


"Bima.."Panggil Sinta sambil memeluk putra nya.


"Mah,, jangan seperti ini,, ikhlas kan semua yang terjadi biar langkah Bima ringan untuk menjalani semua nya.."Bima berkata sambil mengelus lembut punggung Sinta.


"Iya sayang,, maafkan mamah.."Sinta melepaskan pelukan nya pada Bima.


"Jangan bersedih kita pasti bersama-sama lagi.."Ucap Bima dengan senyuman yang menghiasi wajah nya.


"Mohon maaf pak Bima dan pak Antasari,,apakah kita akan mengajukan banding..??"Tanya salah satu tim hukum Bima.


"Tidak perlu pak,, hukuman 5 tahun penjara tidak sebanding dengan penderitaan yang di alami orang yang sangat saya cintai.."Bima berkata sambil menatap sendu Nelam.


Nelam hanya mampu menundukkan wajahnya.


Nelam yang sedang menunduk, mengangkat kepalanya menatap nanar ke wajah Bima yang sedang menatap nya juga.


"Semoga ini yang terbaik buat kalian.."Antasari berkata sambil menepuk pelan pundak putera nya.


"Terimakasih pah..."Ucap Bima menatap lelaki yang tetap dia anggap ayah kandung nya.


Antasari mengangguk.


"Bro.."Bayu langsung memeluk sahabatnya itu.


"Cepat, menikah lah kalian...."Bima berkata sambil melepaskan Bayu dan melirik ke arah Laras.


"Maaf kan kak Sakti pak Bima.."Ucap Laras sambil menunduk.


"Semua sudah takdir,, kalau bukan karena kakak mu,,aku tidak mungkin bertemu dengan Bidadari syurga ku.."Bima berkata sambil kembali menatap Nelam.


"Mas,, maafkan aku.."Ucap Nelam kembali terisak.


"Jangan membuat aku khilaf untuk memeluk mu Nelam.."Ucap Bima dengan penuh kerinduan.

__ADS_1


"Jangan membuat anak aku bersedih,, karena selalu melihat mamah nya menangis.."Ucap Bima lagi sambil tersenyum penuh arti menatap Nelam.


Nelam hanya tersenyum sambil mengusap air mata nya.


"B..Boleh aku mencium anak aku..??"Tanya Bima ragu.


Nelam tersenyum dan mengangguk.


Bima pun berlahan melangkah mendekati Nelam,, berjongkok mensejajarkan tubuh nya dengan perut Nelam.


Dengan menahan segala gejolak di hati nya,dia pun mengelus pelan dan mencium lembut perut Nelam.


Nelam tidak bisa menahan air matanya dan dia pun kembali terisak.


Bima pun berdiri dan menatap nanar Nelam.


"M..maaf Nelam.."Ucap Bima ragu sambil mengusap air mata Nelam.


Nelam pun langsung menghambur ke pelukan Bima dengan air mata yang semakin mengalir deras.


Bima yang awal nya kaget, akhirnya membalas pelukan Nelam


"Maaf mas.."Ucap Nelam lirih di sela tangis nya.


"Kamu adalah korban,,kamu tidak boleh merasa bersalah.."Ucap Bima melepaskan pelukan nya dan mengusap air mata Nelam.


"Kami akan menunggu mu mas.."Ucap Nelam dengan kilatan mata penuh keyakinan.


"Terimakasih sayang.."Bima berkata sambil mengelus kepala Nelam yang terbungkus oleh hijab merah maroon yang menambah keanggunan nya.


Akhirnya Bima pun meninggalkan tempat persidangan menuju lapas dengan di kawal ketat oleh kepolisian.


Mereka pun semua pergi meninggalkan persidangan.


Tampak Sinta menggandeng tangan Nelam.


********


Wah sudah masuk bab akhir cerita nya nie..!!


Akan kah Bima dan Nelam akan bisa bersatu lagi..??


Ikuti terus bab selanjutnya ya..


Sabar ya reader,, author masih sibuk dengan urusan sekolah anak

__ADS_1


Jangan lupa novel baru Author yang masuk di You Are Writer Season 7



__ADS_2