
Bab 67
".. Darah Daging Yang Di Benci..."
Bayu pun melakukan serangkaian pemeriksaan,,hampir dua jam Bayu menjalani berbagai test.
"Ternyata sumsum tulang belakang pak Bayu cocok untuk Salsa..."Ucap sang Dokter.
"Kita akan melakukan transplantasi sumsum tulang belakang saat Salsa sudah melakukan kemoterapi dulu.."Ucap sang Dokter.
"Saya ingin melakukan transplantasi sumsum tulang belakang putri saya di Singapura Dok.."Ucap Bayu menatap Dokter yang berada di hadapan nya.
Dokter Intan yang mendengar kata puteri saya keluar dari mulut Bayu,, hatinya bagaikan di siram air es yang sangat menyejukkan karena dia sangat sedih dan hampir frustasi dengan keadaan yang menimpa Puteri nya.
"Baiklah kalau memang pak Bayu ingin melakukan pengobatan di Singapura,,saya akan merekomendasikan Dokter terbaik di sana.."Ucap Dokter menatap Bayu.
"Baik Dok ,, terimakasih.."Ucap Bayu tersenyum sambil menjabat tangan Dokter dan beranjak dari duduknya.
Bayu dan Dokter Intan melangkah kan kaki keluar dari ruangan Dokter menuju ruang perawatan Salsa,, sepanjang jalan mereka hanya diam.
Sesampainya di kamar Salsa ,tampak sesosok tubuh mungil yang terbaring pucat dan tak berdaya,,tubuh nya semakin kurus dan wajahnya semakin tirus.,,tak terasa air mata pun menetes membasahi pipi Bayu,, dengan penuh kasih Bayu mencium kening Salsa dengan lembut.
"Kita makan malam dulu,,ada yang ingin aku bicarakan..."Ucap Bayu tanpa menoleh ke arah Dokter Intan.
Sakit itulah yang di rasakan Dokter Intan,, tak pernah sedikitpun Bayu menganggap nya,, sampai kejadian malam itu yang mengharuskan Salsa ada dalam kandungannya.
"Seandainya dulu dia tidak mempertahankan janin ini.."Ucap Dokter Intan dalam hati sambil berusaha menahan air matanya.
Bayu melangkah keluar dan berhenti tepat di depan pintu.
"Kamu tidak mendengar apa yang tadi aku katakan.."Ucap Bayu sambil menoleh sedikit ke arah Dokter Intan.
"Iya Bay,..."Ucap Dokter Intan yang masih diam di tempat dan langsung mengekor di belakang Bayu.
Mereka pun mencari tempat makan yang dekat dari Rumah Sakit.
Bayu memilih tempat duduk yang lebih privasi karena ada hal yang harus dia bicarakan pada Dokter Intan.
Selama menunggu pesanan datang,,Bayu tidak mengajak Dokter Intan bicara sama sekali,,dia sibuk dengan ponselnya sampai akhirnya pesanan mereka datang.
"Makanlah,,,!"Setelah ini kita akan bicara banyak.."Ucap Bayu sambil sibuk mengambil makanan nya.
"Makanlah yang banyak,,makan mu pasti tidak teratur akhir-akhir ini,,kita harus menjaga kesehatan demi Salsa.."Ucap Bayu lembut dengan mata sendu menatap Dokter Intan.
Dokter Intan yang sedang memasuki makanan ke mulutnya ternganga tak percaya dengan ucapan Bayu,,dada nya berdegup kencang,,dia masih belum percaya dengan ucapan Bayu
"Hai,,aku bilang makan yang banyak,, jangan bengong.."Ucap Bayu cuek dan dengan rakus nya menyantap makanan nya.
__ADS_1
"I,,iya..."Ucap Dokter Intan tersenyum tipis,,hati nya merasa bahagia sekali.
Akhirnya mereka selesai makan.
"Bagaimana pekerjaan mu????Ucap Bayu menatap Dokter Intan.
Tampak wajah Dokter Intan yang lebih tirus,,sedikit pucat dengan mata sayu dengan kantong panda yang melingkar di bawah matanya.
Badannya pun terlihat kurus,,Bayu menghela napas.
"Aku ambil cuti Bay.."Ucap Dokter Intan yang tidak berani menatap netra Bayu.
"Aku ingin mengobati Salsa ke Singapura,,apa kamu akan ikut??"Tanya Bayu yang terus menatap Dokter Intan.
"Tentu saja,,aku ibu nya,aku akan selalu berada di samping nya !!"Ucap Dokter Intan dengan suara sedikit tinggi dan berani mengangkat wajahnya menatap Bayu.
Bayu menyunggingkan senyum tipis.
"Dia benar-benar tulus mencintai anakku.."Ucap Bayu dalam hati.
"Baguslah kalau kamu akan ikut,,aku pikir demi karir mu sebagai Dokter kulit melupakan tugasmu sebagai seorang ibu.."Ucap Bayu sambil menyunggingkan senyum tipis.
"Kenapa kamu selalu berburuk sangka sama aku Bay??Ucap Dokter Intan mencoba menahan air matanya.
"Kenapa kamu tidak menceritakan keadaan Salsa pada ku?? Seharusnya sebagai Dokter kamu lebih peka dengan keadaan Salsa??Tanya Bayu dengan penuh penekanan sambil menatap tajam Dokter Intan.
"Dari dalam rahim Salsa sudah ada kelainan,,tapi dengan keyakinan ku untuk mempertahankan nya,, Alhamdulillah Salsa terlahir sempurna walaupun keadaan tubuhnya sangat rentan..."Ucap Dokter Intan menunduk dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
"Tapi 3 bulan terakhir ini kesehatan Salsa semakin drop,,Salsa sering mengeluarkan darah seperti mimisan.."Ucap Dokter Intan semakin tersedu.
"Seminggu yang lalu aku bertemu dengan Salsa,,aku menemani nya sampai dia terlelap,,Salsa terlihat baik-baik saja.."Ucap Bayu mengernyitkan dahi nya.
"Aku juga tidak tahu,,Salsa begitu nyaman sekali bersama mu,, bahkan penyakit nya tidak kambuh,, mungkin perasaan nyaman bersama mu karena kalian mempunyai ikatan batin yang kuat sebagai ayah dan anak..."Ucap Dokter Intan sambil mengusap air matanya.
"Intan,,, sebelum ke Singapura,,ayo kita menikah..."Ucap Bayu lembut sambil menatap sendu ke Dokter Intan.
Seketika Dokter Intan terbelalak kaget tidak percaya dengan apa yang di dengar nya barusan.
"M..maksud kamu Bayu???"Ucap Dokter Intan tak percaya sambil menatap Bayu.
"Maafkan aku Intan,,aku telah menyia-nyiakan mu dalam keadaan hamil,,bahkan aku sempat tidak mengakui Salsa sebagai anak ku,,bahkan aku jarang mengunjungi nya.."Ucap Bayu sambil menghela napas.
"Aku juga tidak mau kalau Salsa menjadi anak haram dan tidak ada nasab ayah di nama nya.."Ucap Bayu sedih karena melihat nama Yusuf tanpa nama ayah di nisan nya.
"Bay.."Ucap Intan yang terus menangis menatap Bayu.
"Minggu depan kita menikah,, sebelum berangkat ke Singapura,, persiapkan dirimu.."Ucap Bayu.
__ADS_1
"Ayo,,kita kembali ke Rumah sakit,,malam ini biar aku yang menemani Salsa..."Ucap Bayu sambil menggenggam tangan Dokter Intan.
Dokter Intan tersenyum dan mengangguk,, kemudian mengikuti langkah Bayu ke Rumah Sakit.
*************
"Bayu ada hubungan apa dia dengan intan.."Gumam Bima saat mendapat pesan berupa foto-foto Bayu dan Dokter Intan yang di kirim anak buahnya.
"Siapa anak yang sedang di rawat itu.."Gumam Bima lagi.
( Selidiki terus aku tunggu kabar secepatnya..)Bima mengirimkan pesan kepada anak buahnya.
*****************
Pagi itu baru sampai ke rumah nya.
"Kamu baru pulang Bay???"Ucap Mayang yang melihat Bayu memasuki rumah dengan wajah ngantuk.
"Iya mah.."Jawab Bayu sambil menghempaskan pantatnya di sofa.
"Kamu dari mana Bayu..!!??"Ucap Mayang sedikit tinggi.
"Peduli mamah apa sie,,Bayu kecil saja ga peduli.."Jawab Bayu malas menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa sambil memejamkan mata.
"Bay,,mamah dan papah minta maaf karena tidak memperhatikan mu.."Ucap Mayang langsung menghampiri Bayu.
"Tapi sekarang mamah sama papah sudah tua,,kami ingin melihat hidup mu tertata Sempurna Bay,, dengan kamu menikah punya istri dan anak.."Ucap Mayang sambil memegang lengan Bayu.
Perlahan Bayu membuka matanya.
"Mamah dan papah tolong hubungi keluarga Nelam,,aku ingin menikah dengan Nelam Minggu depan.."Ucap Bayu santai.
"Apa...!!!!!!"
*********************
Maksud Bayu apa nie,??
,Minggu depan ingin menikahi dua perempuan.
Ikuti terus bab berikutnya.
Author sengaja selalu mau bikin reader kepo.
he..he..
Minta dukungan nya selalu.
__ADS_1
Like..Vote..Komen
Sehat selalu buat kalian semua.