Darah Daging Yang Di Benci

Darah Daging Yang Di Benci
Penyakit Dokter Intan


__ADS_3

Bab 78


"... Darah Daging Yang Di Benci.."


Bayu merasakan degupan yang kencang di dadanya,, firasat nya mengatakan ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan Intan.


Bayu memejamkan matanya sesaat,menarik napas dalam-dalam.


"Lo baik-baik aja Bay...??"Ucap Bima menatap dalam Bayu sambil mengerutkan keningnya.


"Kita ke rumah sakit sekarang..."Ucap Bayu sambil mengusap nisan Salsa dan menciumnya.


"Papah,,mau ke Rumah Sakit dulu,,mamah mu sakit.."Ucap Bayu sambil menghapus air matanya,,dia berbicara seolah-olah Salsa mendengarnya di dalam sana.


Bima menghela napas dan menatap nanar pada sahabat nya itu.


Bayu bangkit dari makam Salsa,,tampak kain pengantin yang dia gunakan penuh dengan tanah merah ( karena Bayu belum sempat mengganti pakaian nya ), dengan langkah gontai Bayu meninggalkan makam Salsa.


"Bay,,lebih baik kamu mandi dulu biar segar,,ini Beni sudah membawakan pakaian ganti dan peralatan mandi untuk mu.."Ucap Antasari sambil menyerahkan paper bag dan sepaket peralatan mandi.


"Di sana ada kamar mandi umum, mandilah di sana.."Ucap Antasari lagi sambil menunjukkan arah kamar mandi.


Bayu tidak membalas sepatah kata pun ucapan Antasari,. setelah menerima paper bag dan perlengkapan mandi,,Bayu melangkah gontai menuju kamar mandi yang di tunjukkan Antasari.


Adam menatap sedih puteranya,, Antasari pun menepuk-nepuk pundak Adam,, sebagai tanda agar Adam kuat.


Bima langsung mengejar Bayu,,saat langkah mereka sejajar,,Bima langsung merangkul Bayu.


"Bay,,Lo yang kuat,,Intan butuh lo,,dia nunggu lo,,semangat bro.."Ucap Bima.


"Thanks bro.."Ucap Bayu pelan.


Bima menarik napas lega,, akhirnya Bayu kembali lg walaupun semangat nya masih redup.


Sesampainya di kamar mandi Bayu langsung masuk kedalam,, konyol nya Bima ikut masuk.


"Ee kun**k Lo mau ngapain..!!!!"Hardik Bayu dengan mata melotot ke Bima.


Bima tertawa terpingkal-pingkal,, sedangkan Bayu menatap Bima jengkel.


"Syukurlah bro,, ternyata Lo masih normal,dan masih Bayu yang gw kenal.."Ucap Bima masih dengan tertawa.


"Si*l*n lo,,Lo pikir gw udah ga normal,, cepat keluar Lo,badan gw udah gerah.!!!."Ucap Bayu sambil mendorong tubuh Bima keluar dan langsung mengunci pintu kamar mandi.


Bima tercekat kaget saat melihat mamah nya sudah berada di depan nya.


"Mamah,,bikin kaget saja.."Ucap Bima langsung menghentikan tawanya dan memegang dadanya karena kaget.


"Kamu tuh usil banget sie Bim.."Ucap Sinta menatap puteranya.


"Buat hiburan Bayu mah.."Ucap Bima tersenyum.


Sinta menggeleng kan kepala nya.


"Mamah,,sama papah mau pulang dulu sama om beni,,om Adam sama Bayu bareng sama kamu.."Ucap Sinta.


"Iya Bima tahu mah.."Ucap Bima.

__ADS_1


"Ya udah,,mamah pamit ya,, bilang Nelam suruh istirahat,,dan bilang sama Tante Mayang kalau ada apa-apa suruh hubungi mamah.."Sambil memberikan punggung tangan nya pada Bima.


"Iya mah.."Jawab Bima sambil mencium punggung tangan Sinta.


Sinta pun mengusap kepala Bima dan melangkah pergi, tiba-tiba Sinta menghentikan langkahnya,,dan membalikkan badannya menghadap Bima.


"Oh ya Bim,, jangan ajak Nelam untuk pulang ke apartemen mu dulu,, pokoknya beberapa hari ini kamu berdua harus tinggal di rumah kami.."Ucap Sinta tegas.


"Iya mah,,Bima sama Nelam pulang ke rumah.."Ucap Bima yang heran sama mamah nya dalam keadaan begini masih ketakutan di tinggal dia dan Nelam.


"Oke sayang,,mamah pulang..."Ucap Sinta sambil melambaikan tangan nya pada Bima dan melangkah mendekati Antasari dan Adam.


Tak lama Bayu pun keluar dari kamar mandi, dengan sudah berganti pakaian , tampak rambut yang basah dan wajah jauh lebih segar,, walaupun masih terlihat sembab karena kebanyakan menangis.


"Nah gini dong bro,, kelihatan lebih ganteng.."Ucap Bima dengan mata nakal nya.


"Gila Lo Bim,,kalau sudah sampai Rumah Sakit ajak tuh Nelam pulang,,biar balik normal.."Ucap Bayu menatap jijik Bayu sambil memasukkan pakaian kotornya ke paper bag.


Bayu membalas nya dengan tertawa terbahak-bahak.


"Bima,,Bayu,,ayo kita segera ke Rumah Sakit,,tadi mamah telepon kalau Dokter Intan drop,, dan terus memanggil nama mu Bay.."Ucap Adam dengan wajah penuh khawatir.


"Apa .!!"Ucap Bima dan Bayu bersamaan.


"Ayo cepat Bay.."Ucap Bima yang langsung berlari meninggalkan area pemakaman.


Bayu yang tersentak kaget,, langsung berlari mengikuti Bima dan Adam.


Mobil mereka pun langsung melaju kencang membelah jalan raya.


*****************


Sementara Bima sibuk memarkirkan mobilnya dulu.


Sesampainya di ruang perawatan Intan,, tampak Nelam dan Mayang berada di luar kamar perawatan Dokter Intan.


Nelam sedang merangkul pundak Mayang yang sedang menangis tersedu-sedu.


Bayu yang tadi semangat berlari,, tiba-tiba kakinya terasa lemas,,Adam yang tadi mengejar Bayu pun tampak terpaku melihat istri nya menangis dalam rangkulan Nelam.


Dengan jantung berdegup kencang dan langkah gontai mereka segera menghampiri Nelam dan Mayang.


"Mah,,apa yang terjadi dengan Intan..."Ucap Bayu pelan dengan mata berkaca-kaca.


"Bayu..."Ucap Mayang sambil memeluk Bayu.


"T..tadi Dokter Intan sempat sadar dan memanggil nama mu mas Bayu,,tapi tiba-tiba..."Ucap Nelam menunduk dan meneteskan air matanya.


"Tiba-tiba kenapa Nelam...??"Tanya Bayu dengan suara parau menatap nanar Nelam.


"Tiba-tiba Dokter Intan langsung drop dan tak sadarkan diri,, sekarang Dokter sedang menangani nya..."Ucap Nelam yang kembali terisak.


"Bay,,kenapa ini semua terjadi???Apa kamu tidak tahu penyakit yang di derita oleh istri dan anak mu..??!!!"Teriak Mayang melepaskan pelukan nya dari Bayu dan menatap tajam Bayu.


"Mah,,Bayu sudah sangat terpukul,, jangan menyalahkan Bayu..."Ucap Adam sambil merangkul Mayang mencoba menenangkan nya,, Mayang semakin menangis.


"Ahhh..."Bayu berteriak dan memukul sekuat tenaga nya tembok Rumah Sakit,, sehingga menimbulkan luka di jari tangan nya.

__ADS_1


Sekali lagi Bayu ingin memukul tembok, tiba-tiba ada tangan yang memegang nya.


"Jangan melukai diri sendiri,,ini perbuatan bodoh.."Ucap Bima sambil menatap tajam Bayu.


Bayu yang sedang depresi tersulut emosi nya,dengan mata penuh amarah,Bayu menarik kerah Baju Bima,, bertepatan dengan itu pintu kamar perawatan Dokter Intan pun terbuka,, tampak sang Dokter yang tak lain sahabat Dokter Intan yang menangani Salsa juga


Bayu langsung melepaskan kasar kerah baju Bima dan langsung menghampiri sang Dokter.


"Mas,,kamu ga pa pa.."Tanya Nelam menghampiri Bima.


"Ga sayang,,aku ga pa pa.."Ucap Bima membelai wajah Nelam.


"Kasian Bayu.."Ucap Bima sambil menatap Bayu yang melangkah ke arah sang Dokter.


"Apa yang terjadi dengan istri saya Dok..??Tanya Bayu menatap tajam sang Dokter.


Sang Dokter menghela napas.


"Ikut lah ke ruangan saya,,ada yang ingin saya beritahu..."Ucap sang Dokter.


"Kami mau ikut Dok.."Ucap Mayang tiba-tiba.


Sang Dokter mengangguk dan melangkah kan kaki nya menuju ruangan nya di ikuti Bayu,Adam dan Mayang.


"Sebenarnya Dokter Intan sakit apa ya mas??"Ucap Nelam saat mereka tinggal berdua.


"Aku juga tidak tahu sayang.."Ucap Bima sambil merangkul pundak Nelam.


"Kita masuk kedalam yuk mas,,lihat keadaan Dokter Intan..."Ucap Nelam menatap sendu Bima.


Bima mengangguk dan tersenyum tipis.,, mereka pun masuk ke kamar perawatan Dokter Intan.


**************


Di ruang Dokter,,Bayu dan Mayang duduk berhadapan dengan sang Dokter,, sedangkan Adam berdiri disamping Mayang.


Sang Dokter menarik napas dalam-dalam kemudian menghembuskan nya kasar.


"Begini pak Bayu,, saya dan Dokter Intan sudah bersahabat dari mulai kami sama-sama praktek di Rumah Sakit ini..."Ucap sang Dokter menatap Bayu.


"Jadi semua masalah yang dihadapi Dokter Intan,,dia selalu cerita sama saya.."Ucap Dokter sambil menghela napas.


"Termasuk hubungan anda dengan Dokter Intan dan kehadiran Salsa..."Ucap sang Dokter sambil menatap tajam Bayu.


"Maaf Dok,,saya kesini mau mendengarkan penyakit apa yang sedang di derita istri saya???"Ucap Bayu yang mulai kesal dengan omongan sang Dokter.


Sang Dokter hanya tersenyum mendengar perkataan Bayu.


"Dokter Intan menderita kanker otak,.."


Jedar.....


*************


Seru dan kepo ga???


Kalau kepo ikuti terus karya Author.

__ADS_1


Dukungan,,Vote,,like dan komen nya selalu di tunggu.


Terimakasih.


__ADS_2