
Bab 61
".. Darah Daging Yang Di Benci.."
Melihat Bima yang tersedak sampai terbatuk-batuk,,Nelam segera memberikan Bima segelas air putih.
"Di minum dulu air nya mas.."Ucap Nelam lembut sambil memberikan segelas air putih dan memijit pelan tengkuk Bima.
Bima segera mengambil gelas di tangan Nelam, dan segera meminum nya sampai tandas.
Bayu yang melihat begitu perhatian nya Nelam kepada Bima,, merasakan sakit di hatinya,,tapi sebisa mungkin Bayu menyembunyikan emosinya ,,dia tidak mau bertindak gegabah hanya karena mengutamakan rasa cemburunya,,dia tidak mau Nelam menjauhinya dan membencinya.
"Pelan-pelan makan nya Bim.."Ucap Sinta lembut sambil memberikan tissue kepada Bima.
"Iya mah.."Jawab Bima sambil mengambil tissu yang diberikan Sinta.
"Terimakasih Nelam,,aku sudah tidak apa-apa.."Ucap Bayu sambil melepaskan tangan Nelam dari tengkuknya.
"Iya mas,,maaf.."Ucap Nelam yang langsung melepaskan tangan nya dari tengkuk Bima, seketika wajah nya memerah karena malu.
"Sayang,,udang tepung ini buatan kamu ya??"Tanya Bayu tiba-tiba sambil mencolek lengan Nelam.
"I..iya..."Ucap Nelam gugup sambil menoleh ke arah Bayu.
"Enak banget sayang udang tepung buatan Kamu,,ini sie restoran bintang lima juga lewat sama masakan kamu.."Ucap Bayu dengan senyum mengembang dan dengan lahapnya menyantap udang tepung buatan Nelam.
"Mas Bayu bisa saja.."Ucap Nelam sambil tersenyum.
"Seperti nya Bayu benar-benar mencintai Nelam,,semoga kamu bahagia bersama Bayu Nelam,,aku ikhlas melepas mu.."Ucap Bima dalam hati sambil menelan Saliva menahan gejolak di hatinya.
Bima tiba-tiba meletakkan sendok dan garpu nya,, kemudian menuangkan air putih ke gelas nya kemudian meminumnya tanda jika dia sudah selesai makan.
"Kok makan nya tidak di habiskan Bim..?"Tanya Sinta sambil menatap ke piring Bima.
"Maaf mah,,pah,,Bima sudah kenyang dan Bima lelah sekali, setelah melewati kejadian di New York kemarin,, jadi Bima mau langsung istirahat.."Ucap Bima menatap Sinta dan Antasari.
"Sorry Bay,,hari ini gw belum bisa ke kantor.."Ucap Bima menoleh ke Bayu.
"It's okay bro,,,khan Lo CEO nya.."Jawab Bayu sambil menatap Bima yang sudah beranjak bangun dari duduknya.
Bima hanya memberikan jempol pada Bayu dan langsung melangkah meninggalkan meja makan tanpa berbadan basi sedikit pun ke Nelam.
Seketika Nelam merasakan selera makan nya menghilang,, hatinya terasa kosong dengan kepergian Bima.
"Apakah aku memang tidak ada artinya di hati mu mas Bima??? Kenapa rasa ini sangat menyiksaku ??? Nelam berkata dalam hati.
"Nelam,,,ayo di lanjut makan nya nak.."Ucap Antasari lembut sambil tersenyum menatap Nelam.
"Iya pah.."Jawab Nelam tersenyum dan melanjutkan makannya.
Bayu yang memperhatikan sikap Nelam hanya menghela napas.
Mereka pun meneruskan makannya,, sesekali Bayu melirik Nelam yang berada di samping nya,, tampak raut sedih dan kecewa Nelam.
"Nelam,,,Bayu,, papah ke atas dulu ya mau istirahat.."Ucap Antasari setelah menyelesaikan makan nya sambil menatap Nelam dan Bayu bergantian.
"Iya pah,,Nelam dan mas Bayu juga sudah selesai.
__ADS_1
"Iya om,,Bayu juga mau ke kantor ada janji sama klien..."Ucap Bayu menimpali ucapan Nelam.
"Oke Bay,,kamu hati-hati ya.."Ucap Antasari sambil bangkit dari duduknya.
"Ya om.."Ucap Bayu sambil mengangguk.
"Sayang papah ke kamar dulu ya.."Ucap Antasari sambil mencium kening Nelam.
"Iya pah.."Jawab Nelam sambil tersenyum.
"Mamah ke atas dulu ya sayang,,tante tinggal ya Bay.."Ucap Sinta sambil mengelus kepala Nelam dan tersenyum kepada Bayu.
"Oke Tante.."Jawab tersenyum.
Antasari dan Sinta pun melangkah pergi meninggalkan Nelam dan Bayu.
"Sebentar ya mas,, Nelam rapihkan piring dulu.."Ucap Nelam.
"Ga usah neng,,biar bibi saja.."Ucap bi Sumi yang tiba-tiba datang dari arah dapur.
"Ga pa pa bi,, Nelam khan sudah biasa.."Ucap Nelam tertawa kecil.
"Ya Nelam,,kamu temani nak Bayu saja.."Ucap bi Nur yang tiba-tiba muncul juga.
"Bibi,,!!Apa bibi sudah makan..?Tanya Nelam.
"Bibi sudah kenyang,,kamu tenang saja.."Ucap. bi Nur tersenyum.
"Sudah sana neng,,temani tuan Bayu.."Ucap bi Sumi sambil mengangkat piring-piring kotor.
"Beneran nie Nelam ga perlu bantuin??Tanya Nelam menatap bergantian bi Sumi dan bi Nur yang sedang merapikan meja.
"Ih mas Bayu,,kalau Nelam ga boleh ngapa-ngapain,,terus tugas Nelam sebagai istri apa??Tanya Nelam dengan wajah cemberut.
"Tugas kamu ya melayani mas lah.."Ucap Bayu sambil tertawa menggoda Nelam.
"Mas Bayu ngaco,,apaan sie??Ucap Nelam cemberut dan berlalu pergi meninggalkan ruang makan.
"Yah dia ngambek..."Ucap Bayu sambil mengejar langkah Nelam.
Bi Sumi dan bi Nur hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala melihat kelakuan Nelam dan Bayu.
"Hai,,jangan ngambek dong,,,masa calon suami mau berangkat kerja di cemberutin.."Ucap Bayu sambil meraih lengan Nelam.
"Ih,,mas Bayu apaan sie..!!"Ucap Nelam dengan wajah masam.
"Calon istri mas Kalau marah tambah cantik.."Ucap Bayu sambil menatap wajah Nelam.
"Apaan sie mas,,tadi katanya mau berangkat kerja.."Ucap Nelam sambil mengalihkan matanya dari tatapan Bayu.
"Iya,,tapi senyum dulu dong,, biar mas semangat.."Ucap Bayu yang terus menatap dalam wajah Nelam.
Nelam pun tersenyum sambil menundukkan wajahnya.
"Lho,,kok nunduk khan senyum manis nya ga kelihatan.."Goda Bayu sambil mengangkat dagu Nelam.
"Sudah jam berapa ini??Ko Lo belum berangkat juga sie Bay?? bukannya Lo ada janji sama Mr Oscar???!!"Tanya Bima yang tiba-tiba muncul.
__ADS_1
Nelam dan Bayu pun terkejut,,,Nelam langsung menjauhkan tubuhnya dari Bayu,,sambil menunduk tidak berani menatap Bima.
"Iya,,ini juga mau berangkat bro,,masih ada waktu 1 jam lebih kok..!""Ucap Bayu dengan wajah masam.
"Mas berangkat ya Nelam.."Ucap Bayu sambil menyodorkan tangan nya ke Nelam.
"I..iya mas,, hati-hati.."Ucap Nelam gugup sambil mencium punggung tangan Bayu.
"Gw berangkat.."Ucap Bayu sambil menatap sinis Bima.
Bima tidak menjawab,,dia hanya menatap tajam ke arah Bayu dan Nelam.
"Mas berangkat,, hati-hati di rumah..."Ucap Bayu mengelus kepala Nelam dan melirik sinis ke arah Bima.
Nelam hanya mengangguk,,Bayu pun melangkah pergi.
Tinggallah Nelam dan Bima.
"Belum halal dan dia belum melamar mu secara resmi membawa kedua orang tua nya,,jadi jaga sikap,,apa lagi sebagai wanita muslimah harus bisa jaga diri.."Ucap Bima sinis sambil melangkah pergi meninggalkan Nelam.
Seketika Nelam merasakan sesak di dada nya,,mata nya terasa mulai panas,dan terasa cairan hangat pun memaksa keluar dari sudut matanya,,hati nya sakit sekali mendengar perkataan Bima.
"Apa maksud mas berkata seperti itu..!!!Ucap Nelam dengan suara yang cukup keras, sehingga membuat Bima menghentikan langkahnya.
Dengan mengumpulkan segenap keberanian dan kekecewaan dengan ucapan Bima,, Nelam pun mendekati Bima.
"Mas pikir aku apa...!!!"Ucap Nelam dengan wajah memerah dan air mata yang terus mengalir saat dia sudah berada di depan Bima,, sorot matanya tajam menatap Bima.
Hati Bima terhenyak saat melihat kemarahan dan air mata Nelam.
"Ya Tuhan,,rasa cemburuku melukai hatinya.."Ucap Bima dalam hati sambil menatap wajah Nelam yang penuh kesedihan dan kekecewaan.
"Kenapa mas tega sekali menuduh aku seperti wanita murahan???,,kalau mas sedih dan kecewa dengan kepergian kak Aluna,,tapi kenapa aku mas jadikan sasaran..!!!""Teriak Nelam yang mulai menangis tersedu-sedu.
"M..maksud aku bukan seperti itu Nelam.."Ucap Bima gugup sambil mencoba menyentuh pundak Nelam,,tapi langsung di tepis oleh Nelam.
"Mas Bima jahat,,aku benci sama mas Bima...!!!"Teriak Nelam sambil berlari menuju kamar nya.
Bima hanya terpaku berdiri sendiri menatap Nelam yang berlari sambil menangis.
Ingin sekali Bima mengejar Nelam,, meminta maaf dan memeluk nya,,tapi percuma.
"Biar lah kamu membenci ku Nelam,, mungkin dengan cara ini aku bisa melupakan mu.."Ucap Bima sambil menghapus air mata yang tiba-tiba lolos dari sudut matanya.
Dengan langkah gontai,,Bima pun pergi meninggalkan ruangan itu menuju roof top garden.
Tanpa di sadari Bima dan Nelam,,ada sosok seseorang yang memperhatikan mereka,,sesosok orang itu merasakan kehancuran di hatinya.
****************
Pasti kalian tahu siapa orang itu??
Bagaimana kelanjutan cinta segitiga antara Bima,, Nelam dan Bayu ???
Ikuti terus bab selanjutnya.
Jangan lupa selalu beri dukungan buat author.
__ADS_1
Vote,,Like,, Komen jangan lupa.
Salam sehat selalu.